Lewati ke konten
AntihistaminResep dokter

Bufacaryl

**Bufacaryl** adalah obat kombinasi **dexchlorpheniramine maleate** (antihistamin generasi pertama) dan **dexamethasone** (kortikosteroid) yang digunakan untuk mengatasi **kondisi alergi berat** dan peradangan, seperti rinitis alergi, biduran (urtikaria), dermatitis, serta gejala alergi lain yang tidak cukup diatasi antihistamin biasa. Bufacaryl termasuk **obat keras** yang hanya boleh digunakan dengan **resep dokter**.

Nama generik
Dexchlorpheniramine maleate + Dexamethasone (kombinasi)
Nama dagang
Bufacaryl
Disusun Tim Redaksi SehatkuDiperbarui 27 Juni 2026

Indikasi (Untuk apa)

  • Rinitis alergi dan hay fever (bersin, hidung tersumbat, serta gatal akibat alergi)
  • Urtikaria (biduran) dan reaksi gatal-gatal pada kulit
  • Dermatitis atopik dan dermatitis kontak
  • Konjungtivitis alergi, keratitis, dan gangguan peradangan pada mata
  • Asma bronkial kronik yang disertai komponen alergi
  • Reaksi alergi terhadap obat atau serum (serum sickness)
  • Kondisi alergi berat lain yang membutuhkan efek antihistamin sekaligus antiradang

Dosis

Dewasa
Dosis ditentukan oleh dokter sesuai berat dan jenis kondisi alergi. Ikuti petunjuk pada kemasan atau resep dokter; jangan menambah, mengurangi, atau menghentikan dosis sendiri.
Anak
Penggunaan pada anak harus atas pertimbangan dan pengawasan dokter dan tidak dianjurkan diberikan tanpa anjuran medis, terutama pada bayi.
Lansia
Pasien lanjut usia lebih rentan terhadap efek mengantuk dan efek samping kortikosteroid, sehingga penggunaannya perlu pengawasan dokter.

Efek Samping

  • Mengantuk (efek sedatif dexchlorpheniramine) sehingga tidak dianjurkan menyetir atau mengoperasikan mesin
  • Mulut, hidung, dan tenggorokan terasa kering
  • Pusing, sakit kepala, atau penglihatan kabur
  • Mual, gangguan pencernaan, atau nyeri ulu hati
  • Peningkatan nafsu makan dan kenaikan berat badan akibat dexamethasone
  • Retensi cairan, pembengkakan, dan peningkatan tekanan darah
  • Peningkatan kadar gula darah, terutama pada penderita diabetes
  • Pemakaian kortikosteroid jangka panjang dapat menurunkan daya tahan terhadap infeksi, menyebabkan osteoporosis, atau gangguan hormonal

Kontraindikasi (Tidak boleh untuk)

  • Riwayat alergi (hipersensitivitas) terhadap dexchlorpheniramine, dexamethasone, atau komponen obat
  • Infeksi jamur sistemik yang tidak terkontrol
  • Pemberian bersamaan dengan vaksin hidup (live attenuated) karena efek imunosupresif kortikosteroid
  • Bayi baru lahir atau bayi prematur
  • Ibu menyusui, karena antihistamin dapat masuk ke dalam ASI

Interaksi dengan Obat Lain

  • Alkohol dan obat penekan susunan saraf pusat lain (obat tidur, penenang, opioid) memperkuat efek mengantuk
  • Penghambat MAO (MAOI) dapat memperpanjang dan memperkuat efek antikolinergik antihistamin
  • Obat antidiabetes dan insulin bisa menjadi kurang efektif karena dexamethasone menaikkan gula darah
  • Obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS/NSAID) meningkatkan risiko iritasi dan perdarahan lambung
  • Diuretik dapat memperberat kehilangan kalium bila dikombinasi dengan kortikosteroid
  • Efek obat pengencer darah (antikoagulan) dan beberapa antiepilepsi dapat terpengaruh

Peringatan Penting

  • Termasuk obat keras (ditandai lingkaran merah) dan hanya boleh digunakan dengan resep dokter; tidak untuk pengobatan sendiri
  • Jangan menghentikan dexamethasone secara mendadak setelah pemakaian lama; penghentian harus bertahap sesuai arahan dokter
  • Menyebabkan kantuk, sehingga hindari menyetir, mengoperasikan mesin, atau aktivitas yang membutuhkan kewaspadaan penuh
  • Gunakan dengan hati-hati pada penderita diabetes, hipertensi, tukak lambung, glaukoma, gangguan hati atau ginjal, pembesaran prostat, dan gangguan tiroid
  • Pemakaian kortikosteroid jangka panjang meningkatkan risiko infeksi, osteoporosis, dan gangguan hormonal
  • Segera cari pertolongan medis jika muncul tanda reaksi alergi serius (sesak napas; pembengkakan wajah, bibir, lidah, atau tenggorokan), bila gejala tidak membaik atau justru memburuk, atau bila muncul demam dan tanda infeksi selama pemakaian
  • Konsultasikan dengan dokter bila sedang hamil, merencanakan kehamilan, atau menyusui
  • Pastikan produk memiliki izin edar resmi BPOM; periksa nomor registrasi di cekbpom.pom.go.id sebelum menggunakan

Kategori Ibu Hamil (FDA)

Kategori C - hati-hati

Pertanyaan Umum

Bufacaryl obat apa?

Bufacaryl adalah obat kombinasi antihistamin dexchlorpheniramine maleate dan kortikosteroid dexamethasone. Obat ini dipakai untuk mengatasi kondisi alergi berat dan peradangan, seperti rinitis alergi, biduran (urtikaria), dermatitis, konjungtivitis alergi, serta reaksi alergi lain yang membutuhkan efek antialergi sekaligus antiradang. Bufacaryl termasuk obat keras dan hanya boleh digunakan dengan resep dokter.

Apakah Bufacaryl bisa dibeli tanpa resep dokter?

Tidak. Bufacaryl termasuk obat keras (ditandai lingkaran merah) karena mengandung kortikosteroid dexamethasone, sehingga wajib dengan resep dokter. Obat ini tidak dianjurkan untuk pengobatan sendiri, apalagi dalam jangka panjang. Pastikan juga produk memiliki izin edar resmi dengan mengecek nomor registrasinya di cekbpom.pom.go.id.

Apa efek samping Bufacaryl yang perlu diwaspadai?

Efek yang paling sering adalah rasa mengantuk karena kandungan antihistamin generasi pertama, sehingga sebaiknya tidak menyetir atau mengoperasikan mesin setelah minum obat. Kandungan dexamethasone pada pemakaian lama dapat meningkatkan gula darah, tekanan darah, risiko infeksi, serta gangguan hormonal. Segera hubungi dokter bila muncul tanda reaksi alergi serius seperti sesak napas atau pembengkakan wajah dan bibir. Karena itu penggunaannya harus sesuai arahan dan pengawasan dokter.

Referensi Medis

  1. 1. KlikDokter - Bufacaryl (obat alergi)
  2. 2. Cek BPOM - Verifikasi izin edar obat
  3. 3. PIONAS BPOM - Pusat Informasi Obat Nasional

Disclaimer medis: Informasi obat ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi dokter atau apoteker. Selalu baca aturan pakai di kemasan dan ikuti anjuran tenaga medis berlisensi. Jangan menghentikan obat resep tanpa konsultasi.