Lewati ke konten
Analgesik / AntipiretikBebas (tanpa resep)

Dapyrin

Dapyrin adalah obat berisi **Paracetamol (asetaminofen)** yang dipakai untuk **menurunkan demam** dan **meredakan nyeri ringan sampai sedang** seperti sakit kepala, sakit gigi, dan nyeri otot. Paracetamol termasuk golongan **analgesik-antipiretik** non-opioid, dan Dapyrin beredar sebagai **obat bebas** (lingkaran hijau) sehingga bisa dibeli tanpa resep dokter. Sediaan yang umum dijumpai adalah tablet Paracetamol 500 mg. Meski dijual bebas, dosisnya tetap harus mengikuti aturan pakai pada kemasan karena paracetamol berisiko merusak hati bila diminum berlebihan.

Nama generik
Paracetamol (asetaminofen)
Nama dagang
Dapyrin
Disusun Tim Redaksi SehatkuDiperbarui 9 Agustus 2026

Indikasi (Untuk apa)

  • Menurunkan demam (antipiretik), termasuk demam yang menyertai flu, batuk pilek, atau demam setelah imunisasi
  • Meredakan sakit kepala dan nyeri kepala tegang
  • Meredakan sakit gigi dan nyeri setelah tindakan gigi ringan
  • Meredakan nyeri otot, pegal linu, dan nyeri sendi ringan
  • Meredakan nyeri haid ringan sampai sedang
  • Meredakan nyeri ringan sampai sedang lain yang tidak memerlukan obat resep

Dosis

Dewasa
Dewasa dan anak di atas 12 tahun umumnya 1 tablet (500 mg) sebanyak 3-4 kali sehari, diminum setelah makan atau saat perut tidak kosong. Jangan melampaui dosis maksimal paracetamol untuk dewasa, yaitu sekitar 4 gram (4.000 mg) per hari, dan beri jarak minimal 4 jam antar-dosis. Aturan pakai yang berlaku adalah yang tercantum pada kemasan produk atau resep dokter.
Anak
Anak usia 5-12 tahun umumnya 1/2 tablet, 3-4 kali sehari, sesuai aturan pakai pada kemasan. Untuk anak di bawah 5 tahun, pemberian sebaiknya atas anjuran dokter atau apoteker dan memakai sediaan cair paracetamol dengan takaran menurut berat badan dan usia; jangan menakar sendiri tanpa panduan. Bila memakai sediaan cair, gunakan sendok atau alat takar yang disertakan, bukan sendok makan biasa.
Lansia
Lansia umumnya memakai dosis dewasa, namun perlu kehati-hatian ekstra bila ada gangguan fungsi hati atau ginjal, berat badan rendah, atau sedang mengonsumsi banyak obat lain. Konsultasikan dosis yang aman dengan dokter atau apoteker.

Efek Samping

  • Pada dosis yang tepat, paracetamol umumnya ditoleransi baik dan efek sampingnya jarang
  • Mual, muntah, atau rasa tidak nyaman di perut
  • Ruam kulit, gatal, atau reaksi alergi ringan
  • Reaksi alergi berat (jarang): bengkak pada wajah, bibir, atau lidah, sesak napas
  • Reaksi kulit berat (sangat jarang): kulit melepuh atau mengelupas luas, segera hentikan pemakaian dan cari pertolongan medis
  • Gangguan sel darah (sangat jarang) pada pemakaian jangka panjang, misalnya mudah memar atau perdarahan
  • Kerusakan hati (hepatotoksisitas) pada overdosis atau pemakaian melebihi dosis maksimal, ditandai antara lain nyeri perut kanan atas, mual berat, urine gelap, atau kulit dan mata menguning

Kontraindikasi (Tidak boleh untuk)

  • Riwayat hipersensitivitas atau alergi terhadap paracetamol atau komponen lain dalam sediaan
  • Gangguan fungsi hati berat atau penyakit hati aktif
  • Riwayat pernah mengalami reaksi berat setelah mengonsumsi paracetamol

Interaksi dengan Obat Lain

  • Obat flu, batuk, atau pereda nyeri kombinasi lain yang juga mengandung paracetamol - risiko dosis ganda tanpa disadari; selalu baca komposisi pada kemasan sebelum mengombinasikan obat
  • Alkohol - konsumsi alkohol, terutama rutin, meningkatkan risiko kerusakan hati akibat paracetamol
  • Warfarin dan antikoagulan lain - pemakaian paracetamol dosis tinggi jangka panjang dapat memengaruhi efek pengencer darah, perlu pemantauan
  • Obat yang memengaruhi enzim hati seperti rifampisin, isoniazid, dan beberapa antikejang (karbamazepin, fenitoin) - dapat meningkatkan risiko toksisitas hati
  • Kolestiramin - dapat mengurangi penyerapan paracetamol bila diminum berdekatan
  • Metoklopramid dan domperidon - dapat mempercepat penyerapan paracetamol

