Allergen
Allergen adalah **obat alergi** produksi PT Novapharin yang tiap tablet/kaplet-nya mengandung **chlorpheniramine maleate 4 mg** (dikenal luas sebagai **CTM**). Obat ini termasuk **antihistamin generasi pertama** (antagonis reseptor H1 golongan alkilamin) yang bekerja menghambat efek histamin, zat yang dilepaskan tubuh saat reaksi alergi. Allergen dipakai untuk meredakan **rinitis alergi dan rinitis vasomotor** (bersin-bersin, hidung gatal, meler, atau tersumbat), **urtikaria/biduran** dan gatal-gatal pada kulit, **konjungtivitis alergi** (mata merah, gatal, berair), hay fever, serta gejala alergi akibat makanan, debu, bulu hewan, atau serbuk sari. Allergen juga kerap dipakai untuk meredakan pilek dan bersin pada **flu atau common cold**. Perlu dicatat, nama dagang 'Allergen' berbeda dengan istilah medis 'alergen' yang berarti zat pemicu alergi — Allergen adalah obatnya, bukan pemicunya. Karena termasuk antihistamin generasi pertama yang menembus sawar darah-otak, Allergen **menyebabkan kantuk** sehingga jangan dipakai saat mengemudi atau menjalankan mesin.
- Nama generik
- Chlorpheniramine maleate (chlorphenamine maleate / CTM)
- Nama dagang
- Allergen
Indikasi (Untuk apa)
- Rinitis alergi (alergi serbuk sari, debu, tungau, bulu hewan) dengan gejala bersin-bersin, hidung gatal, hidung meler, dan hidung tersumbat
- Rinitis vasomotor, yaitu hidung meler dan tersumbat yang dipicu perubahan suhu, udara dingin, atau iritan
- Urtikaria (biduran) dan gatal-gatal pada kulit akibat reaksi alergi
- Konjungtivitis alergi: mata merah, gatal, dan berair karena paparan alergen
- Hay fever atau alergi musiman
- Gejala alergi akibat makanan, debu, bulu hewan, atau serbuk sari
- Meredakan pilek dan bersin pada common cold atau influenza (bersifat simtomatik, tidak menyembuhkan infeksinya)
Dosis
Efek Samping
- Mengantuk (sedasi) — efek samping paling umum dan sering cukup berat
- Pusing, sakit kepala, dan rasa lemas atau lesu
- Mulut, hidung, dan tenggorokan terasa kering (efek antikolinergik)
- Pandangan kabur
- Mual, muntah, nyeri ulu hati, atau tidak nafsu makan
- Sembelit
- Sulit atau nyeri saat buang air kecil, terutama pada pria dengan pembesaran prostat
- Jantung berdebar (palpitasi)
- Gangguan koordinasi dan menurunnya konsentrasi
- Pada sebagian anak dapat terjadi reaksi paradoks berupa gelisah, sulit tidur, atau hiperaktif
- Jarang: dahak mengental, ruam kulit, atau gangguan darah pada pemakaian jangka panjang
Kontraindikasi (Tidak boleh untuk)
- Hipersensitif (alergi) terhadap chlorpheniramine maleate atau antihistamin golongan alkilamin lainnya
- Pasien yang sedang mengalami serangan asma akut
- Glaukoma sudut tertutup
- Tukak lambung dengan penyempitan (stenosis) atau obstruksi piloroduodenal
- Hipertrofi prostat simtomatik atau kesulitan berkemih akibat sumbatan saluran kemih
- Pasien yang menggunakan obat golongan MAOI dalam 14 hari terakhir
- Bayi baru lahir dan bayi prematur
Interaksi dengan Obat Lain
- Alkohol — memperparah kantuk dan menurunkan kewaspadaan secara signifikan; hindari selama memakai Allergen
- Obat penenang, obat tidur, ansiolitik, dan opioid — efek sedasi saling menguatkan hingga bisa menekan pernapasan
- MAOI (monoamine oxidase inhibitor) — memperkuat dan memperpanjang efek antikolinergik antihistamin; jangan digunakan bersamaan atau dalam 14 hari setelah MAOI dihentikan
- Obat antikolinergik lain (antispasmodik, antidepresan trisiklik, beberapa obat parkinson) — meningkatkan risiko mulut kering, sembelit, retensi urine, dan bingung
- Obat flu, obat batuk, atau obat alergi lain yang juga mengandung antihistamin — berisiko dosis ganda CTM tanpa disadari; selalu baca komposisi pada kemasan
- Fenitoin — kadar dalam darah dapat meningkat sehingga perlu pemantauan dokter
Peringatan Penting
- Jangan mengemudi, mengoperasikan mesin, atau bekerja di ketinggian setelah minum Allergen karena obat ini menyebabkan kantuk berat dan menurunkan kewaspadaan.
- Allergen termasuk Obat Bebas Terbatas (lingkaran biru dengan tanda peringatan). Artinya dapat dibeli tanpa resep, tetapi wajib dipakai sesuai aturan pada kemasan dan tidak untuk pemakaian sembarangan atau jangka panjang tanpa konsultasi.
- Jangan menyalahgunakan obat ini. CTM kerap disalahgunakan dalam dosis besar, sering dicampur obat lain, sehingga sebagian apotek membatasi penjualannya. Penggunaan dosis besar dapat menimbulkan keracunan berat, kejang, gangguan irama jantung, hingga kematian. Bila setelah konsumsi berlebihan muncul kejang, halusinasi, jantung berdebar hebat, atau penurunan kesadaran, segera bawa ke IGD.
