Lewati ke konten
Penyakit Umum

Skabies (Kudis / Gudik)

Juga dikenal sebagai: kudis, kudis skabies, gudik, scabies, skabies, budukan

Kudis atau skabies adalah penyakit kulit akibat tungau kecil yang menggali di bawah kulit, menimbulkan gatal hebat terutama malam hari. Sangat menular tapi mudah diobati.

Disusun Tim Redaksi SehatkuDiperbarui 5 Juni 2026
Pemeriksaan kondisi kulit yang gatal
Sehatku.id

Ringkasan

Skabies (awam: kudis atau gudik) adalah penyakit kulit menular akibat tungau Sarcoptes scabiei yang menggali terowongan halus di bawah permukaan kulit. Gejala paling khasnya adalah gatal hebat terutama malam hari, disertai bintil-bintil kecil dan garis terowongan halus. Penyakit ini sangat menular lewat kontak kulit yang erat maupun berbagi pakaian, handuk, dan tempat tidur, sehingga sering menyebar dalam satu keluarga, asrama, atau pesantren. Kabar baiknya, kudis mudah disembuhkan dengan obat oles antiskabies asalkan dipakai dengan benar dan semua anggota keluarga ikut diobati.

Gejala

  • Gatal hebat, memburuk pada malam hari
  • Ruam berupa bintil-bintil kecil kemerahan dan lepuh
  • Terowongan halus di kulit (garis tipis di permukaan kulit)
  • Sering di sela jari, pergelangan tangan, ketiak, pinggang, dan area kelamin
  • Sering ada anggota keluarga atau teman sekamar dengan keluhan serupa
  • Luka lecet atau koreng akibat garukan, kadang berkomplikasi infeksi bakteri

Penyebab

  • Tungau Sarcoptes scabiei yang menggali dan bertelur di bawah kulit
  • Reaksi alergi tubuh terhadap tungau dan kotorannya menimbulkan gatal
  • Penularan lewat kontak kulit yang erat dan lama dengan penderita
  • Berbagi pakaian, handuk, atau tempat tidur dengan penderita

Faktor Risiko

  • Kontak kulit langsung dengan penderita (termasuk kontak seksual)
  • Tinggal di lingkungan padat dan berbagi tempat: pesantren, asrama, panti, keluarga besar
  • Berbagi pakaian, handuk, sprei, atau tempat tidur
  • Kebersihan diri dan sanitasi lingkungan yang kurang terjaga
  • Daya tahan tubuh yang sedang menurun

Kapan Harus ke Dokter?

  • Untuk memastikan diagnosis dan mendapatkan resep obat yang tepat
  • Gatal malam hari yang menetap, terutama bila beberapa orang serumah ikut gatal
  • Ruam yang meluas, makin merah, bengkak, atau bernanah (curiga infeksi bakteri tambahan)
  • Keluhan tidak membaik setelah pengobatan antiskabies dijalankan dengan benar
  • Terjadi pada bayi, anak kecil, ibu hamil, lansia, atau penderita daya tahan tubuh lemah

Pengobatan

  • Krim/losion antiskabies (skabisida, mis. permetrin) dioleskan ke seluruh tubuh dari leher ke bawah (pada bayi dan anak kecil termasuk kepala dan wajah), dibiarkan semalaman sekitar 8-12 jam lalu dibilas, sesuai aturan pakai dan anjuran dokter
  • Ulangi pengolesan setelah 7 hari untuk membunuh tungau yang baru menetas dari telur
  • Obati SEMUA anggota keluarga/serumah dan kontak erat bersamaan, walau belum merasa gatal, agar tidak saling menular kembali
  • Cuci dengan air panas lalu jemur atau seterika semua pakaian, sprei, dan handuk untuk membunuh tungau dan telurnya
  • Ketahui bahwa gatal masih bisa bertahan 1-2 minggu setelah tungau mati dan ini bukan berarti obat gagal
  • Antihistamin, pelembap, atau obat pereda gatal sesuai anjuran tenaga kesehatan untuk kenyamanan
  • Antibiotik hanya bila ada infeksi bakteri tambahan, sesuai resep dokter

Obat yang umum digunakan pada kondisi ini

Informasi edukasi — bukan anjuran pengobatan. Jenis dan dosis obat hanya boleh ditentukan dokter setelah pemeriksaan.

Obat bertanda resep adalah obat keras yang hanya boleh dibeli dan digunakan dengan resep dokter.

Pencegahan

  • Hindari kontak kulit erat dengan orang yang sedang sakit kudis
  • Jangan berbagi pakaian, handuk, atau tempat tidur
  • Rutin mencuci, menjemur, dan menyeterika pakaian, sprei, dan handuk
  • Jaga kebersihan diri dan lingkungan, terutama di tempat tinggal bersama
  • Obati serentak semua kontak dekat/penghuni serumah untuk memutus penularan

Estimasi Biaya

Krim permetrin: Rp 25-80rb, tersedia di apotik. Konsultasi dokter kulit (bila perlu): Rp 150-500rb — biasanya komponen biaya terbesar. Pengobatan satu keluarga relatif terjangkau.

💡 Strategi finansial untuk biaya pengobatan jangka panjang? Cek panduan dana darurat kesehatan di panduankeuangan.id

Pertanyaan Umum

Kenapa skabies (kudis) gatalnya parah di malam hari?

Tungau skabies lebih aktif bergerak dan menggali di kulit pada malam hari saat tubuh hangat, sehingga gatal terasa memuncak. Gatal malam hari yang menetap, apalagi bila serumah ikut gatal, adalah petunjuk khas skabies.

Kenapa seluruh keluarga harus diobati bersamaan?

Skabies sangat menular dan seseorang bisa membawa tungau tanpa gejala di awal. Bila hanya satu orang diobati, ia akan tertular lagi dari anggota lain. Karena itu semua kontak serumah diobati serentak, walau belum merasa gatal, dan barang dibersihkan.

Sudah pakai obat tapi masih gatal, apakah pengobatannya gagal?

Belum tentu. Gatal bisa bertahan 1-2 minggu setelah tungau mati karena reaksi kulit. Bila gatal makin parah, muncul nanah, atau tidak membaik setelah beberapa minggu, sebaiknya periksa ke dokter.

Apakah kudis tanda kurang bersih?

Tidak selalu. Skabies menular lewat kontak kulit dan barang bersama, dan bisa menimpa siapa saja, termasuk yang menjaga kebersihan. Lingkungan padat memang memudahkan penularan. Yang penting adalah pengobatan tuntas dan serentak.

Referensi Medis

  1. 1. PERDOSKI - Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit & Kelamin
  2. 2. Kemenkes - Penyakit Kulit Menular
  3. 3. WHO - Scabies
  4. 4. CDC - Scabies

Disclaimer medis: Informasi di halaman ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi langsung dengan dokter. Selalu konsultasikan kondisi kesehatan Anda dengan tenaga medis berlisensi.