Lewati ke konten
Suplemen & VitaminBebas (tanpa resep)

Ardium

Ardium adalah **obat herbal venotonik (pelindung pembuluh darah vena)** yang berisi **Micronized Purified Flavonoid Fraction (MPFF)** — kombinasi **diosmin 90%** dan **hesperidin 10%** dari ekstrak kulit jeruk manis (Citrus sinensis pericarpum). Ardium dipakai sebagai **terapi simtomatik wasir (hemoroid)** serta **gangguan vena dan limfatik** seperti varises, kaki terasa berat dan pegal, nyeri tungkai, hingga bengkak yang biasanya memberat pada sore atau malam hari. Di Indonesia Ardium terdaftar di BPOM sebagai **obat tradisional/herbal**, bukan obat keras, sehingga dapat dibeli tanpa resep — meski dalam praktiknya sering diresepkan dokter.

Nama generik
Micronized Purified Flavonoid Fraction (MPFF) dari ekstrak Citrus sinensis pericarpum (diosmin 90% + hesperidin 10%)
Nama dagang
Ardium
Disusun Tim Redaksi SehatkuDiperbarui 9 Agustus 2026

Indikasi (Untuk apa)

  • Terapi simtomatik serangan wasir (hemoroid) akut maupun keluhan hemoroid kronis, seperti nyeri, rasa panas, dan tidak nyaman di area anus
  • Terapi simtomatik insufisiensi vena kronis pada tungkai: kaki terasa berat, pegal, dan nyeri, terutama setelah lama berdiri atau duduk
  • Meredakan varises (pelebaran pembuluh vena) dan keluhan yang menyertainya
  • Mengurangi bengkak atau edema tungkai akibat gangguan aliran darah balik vena, yang khasnya memberat pada sore hingga malam hari
  • Membantu keluhan gangguan limfatik yang menyertai gangguan sirkulasi vena

Dosis

Dewasa
Ardium tersedia dalam kekuatan 500 mg dan 1000 mg per tablet, dengan aturan pakai yang berbeda untuk kondisi akut dan pemeliharaan. Secara umum, pada serangan wasir akut dosis awal diberikan lebih tinggi selama beberapa hari pertama, lalu diturunkan menjadi dosis pemeliharaan; pada insufisiensi vena kronis dosis harian lebih rendah dan diminum sesudah makan. Karena aturan pakai bergantung pada kekuatan tablet yang Anda beli dan kondisi yang diobati, ikuti petunjuk pada kemasan atau resep dokter dan jangan menambah dosis sendiri.
Anak
Keamanan dan dosis pada anak belum ditetapkan. Jangan berikan pada anak tanpa anjuran dan pengawasan dokter.
Lansia
Tidak ada penyesuaian dosis khusus yang tercantum untuk lansia. Tetap ikuti petunjuk pada kemasan atau resep dokter, dan sebutkan semua obat lain yang sedang dikonsumsi karena lansia umumnya memakai banyak obat sekaligus.

Efek Samping

  • Gangguan saluran cerna ringan: mual, nyeri ulu hati, perut tidak nyaman
  • Diare atau perubahan pola buang air besar
  • Sakit kepala dan pusing ringan
  • Rasa lemas atau tidak enak badan yang bersifat sementara
  • Jarang: reaksi hipersensitivitas berupa ruam kulit, gatal, biduran, atau bengkak pada wajah dan bibir — hentikan pemakaian dan segera cari pertolongan medis

Kontraindikasi (Tidak boleh untuk)

  • Hipersensitivitas (alergi) terhadap diosmin, hesperidin, flavonoid jeruk, atau komponen lain dalam produk
  • Pernah mengalami reaksi alergi berat setelah memakai produk sejenis berbasis MPFF

Interaksi dengan Obat Lain

  • Belum banyak dilaporkan interaksi obat yang bermakna secara klinis dengan MPFF (diosmin dan hesperidin), namun data interaksinya memang terbatas — jangan menganggapnya bebas risiko
  • Berhati-hati bila Anda sedang memakai obat pengencer darah (antikoagulan atau antiplatelet); laporkan ke dokter karena keluhan wasir sering disertai perdarahan
  • Beri tahu dokter atau apoteker tentang semua obat, herbal, dan suplemen yang Anda konsumsi serta riwayat alergi obat yang pernah Anda alami sebelum memulai Ardium, termasuk obat wasir topikal (salep atau supositoria)

