Colfin
**Colfin** adalah obat **flu dan batuk-pilek** kombinasi yang mengandung enam bahan aktif: **parasetamol** (pereda demam dan nyeri), **dekstrometorfan** (penekan batuk), **klorfeniramin** (antihistamin untuk bersin dan hidung meler), **fenilpropanolamin** (dekongestan untuk hidung tersumbat), serta **guaifenesin** dan **amonium klorida** (ekspektoran pengencer dahak). Obat ini dipakai untuk meringankan gejala flu seperti demam, sakit kepala, hidung tersumbat, bersin-bersin, dan batuk. Colfin berstatus **Obat Bebas Terbatas** (lingkaran biru) sehingga dapat dibeli tanpa resep, tetapi tetap harus digunakan sesuai aturan pakai pada kemasan.
- Nama generik
- Kombinasi Parasetamol, Dekstrometorfan HBr, Klorfeniramin maleat, Fenilpropanolamin HCl, Guaifenesin, dan Amonium klorida
- Nama dagang
- Colfin
Indikasi (Untuk apa)
- Meringankan gejala flu dan batuk-pilek seperti demam, sakit kepala, hidung tersumbat, bersin-bersin, dan batuk
- Menurunkan demam dan meredakan nyeri ringan berkat kandungan parasetamol
- Melegakan hidung tersumbat melalui efek dekongestan fenilpropanolamin
- Menekan batuk tidak berdahak dengan dekstrometorfan dan mengencerkan dahak dengan guaifenesin serta amonium klorida
- Meredakan bersin-bersin dan hidung meler melalui efek antihistamin klorfeniramin
Dosis
Efek Samping
- Mengantuk, akibat kandungan antihistamin klorfeniramin
- Mulut kering, penglihatan buram, atau sulit buang air kecil (efek antikolinergik)
- Jantung berdebar, gelisah, sulit tidur, atau tekanan darah naik akibat fenilpropanolamin
- Mual, sakit perut, atau pusing
- Pada penggunaan parasetamol dosis berlebih atau jangka panjang: risiko gangguan hati
Kontraindikasi (Tidak boleh untuk)
- Alergi (hipersensitif) terhadap salah satu bahan aktif Colfin
- Penyakit jantung berat, hipertensi berat, atau gangguan pembuluh darah karena kandungan fenilpropanolamin
- Gangguan hati berat karena kandungan parasetamol
- Sedang atau baru berhenti (dalam 14 hari) menggunakan obat golongan MAO inhibitor
Interaksi dengan Obat Lain
- Obat golongan MAO inhibitor (sebagian antidepresan) dapat meningkatkan efek dekongestan dan berbahaya
- Alkohol dan obat lain yang juga mengandung parasetamol meningkatkan risiko gangguan hati — hindari penggunaan bersamaan
- Obat penenang, obat tidur, atau alkohol memperkuat efek mengantuk
- Efek obat antihipertensi dapat berkurang karena kandungan dekongestan fenilpropanolamin
Peringatan Penting
- Termasuk Obat Bebas Terbatas (lingkaran biru) — dapat dibeli tanpa resep, tetapi tetap baca aturan pakai dan gunakan sesuai dosis
- Karena menimbulkan kantuk, jangan mengemudi atau mengoperasikan mesin setelah meminum obat ini
- Jangan dikonsumsi bersama obat flu atau parasetamol lain agar tidak terjadi overdosis parasetamol
- Hati-hati pada penderita hipertensi, penyakit jantung, diabetes, glaukoma, hipertiroid, gangguan hati/ginjal, dan pembesaran prostat
- Hentikan pemakaian dan hubungi dokter bila gejala tidak membaik dalam 3 hari atau timbul reaksi alergi
- Ibu hamil dan menyusui sebaiknya berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan
- Pastikan nomor izin edar BPOM terdaftar dengan mengeceknya di cekbpom.pom.go.id sebelum membeli
Kategori Ibu Hamil (FDA)
Pertanyaan Umum
Colfin obat apa?
Colfin adalah obat flu dan batuk-pilek kombinasi yang mengandung parasetamol, dekstrometorfan, klorfeniramin, fenilpropanolamin, guaifenesin, dan amonium klorida. Obat ini meredakan demam, sakit kepala, hidung tersumbat, bersin-bersin, dan batuk.
Apakah Colfin menyebabkan kantuk?
Ya. Kandungan klorfeniramin (antihistamin) dapat menyebabkan kantuk, sehingga sebaiknya Anda tidak mengemudi atau mengoperasikan mesin setelah meminumnya.
Apakah Colfin perlu resep dokter?
Colfin termasuk Obat Bebas Terbatas (lingkaran biru) sehingga dapat dibeli tanpa resep. Meski begitu, ikuti aturan pakai pada kemasan dan pastikan nomor izin edarnya terdaftar di BPOM (cekbpom.pom.go.id). Jika gejala tidak membaik dalam 3 hari, konsultasikan ke dokter.
Tools kesehatan terkait
Coba kalkulator gratis yang relevan dengan topik ini.
Referensi Medis
Disclaimer medis: Informasi obat ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi dokter atau apoteker. Selalu baca aturan pakai di kemasan dan ikuti anjuran tenaga medis berlisensi. Jangan menghentikan obat resep tanpa konsultasi.