Lewati ke konten
Penyakit Kronis

Hemofilia

Juga dikenal sebagai: hemofilia, haemophilia, kelainan pembekuan darah

Kelainan **keturunan** di mana darah **sulit membeku** karena tubuh **kekurangan faktor pembekuan**. Butuh perawatan seumur hidup dan hindari aspirin/NSAID.

Disusun Tim Redaksi SehatkuDiperbarui 17 Juni 2026
Ilustrasi pemeriksaan darah untuk gangguan pembekuan
Sehatku.id

Ringkasan

Hemofilia adalah penyakit keturunan di mana darah sulit membeku karena tubuh kekurangan faktor pembekuan, yaitu Hemofilia A (kekurangan faktor VIII) atau Hemofilia B (kekurangan faktor IX). Penyakit ini diturunkan lewat kromosom X, sehingga hampir selalu diderita laki-laki, sementara perempuan umumnya menjadi 'pembawa (carrier)'. Ini kondisi seumur hidup, tetapi dengan pemantauan di pusat hemofilia dan pemberian faktor pembekuan, penderita tetap bisa menjalani hidup yang aktif dan berkualitas.

Gejala

  • Mudah memar meski benturan ringan
  • Perdarahan yang lama berhenti setelah luka, cabut gigi, atau operasi
  • Yang khas: perdarahan di dalam sendi (lutut, siku, pergelangan) yang menimbulkan nyeri dan bengkak, dan bila berulang dapat merusak sendi
  • Perdarahan pada otot (bengkak, nyeri, kaku)
  • Kadang darah dalam urine atau tinja, atau mimisan yang sulit berhenti

Penyebab

  • Kelainan genetik keturunan pada kromosom X
  • Hemofilia A karena kekurangan faktor VIII
  • Hemofilia B karena kekurangan faktor IX
  • Karena diturunkan lewat kromosom X, laki-laki yang terkena; perempuan umumnya menjadi pembawa (carrier)

Faktor Risiko

  • Riwayat hemofilia dalam keluarga
  • Berjenis kelamin laki-laki
  • Ibu yang merupakan pembawa (carrier) gen hemofilia

Kapan Harus ke Dokter?

  • Cedera kepala atau tanda perdarahan otak: sakit kepala hebat, muntah, penurunan kesadaran, pingsanSEGERA ke IGD / hubungi 119
  • Perdarahan di leher atau tenggorokan yang bisa mengganggu napas → darurat
  • Perdarahan dalam yang tidak berhenti atau nyeri sendi/otot hebat mendadak dengan bengkak besar → segera ke IGD
  • Muntah atau BAB berdarah, atau perdarahan setelah cedera yang tak kunjung berhenti

Pengobatan

  • Pemberian konsentrat faktor pembekuan (faktor VIII untuk Hemofilia A atau faktor IX untuk Hemofilia B) saat terjadi perdarahan atau sebagai profilaksis rutin
  • Penanganan sebaiknya di bawah pusat hemofilia / dokter spesialis yang berpengalaman
  • PENTING: HINDARI aspirin dan obat antinyeri NSAID (seperti ibuprofen) serta suntikan ke otot, karena menambah risiko perdarahan — gunakan parasetamol bila perlu pereda nyeri sesuai anjuran dokter
  • Kompres dingin, istirahatkan, dan tinggikan bagian yang berdarah pada perdarahan sendi ringan sambil menghubungi tim medis
  • Berhati-hati dan koordinasi dengan dokter sebelum cabut gigi atau operasi
  • Konseling genetik untuk membantu keluarga memahami risiko keturunan

Pencegahan

  • Hemofilia tidak bisa dicegah karena diturunkan, tetapi komplikasi perdarahan bisa dikurangi
  • Menghindari aspirin/NSAID dan mencegah cedera (olahraga berbenturan tinggi)
  • Menjaga kebugaran dan kekuatan sendi dengan aktivitas fisik yang aman (mis. berenang) sesuai anjuran
  • Rajin kontrol ke pusat hemofilia dan sedia rencana penanganan perdarahan
  • Konseling genetik bagi pasangan dengan riwayat keluarga hemofilia

Estimasi Biaya

Konsentrat faktor pembekuan relatif mahal dan dibutuhkan jangka panjang; sebagian ditanggung program JKN/BPJS Kesehatan. Konfirmasikan cakupan ke fasilitas kesehatan.

💡 Strategi finansial untuk biaya pengobatan jangka panjang? Cek panduan dana darurat kesehatan di panduankeuangan.id

Proteksi Kesehatan

Lindungi Keluarga dari Biaya Rumah Sakit yang Tinggi

Asuransi kesehatan Allianz dengan sistem cashless di rumah sakit rekanan Allianz. Konsultasikan kebutuhan keluarga Anda dengan agen tersertifikasi, gratis, tanpa kewajiban beli.

✓ Cashless di RS rekanan✓ Klaim cepat✓ Konsultasi gratis
Konsultasi Gratis

Pertanyaan Umum

Apakah hemofilia bisa sembuh total?

Hemofilia adalah kondisi keturunan seumur hidup dan belum ada obat yang menyembuhkan sepenuhnya, tetapi dengan pemberian faktor pembekuan dan pemantauan rutin, perdarahan dapat dikendalikan dan penderita bisa hidup aktif.

Bolehkah penderita hemofilia minum obat antinyeri biasa?

Hindari aspirin dan NSAID karena meningkatkan risiko perdarahan. Gunakan parasetamol bila perlu, dan selalu konsultasikan obat dengan dokter.

Referensi Medis

  1. 1. Kemenkes
  2. 2. PAPDI
  3. 3. IDAI

Disclaimer medis: Informasi di halaman ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi langsung dengan dokter. Selalu konsultasikan kondisi kesehatan Anda dengan tenaga medis berlisensi.