Peringatan Penting

  • Perdarahan dari anus bukan hal yang boleh diabaikan. Ardium hanya meredakan gejala; perdarahan rektal bisa menjadi tanda kondisi lain yang lebih serius. Periksakan diri ke dokter, jangan sekadar menambah dosis obat.
  • Jika keluhan wasir akut tidak membaik dalam beberapa hari pemakaian, atau justru memberat, hentikan pemakaian mandiri dan konsultasikan ke dokter.
  • Tanda bahaya yang perlu pertolongan medis segera: bengkak mendadak pada satu tungkai disertai nyeri, kemerahan, dan terasa hangat (bisa menandakan sumbatan bekuan darah pada vena dalam), sesak napas atau nyeri dada, demam, luka atau borok pada tungkai yang tidak kunjung sembuh, benjolan wasir yang tidak bisa masuk kembali, serta nyeri hebat. Kondisi seperti ini tidak boleh diobati sendiri dengan Ardium.
  • Ardium bukan pengganti perbaikan gaya hidup: cukupi serat dan cairan, hindari mengejan berlebihan, dan jangan duduk atau berdiri terlalu lama tanpa jeda.
  • Meski terdaftar sebagai obat tradisional/herbal dan dijual bebas, statusnya bukan berarti tanpa risiko — Ardium punya indikasi terapetik spesifik dan aturan dosis yang jelas, jadi tetap perlakukan seperti obat, bukan seperti suplemen harian biasa.
  • Keamanan pada kehamilan dan menyusui belum dipastikan. Ibu hamil atau menyusui sebaiknya berkonsultasi ke dokter sebelum memakai Ardium.
  • Selalu periksa nomor izin edar (NIE) pada kemasan di cekbpom.pom.go.id untuk memastikan produk yang Anda beli asli dan terdaftar. Untuk obat golongan obat keras (kemasan berlogo lingkaran merah dengan huruf K), pembelian wajib dengan resep dokter.
  • Beli hanya di apotek atau toko resmi berizin, dan hindari produk tanpa kemasan asli, tanpa nomor izin edar, atau yang menjanjikan kesembuhan instan.

Kategori Ibu Hamil (FDA)

Belum diklasifikasi

Pertanyaan Umum

Ardium obat apa?

Ardium adalah obat herbal venotonik yang berisi Micronized Purified Flavonoid Fraction (MPFF), yaitu kombinasi diosmin 90% dan hesperidin 10% yang diekstrak dari kulit jeruk manis. Ardium dipakai untuk meredakan gejala wasir (hemoroid), baik serangan akut maupun keluhan kronis, serta untuk gangguan vena seperti varises, kaki terasa berat dan nyeri, dan bengkak pada tungkai. Obat ini bekerja dengan membantu memperkuat dinding pembuluh vena dan memperbaiki aliran darah balik dari tungkai.

Apakah Ardium harus pakai resep dokter?

Tidak. Di Indonesia Ardium terdaftar di BPOM sebagai obat tradisional/herbal, bukan obat keras, sehingga bisa dibeli di apotek tanpa resep. Meski begitu, dokter sering meresepkannya untuk hemoroid dan varises karena dosisnya berbeda antara fase akut dan pemeliharaan. Sebaiknya tetap konsultasikan pemakaian ke dokter atau apoteker, dan pastikan nomor izin edar pada kemasan terdaftar dengan mengeceknya di cekbpom.pom.go.id. Sebagai catatan, obat yang berlogo lingkaran merah huruf K termasuk obat keras dan wajib dibeli dengan resep dokter.

Berapa lama Ardium bekerja dan apakah wasir bisa sembuh total dengannya?

Ardium bersifat simtomatik — ia meredakan nyeri, rasa tidak nyaman, bengkak, dan rasa berat pada tungkai, tetapi tidak serta-merta menghilangkan wasir atau varises secara permanen. Pada serangan wasir akut, dosis lebih tinggi biasanya hanya diberikan selama beberapa hari lalu diturunkan; ikuti petunjuk pada kemasan atau resep dokter. Bila dalam beberapa hari keluhan tidak membaik, muncul perdarahan dari anus, benjolan yang tidak bisa masuk kembali, atau nyeri hebat, segera periksakan ke dokter karena mungkin diperlukan penanganan lain dan untuk menyingkirkan penyebab yang lebih serius.

Obat Terkait (Suplemen & Vitamin)

Lihat daftar lengkap di indeks obat.

Kondisi yang Umumnya Ditangani

Daftar ini menunjukkan kondisi yang umumnya ditangani dengan obat golongan Suplemen & Vitamin — bukan anjuran pengobatan. Diagnosis dan pilihan obat harus ditentukan dokter.

Tools kesehatan terkait

Coba kalkulator gratis yang relevan dengan topik ini.

Referensi Medis

  1. 1. Halodoc — Ardium 500 mg 15 Tablet (komposisi, golongan herbal, produsen)
  2. 2. Cek BPOM — verifikasi nomor izin edar produk obat dan obat tradisional
  3. 3. PIONAS BPOM — Pusat Informasi Obat Nasional

Disclaimer medis: Informasi obat ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi dokter atau apoteker. Selalu baca aturan pakai di kemasan dan ikuti anjuran tenaga medis berlisensi. Jangan menghentikan obat resep tanpa konsultasi.