Lewati ke konten
AntihistaminResep dokter

Dextafen

**Dextafen** adalah **obat keras** berbentuk kaplet yang mengandung kombinasi **deksametason** (kortikosteroid) dan **deksklorfeniramin maleat** (antihistamin generasi pertama). Obat ini digunakan untuk mengatasi berbagai **kondisi alergi** yang membutuhkan kortikosteroid, seperti rinitis alergika, dermatitis, serta peradangan mata akibat alergi. Karena tergolong obat keras, Dextafen hanya boleh digunakan dengan **resep dokter**.

Nama generik
Deksametason 0,5 mg + Deksklorfeniramin maleat 2 mg
Nama dagang
Dextafen
Disusun Tim Redaksi SehatkuDiperbarui 15 Juli 2026

Indikasi (Untuk apa)

  • Hay fever (rinitis alergika musiman) yang berat
  • Asma bronkial kronis yang berkaitan dengan reaksi alergi
  • Rinitis alergika, yaitu peradangan pada hidung akibat alergi
  • Dermatitis kontak dan dermatitis atopik
  • Reaksi alergi terhadap obat serta serum sickness
  • Konjungtivitis alergika, keratitis, dan peradangan mata akibat alergi

Dosis

Dewasa
Dosis Dextafen ditentukan oleh dokter sesuai berat ringannya kondisi alergi. Umumnya diminum sesudah makan; ikuti petunjuk pada kemasan atau resep dokter dan jangan menghentikan pemakaian secara mendadak tanpa anjuran dokter.
Anak
Penggunaan pada anak harus di bawah pengawasan dokter karena mengandung kortikosteroid; dosis disesuaikan dengan usia dan berat badan. Jangan memberikan tanpa resep dokter.
Lansia
Pasien lanjut usia memerlukan pemantauan dokter, terutama bila memiliki hipertensi, diabetes, atau osteoporosis. Gunakan dosis efektif terendah sesuai anjuran dokter.

Efek Samping

  • Rasa kantuk, pusing, dan penurunan konsentrasi akibat komponen antihistamin generasi pertama
  • Mulut kering, pandangan kabur, serta kesulitan buang air kecil
  • Peningkatan nafsu makan dan kenaikan berat badan
  • Gangguan lambung, mual, atau nyeri ulu hati
  • Peningkatan gula darah dan tekanan darah pada pemakaian jangka panjang
  • Retensi cairan, wajah membulat (moon face), dan penurunan kepadatan tulang bila digunakan lama
  • Meningkatnya risiko infeksi karena efek imunosupresif dari kortikosteroid

Kontraindikasi (Tidak boleh untuk)

  • Hipersensitif terhadap deksametason, deksklorfeniramin, atau komponen lain dalam obat
  • Infeksi jamur sistemik yang tidak terkontrol
  • Sedang atau baru saja menerima vaksin hidup (live vaccine)
  • Hati-hati pada penderita glaukoma sudut sempit, retensi urine, dan serangan asma akut

Interaksi dengan Obat Lain

  • Alkohol serta obat penenang, obat tidur, dan sedatif dapat memperkuat efek mengantuk
  • Obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS) meningkatkan risiko iritasi dan perdarahan lambung
  • Diuretik dapat meningkatkan risiko kekurangan kalium (hipokalemia)
  • Dapat menurunkan efektivitas obat diabetes dan obat antihipertensi
  • Kortikosteroid dapat menurunkan respons imunisasi bila digunakan bersama vaksin

Peringatan Penting

  • Termasuk obat keras yang hanya boleh digunakan dengan resep dokter dan tidak boleh untuk pengobatan sendiri
  • Beri tahu dokter jika Anda memiliki riwayat alergi terhadap obat, terutama kortikosteroid atau antihistamin, sebelum menggunakan Dextafen
  • Jangan menghentikan pemakaian secara tiba-tiba setelah penggunaan jangka panjang karena berisiko gejala putus obat
  • Hindari mengemudi atau mengoperasikan mesin setelah minum obat karena dapat menyebabkan kantuk
  • Gunakan dengan hati-hati pada penderita diabetes, hipertensi, tukak lambung, glaukoma, gangguan hati atau ginjal, dan gangguan tiroid
  • Segera cari pertolongan medis jika muncul tanda reaksi alergi berat (ruam yang meluas, bengkak pada wajah, bibir, atau lidah, serta sesak napas), demam tinggi, atau tanda infeksi berat selama pemakaian
  • Ibu hamil dan menyusui sebaiknya berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan
  • Pastikan produk memiliki izin edar resmi dengan mengeceknya di cekbpom.pom.go.id

Kategori Ibu Hamil (FDA)

Kategori C - hati-hati

Pertanyaan Umum

Dextafen obat apa?

Dextafen adalah obat keras berbentuk kaplet yang mengandung kombinasi deksametason (kortikosteroid) dan deksklorfeniramin maleat (antihistamin generasi pertama). Obat ini digunakan untuk meredakan berbagai kondisi alergi, seperti rinitis alergika, dermatitis, reaksi alergi terhadap obat, serta peradangan mata akibat alergi. Karena tergolong obat keras, Dextafen hanya boleh digunakan dengan resep dokter; pastikan izin edarnya terdaftar di BPOM melalui cekbpom.pom.go.id.

Apakah Dextafen bisa dibeli tanpa resep dokter?

Tidak. Dextafen berstatus obat keras karena mengandung kortikosteroid dan antihistamin, sehingga wajib dibeli dan digunakan dengan resep dokter. Selalu pastikan izin edarnya terdaftar di BPOM melalui cekbpom.pom.go.id sebelum menggunakannya.

Apa efek samping yang perlu diwaspadai dari Dextafen?

Efek yang umum adalah rasa kantuk, mulut kering, dan pusing akibat komponen antihistamin. Pada pemakaian jangka panjang, komponen kortikosteroidnya dapat meningkatkan gula darah, tekanan darah, dan berat badan, serta menaikkan risiko infeksi. Segera konsultasikan ke dokter bila muncul keluhan yang mengganggu atau tanda reaksi alergi berat.

Referensi Medis

  1. 1. Halodoc - Dextafen 10 Kaplet
  2. 2. BPOM - Cek Izin Edar Obat (cek BPOM)
  3. 3. PIONAS - Pusat Informasi Obat Nasional BPOM

Disclaimer medis: Informasi obat ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi dokter atau apoteker. Selalu baca aturan pakai di kemasan dan ikuti anjuran tenaga medis berlisensi. Jangan menghentikan obat resep tanpa konsultasi.