Lewati ke konten
Analgesik / AntipiretikBebas (tanpa resep)

Flutamol

**Flutamol** adalah **obat flu kombinasi** yang mengandung **parasetamol**, **fenilpropanolamin HCl**, **klorfeniramin maleat**, dan **guaifenesin**. Obat ini dipakai untuk meredakan gejala flu seperti **demam**, **sakit kepala**, **hidung tersumbat**, dan **bersin-bersin** yang disertai **batuk berdahak**. Flutamol diproduksi oleh **PT Pyridam Farma Tbk** dan termasuk golongan **Obat Bebas Terbatas** (lingkaran biru) sehingga dapat dibeli tanpa resep, tetapi tetap harus digunakan sesuai petunjuk pada kemasan.

Nama generik
Paracetamol, Phenylpropanolamine HCl, Chlorpheniramine maleate, Guaifenesin
Nama dagang
Flutamol
Disusun Tim Redaksi SehatkuDiperbarui 27 Juni 2026

Indikasi (Untuk apa)

  • Meredakan gejala flu seperti demam dan sakit kepala (efek parasetamol sebagai analgesik-antipiretik)
  • Melegakan hidung tersumbat melalui efek dekongestan dari fenilpropanolamin
  • Mengurangi bersin-bersin dan hidung berair karena efek antihistamin dari klorfeniramin
  • Membantu mengencerkan dahak agar lebih mudah dikeluarkan pada batuk berdahak (efek ekspektoran guaifenesin)

Dosis

Dewasa
Ikuti aturan pakai yang tertera pada kemasan atau anjuran dokter/apoteker. Sediaan kaplet umumnya ditujukan untuk dewasa dan anak yang lebih besar; jangan melebihi dosis yang dianjurkan dan jangan digunakan lebih lama dari yang disarankan tanpa konsultasi.
Anak
Untuk anak tersedia sediaan sirup dengan takaran yang disesuaikan usia atau berat badan. Berikan sesuai petunjuk pada kemasan atau anjuran dokter/apoteker, dan jangan berikan pada bayi/anak kecil tanpa anjuran tenaga kesehatan.
Lansia
Gunakan dengan hati-hati, terutama pada lansia yang memiliki hipertensi, penyakit jantung, atau gangguan hati; ikuti anjuran dokter dan gunakan dosis efektif terendah.

Efek Samping

  • Rasa mengantuk, karena kandungan klorfeniramin (antihistamin) bersifat sedatif
  • Mulut kering, hidung dan tenggorokan terasa kering
  • Jantung berdebar, gelisah, sulit tidur, atau peningkatan tekanan darah akibat fenilpropanolamin
  • Mual atau rasa tidak nyaman pada lambung
  • Pada penggunaan parasetamol melebihi dosis dapat terjadi gangguan hingga kerusakan hati

Kontraindikasi (Tidak boleh untuk)

  • Hipersensitif atau alergi terhadap salah satu komponen (parasetamol, fenilpropanolamin, klorfeniramin, atau guaifenesin)
  • Penderita penyakit jantung berat atau hipertensi berat, karena efek fenilpropanolamin
  • Gangguan fungsi hati berat, karena kandungan parasetamol
  • Sedang atau baru saja menggunakan obat golongan MAOI

Interaksi dengan Obat Lain

  • Obat golongan MAOI: dapat memperkuat efek dekongestan fenilpropanolamin dan memicu lonjakan tekanan darah
  • Alkohol dan obat penekan susunan saraf pusat (mis. obat tidur, obat penenang): memperberat efek mengantuk
  • Produk lain yang juga mengandung parasetamol: meningkatkan risiko overdosis dan kerusakan hati
  • Obat antihipertensi: efeknya dapat berkurang karena kandungan fenilpropanolamin

Peringatan Penting

  • Jangan mengemudi atau mengoperasikan mesin setelah minum obat ini karena dapat menyebabkan kantuk
  • Hindari mengonsumsi bersamaan dengan produk lain yang mengandung parasetamol untuk mencegah overdosis
  • Hati-hati pada penderita hipertensi, penyakit jantung, diabetes, hipertiroid, glaukoma, atau pembesaran prostat
  • Batasi atau hindari alkohol selama menggunakan obat ini
  • Hentikan pemakaian dan segera ke dokter bila muncul tanda reaksi alergi seperti ruam kulit, gatal, bengkak pada wajah atau bibir, atau sesak napas
  • Bila demam berlangsung lebih dari 3 hari, gejala tidak membaik atau makin berat, hentikan pemakaian dan konsultasikan ke dokter
  • Ibu hamil, menyusui, dan anak sebaiknya berkonsultasi dengan dokter atau apoteker sebelum menggunakan
  • Meskipun tergolong Obat Bebas Terbatas yang dapat dibeli tanpa resep, obat ini tetap harus digunakan sesuai aturan pakai pada kemasan; pastikan produk asli dan terdaftar dengan mengecek nomor izin edar di cekbpom.pom.go.id

Kategori Ibu Hamil (FDA)

Belum diklasifikasi

Pertanyaan Umum

Flutamol obat apa?

Flutamol adalah obat flu kombinasi produksi PT Pyridam Farma Tbk yang berisi parasetamol, fenilpropanolamin HCl, klorfeniramin maleat, dan guaifenesin. Obat ini dipakai untuk meredakan gejala flu seperti demam, sakit kepala, hidung tersumbat, dan bersin-bersin yang disertai batuk berdahak.

Apakah Flutamol menyebabkan kantuk?

Ya, Flutamol dapat menyebabkan kantuk karena mengandung klorfeniramin, yaitu antihistamin yang bersifat sedatif. Sebaiknya jangan mengemudi atau mengoperasikan mesin setelah meminumnya.

Apakah Flutamol perlu resep dokter?

Tidak. Menurut sumber kesehatan Indonesia, Flutamol tergolong Obat Bebas Terbatas (lingkaran biru) sehingga dapat dibeli tanpa resep, tetapi harus digunakan sesuai petunjuk pada kemasan. Untuk memastikan status dan keaslian produk, cek nomor izin edarnya di cekbpom.pom.go.id, dan bila ragu tanyakan kepada apoteker atau dokter.

Tools kesehatan terkait

Coba kalkulator gratis yang relevan dengan topik ini.

Referensi Medis

  1. 1. Halodoc - Flutamol (komposisi, produsen PT Pyridam Farma, golongan Obat Bebas Terbatas)
  2. 2. Cek BPOM - Verifikasi nomor izin edar produk
  3. 3. PIONAS BPOM - Pusat Informasi Obat Nasional

Disclaimer medis: Informasi obat ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi dokter atau apoteker. Selalu baca aturan pakai di kemasan dan ikuti anjuran tenaga medis berlisensi. Jangan menghentikan obat resep tanpa konsultasi.