- Hindari mengonsumsi alkohol selama memakai Allergen.
- Berhati-hati pada penderita asma, bronkitis kronis, glaukoma, pembesaran prostat, gangguan hati atau ginjal, epilepsi, hipertiroid, dan penyakit jantung; konsultasikan dulu ke dokter.
- Beri tahu dokter atau apoteker bila Anda memiliki riwayat alergi obat (terutama terhadap antihistamin), sedang memakai obat lain termasuk obat bebas dan suplemen, atau memiliki penyakit kronis sebelum menggunakan Allergen.
- Antihistamin dapat mengentalkan dahak sehingga kurang sesuai untuk batuk berdahak; tanyakan ke apoteker bila ragu.
- Ibu hamil dan menyusui sebaiknya tidak menggunakan Allergen tanpa persetujuan dokter, karena chlorpheniramine dapat masuk ke ASI dan menyebabkan bayi mengantuk atau rewel.
- Bila muncul sesak napas, bengkak pada wajah/bibir/lidah, atau ruam luas setelah minum obat ini, segera cari pertolongan medis — itu bisa berarti reaksi alergi terhadap obatnya sendiri.
- Segera periksakan diri ke dokter bila gejala tidak membaik atau justru memburuk setelah beberapa hari pemakaian, atau bila biduran disertai demam, sesak, atau bengkak di tenggorokan.
- Pastikan produk yang Anda beli memiliki nomor izin edar BPOM yang aktif. Cek nomor pada kemasan melalui cekbpom.pom.go.id. Produk tanpa nomor izin edar yang valid sebaiknya tidak dikonsumsi.
- Allergen adalah obat bebas terbatas, bukan obat keras. Namun untuk obat golongan obat keras (lingkaran merah dengan huruf K), pembelian tetap wajib menggunakan resep dokter dan tidak boleh dibeli bebas.
Kategori Ibu Hamil (FDA)
Pertanyaan Umum
Allergen obat apa?
Allergen adalah obat alergi (antihistamin) dari PT Novapharin yang mengandung chlorpheniramine maleate 4 mg per tablet, atau yang biasa disebut CTM. Obat ini meredakan gejala alergi seperti bersin-bersin, hidung gatal dan meler, hidung tersumbat, biduran, gatal pada kulit, serta mata merah dan berair, termasuk pilek dan bersin saat flu. Perlu ditegaskan bahwa merek 'Allergen' berbeda dari istilah 'alergen' yang berarti zat pemicu alergi. Allergen berstatus Obat Bebas Terbatas (lingkaran biru) sehingga bisa dibeli tanpa resep, namun tetap harus dipakai sesuai aturan pada kemasan. Selalu cek nomor izin edarnya di cekbpom.pom.go.id sebelum membeli.
Apakah Allergen bikin ngantuk dan bolehkah diminum sebelum menyetir?
Ya. Allergen mengandung chlorpheniramine maleate, antihistamin generasi pertama yang menembus sawar darah-otak, sehingga kantuk adalah efek samping yang paling sering terjadi dan bisa cukup berat. Karena itu, jangan mengemudi, mengoperasikan mesin, atau melakukan pekerjaan yang menuntut kewaspadaan tinggi setelah meminumnya. Hindari juga alkohol serta obat penenang atau obat tidur karena efek kantuk akan saling menguatkan. Bila Anda perlu tetap beraktivitas penuh di siang hari, tanyakan kepada dokter atau apoteker mengenai pilihan antihistamin yang tidak menyebabkan kantuk.
Apakah Allergen perlu resep dokter dan siapa yang tidak boleh memakainya?
Allergen tergolong Obat Bebas Terbatas (lingkaran biru dengan tanda peringatan), jadi tidak memerlukan resep dokter, meskipun sebagian apotek membatasi penjualannya karena CTM rentan disalahgunakan dalam dosis besar. Sebagai perbandingan, obat golongan obat keras (lingkaran merah huruf K) tetap wajib dengan resep dokter. Allergen sebaiknya tidak digunakan oleh orang yang alergi terhadap chlorpheniramine, sedang mengalami serangan asma akut, menderita glaukoma sudut tertutup, tukak lambung dengan sumbatan piloroduodenal, pembesaran prostat bergejala, atau yang memakai obat MAOI dalam 14 hari terakhir. Ibu hamil, ibu menyusui, anak-anak, dan lansia sebaiknya berkonsultasi dulu dengan dokter atau apoteker sebelum memakainya.
Obat Terkait (Antihistamin)
Lihat daftar lengkap di indeks obat.
Kondisi yang Umumnya Ditangani
Daftar ini menunjukkan kondisi yang umumnya ditangani dengan obat golongan Antihistamin — bukan anjuran pengobatan. Diagnosis dan pilihan obat harus ditentukan dokter.
Tools kesehatan terkait
Coba kalkulator gratis yang relevan dengan topik ini.
Referensi Medis
Disclaimer medis: Informasi obat ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi dokter atau apoteker. Selalu baca aturan pakai di kemasan dan ikuti anjuran tenaga medis berlisensi. Jangan menghentikan obat resep tanpa konsultasi.