Peringatan Penting

  • Jangan melebihi dosis dan aturan pakai pada kemasan. Paracetamol bersifat hepatotoksik (merusak hati) bila dikonsumsi berlebihan, dan gejala keracunannya bisa baru muncul setelah beberapa jam sampai hari.
  • Periksa komposisi obat lain yang Anda minum. Paracetamol terkandung dalam banyak obat flu, batuk, dan pereda nyeri kombinasi, sehingga dosis ganda mudah terjadi tanpa disadari.
  • Jangan digunakan bila Anda punya riwayat alergi terhadap paracetamol; hentikan pemakaian dan cari pertolongan medis bila muncul ruam luas, kulit melepuh, bengkak pada wajah atau bibir, atau sesak napas.
  • Hati-hati pada penderita gangguan fungsi hati atau ginjal, peminum alkohol, orang dengan gizi buruk, atau berat badan sangat rendah - konsultasikan dosis dengan dokter.
  • Bila demam tidak turun setelah 3 hari atau nyeri tidak membaik setelah 5 hari, hentikan pemakaian dan periksakan diri ke dokter, karena bisa jadi ada penyebab yang perlu penanganan lain. Segera ke dokter bila demam disertai kejang, sesak napas, ruam, leher kaku, muntah terus-menerus, atau penurunan kesadaran.
  • Segera cari pertolongan medis bila terjadi overdosis, meskipun belum ada keluhan, karena penanganan dini sangat menentukan.
  • Untuk ibu hamil dan menyusui, paracetamol umumnya dianggap sebagai pereda nyeri pilihan pertama, namun tetap konsultasikan dulu dengan dokter atau bidan dan gunakan pada dosis efektif terendah dalam waktu sesingkat mungkin.
  • Dapyrin termasuk obat bebas (lingkaran hijau) sehingga dapat dibeli tanpa resep. Sebagai catatan umum, obat keras (lingkaran merah dengan huruf K) tetap wajib dibeli dengan resep dokter dan tidak boleh dipakai sembarangan.
  • Pastikan produk yang Anda beli memiliki nomor izin edar BPOM yang masih berlaku. Cek nomor registrasi pada kemasan melalui cekbpom.pom.go.id sebelum digunakan, dan hindari membeli dari penjual yang tidak resmi.
  • Simpan pada suhu ruang, terlindung dari cahaya matahari langsung dan kelembapan, serta jauhkan dari jangkauan anak-anak.

Kategori Ibu Hamil (FDA)

Kategori B - relatif aman

Pertanyaan Umum

Dapyrin obat apa?

Dapyrin adalah obat dengan kandungan Paracetamol (asetaminofen) yang berfungsi sebagai penurun demam (antipiretik) sekaligus pereda nyeri ringan sampai sedang (analgesik). Dapyrin biasa dipakai untuk demam karena flu atau setelah imunisasi, sakit kepala, sakit gigi, dan nyeri otot. Sediaan yang umum dijumpai adalah tablet 500 mg, dan Dapyrin termasuk obat bebas sehingga bisa dibeli tanpa resep dokter. Selalu cek nomor izin edarnya di cekbpom.pom.go.id sebelum digunakan.

Apakah Dapyrin harus pakai resep dokter?

Tidak. Dapyrin termasuk golongan obat bebas yang ditandai lingkaran hijau pada kemasan, sehingga dapat dibeli di apotek atau toko obat berizin tanpa resep dokter. Meski begitu, bebas dibeli tidak berarti bebas dosis: tetap ikuti aturan pakai pada kemasan dan hentikan bila demam tidak turun dalam 3 hari atau nyeri tidak membaik dalam 5 hari. Berbeda dengan obat bebas, obat keras (lingkaran merah berhuruf K) tetap wajib menggunakan resep dokter.

Apa bahaya minum Dapyrin melebihi dosis?

Bahaya utamanya adalah kerusakan hati (hepatotoksisitas), karena paracetamol dimetabolisme di hati dan dosis berlebih menghasilkan zat sisa yang merusak sel hati. Untuk dewasa, dosis maksimal paracetamol umumnya sekitar 4 gram per hari dan tidak boleh dilampaui. Risiko yang sering terlewat adalah dosis ganda tanpa disadari, yaitu ketika Dapyrin diminum bersamaan dengan obat flu atau batuk kombinasi yang ternyata juga mengandung paracetamol - jadi biasakan membaca komposisi pada setiap kemasan. Hindari juga alkohol selama memakai obat ini. Bila terlanjur minum berlebihan, segera cari pertolongan medis meskipun belum merasakan keluhan apa pun, sebab gejala keracunan sering baru muncul beberapa jam kemudian.

Obat Terkait (Analgesik / Antipiretik)

Lihat daftar lengkap di indeks obat.

Kondisi yang Umumnya Ditangani

Daftar ini menunjukkan kondisi yang umumnya ditangani dengan obat golongan Analgesik / Antipiretik — bukan anjuran pengobatan. Diagnosis dan pilihan obat harus ditentukan dokter.

Tools kesehatan terkait

Coba kalkulator gratis yang relevan dengan topik ini.

Referensi Medis

  1. 1. Cek BPOM - Verifikasi Nomor Izin Edar Obat
  2. 2. PIONAS BPOM - Informasi Obat Nasional Indonesia (Analgesik dan Antipiretik)
  3. 3. Halodoc - Dapyrin 500 mg 10 Tablet: kandungan, golongan, dan No. BPOM

Disclaimer medis: Informasi obat ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi dokter atau apoteker. Selalu baca aturan pakai di kemasan dan ikuti anjuran tenaga medis berlisensi. Jangan menghentikan obat resep tanpa konsultasi.