Graperide
Graperide adalah **obat keras** produksi PT Graha Farma yang berisi **siproheptadin hidroklorida (cyproheptadine HCl) 4 mg**, yaitu **antihistamin generasi pertama** yang bekerja sebagai antagonis reseptor H1. Obat ini digunakan untuk meredakan berbagai gejala alergi seperti biduran (urtikaria), rinitis alergi, rinitis vasomotor, dan konjungtivitis alergi.
- Nama generik
- Cyproheptadine HCl (siproheptadin hidroklorida)
- Nama dagang
- Graperide
Indikasi (Untuk apa)
- Meredakan manifestasi alergi pada kulit seperti urtikaria (biduran), angioedema, dan cold urticaria (biduran akibat dingin)
- Mengatasi gejala rinitis alergi (bersin, hidung meler, dan gatal) serta rinitis vasomotor
- Meredakan konjungtivitis alergi (mata merah, gatal, dan berair akibat reaksi alergi)
- Membantu meredakan reaksi gatal pada kulit dan reaksi alergi terhadap gigitan serangga
- Kadang digunakan sebagai perangsang nafsu makan atas pertimbangan dan pengawasan dokter
Dosis
Efek Samping
- Rasa mengantuk atau kantuk (efek sedatif yang umum pada antihistamin generasi pertama)
- Mulut, hidung, dan tenggorokan kering
- Pusing, sakit kepala, atau gangguan koordinasi
- Peningkatan nafsu makan dan kenaikan berat badan
- Mual, sembelit, atau gangguan pencernaan lain
- Penglihatan kabur dan kesulitan berkemih (efek antikolinergik)
Kontraindikasi (Tidak boleh untuk)
- Riwayat hipersensitif terhadap siproheptadin atau komponen obat
- Serangan asma akut
- Glaukoma sudut sempit
- Retensi urin, hipertrofi prostat, atau obstruksi leher kandung kemih
- Obstruksi saluran cerna dan tukak lambung dengan penyempitan (stenosis)
- Bayi baru lahir, bayi prematur, dan ibu menyusui
- Pasien lanjut usia yang lemah (debil)
Interaksi dengan Obat Lain
- Alkohol dan obat penekan susunan saraf pusat (sedatif, hipnotik, obat tidur) dapat memperkuat efek mengantuk
- Penghambat MAO (MAOI) dapat memperpanjang dan memperkuat efek antikolinergik antihistamin
- Obat antikolinergik lain dapat menambah efek mulut kering, sembelit, dan retensi urin
Peringatan Penting
- Graperide adalah obat keras (berlogo lingkaran merah) yang hanya boleh digunakan dengan resep dokter dan tidak untuk pengobatan sendiri
- Dapat menyebabkan kantuk; hindari mengemudi atau mengoperasikan mesin setelah mengonsumsi obat ini
- Hindari konsumsi alkohol selama masa pengobatan
- Gunakan hati-hati pada penderita asma, glaukoma, penyakit jantung, tekanan darah tinggi, hipertiroid, dan gangguan prostat
- Beri tahu dokter jika Anda memiliki riwayat alergi obat sebelum menggunakan Graperide
- Segera hentikan pemakaian dan cari pertolongan medis jika muncul tanda reaksi alergi berat (ruam hebat, bengkak pada wajah/bibir/lidah, sesak napas), jantung berdebar kencang, kejang, kebingungan, atau halusinasi (dapat menjadi tanda overdosis). Hubungi dokter bila keluhan tidak membaik atau justru memburuk
- Selalu periksa keaslian dan nomor izin edar produk di cekbpom.pom.go.id sebelum menggunakan
- Beri tahu dokter jika sedang hamil atau menyusui sebelum menggunakan obat ini
Kategori Ibu Hamil (FDA)
Pertanyaan Umum
Graperide obat apa?
Graperide adalah obat merek dari PT Graha Farma yang berisi siproheptadin hidroklorida 4 mg, sebuah antihistamin generasi pertama (antagonis reseptor H1 yang juga bersifat antagonis serotonin). Obat ini digunakan untuk meredakan berbagai gejala alergi seperti biduran (urtikaria), rinitis alergi, dan konjungtivitis alergi.
Apakah Graperide bisa dibeli tanpa resep?
Tidak. Graperide berstatus obat keras (berlogo lingkaran merah) sehingga hanya boleh dibeli dan digunakan dengan resep dokter. Pastikan pula nomor izin edarnya terdaftar dengan mengecek di cekbpom.pom.go.id.
Apakah Graperide menyebabkan ngantuk dan menambah nafsu makan?
Ya. Sebagai antihistamin generasi pertama, siproheptadin sering menimbulkan kantuk dan dapat meningkatkan nafsu makan. Karena itu jangan mengemudi setelah meminumnya, dan gunakan hanya sesuai anjuran dokter.
Graperide diminum berapa kali sehari dan berapa dosisnya?
Menurut leaflet PT Graha Farma, dosis awal dewasa adalah 1 tablet (4 mg) 3 kali sehari, lalu disesuaikan dokter menurut respons pasien, dengan rentang lazim 1-5 tablet sehari (4-20 mg terbagi). Batas maksimumnya 0,5 mg per kg berat badan per hari atau 32 mg sehari. Karena Graperide obat keras, dosis akhir ditentukan dokter lewat resep; ikuti aturan pada kemasan dan jangan menambah atau mengurangi sendiri.
Apa efek samping Graperide selain mengantuk?
Selain kantuk, efek samping yang dilaporkan meliputi pusing, gangguan koordinasi, mulut kering, mual, sembelit, penglihatan kabur atau ganda, sakit kepala, telinga berdenging, dan sulit berkemih. Sebagian orang juga mengalami gelisah, tremor, atau gerakan melambat, sedangkan gangguan darah seperti anemia dan leukopenia jarang terjadi. Hentikan pemakaian dan segera cari pertolongan medis bila muncul kebingungan, halusinasi, kejang, atau napas melemah, terutama pada anak, karena itu dapat menjadi tanda reaksi berat atau overdosis. Konsultasikan keluhan yang mengganggu ke dokter.
Apakah Graperide boleh diberikan untuk anak?
Boleh, tetapi hanya atas resep dan pengawasan dokter. Leaflet resmi PT Graha Farma menyebut keamanan dan efektivitas pada anak di bawah 14 tahun belum diketahui dengan pasti, sementara label FDA dan rujukan Indonesia mencantumkan dosis anak usia 2-6 tahun 2 mg dan usia 7-14 tahun 4 mg, 2-3 kali sehari. Karena rujukan berbeda, dosis anak wajib ditentukan dokter. Bayi baru lahir dan bayi prematur merupakan kontraindikasi, anak di bawah 2 tahun tidak dianjurkan, dan obat ini jangan dipakai sendiri sebagai penambah nafsu makan anak.
Apakah Graperide aman untuk ibu hamil dan ibu menyusui?
Untuk ibu menyusui, Graperide tidak boleh digunakan karena wanita menyusui tercantum sebagai kontraindikasi pada leaflet PT Graha Farma maupun label FDA, dan belum diketahui apakah siproheptadin terserap ke ASI. Pada kehamilan, siproheptadin masuk kategori B: menurut label FDA, studi pada hewan dan manusia tidak menunjukkan peningkatan risiko kelainan janin, tetapi obat hanya dipakai bila benar-benar diperlukan. Karena obat keras, ibu hamil wajib berkonsultasi ke dokter dan memakainya hanya dengan resep dokter.
Berapa harga Graperide dan berapa isi per kemasannya?
Harga Graperide berkisar sekitar Rp1.000-Rp4.000 per strip isi 10 tablet (kira-kira Rp150-Rp400 per tablet) dan bervariasi antar apotek serta daerah, sehingga tidak ada satu angka pasti. Kisaran ini merujuk pada katalog obat daring seperti Medicastore, Halodoc, dan KlikDokter. Kemasan resminya adalah dus berisi 10 strip @ 10 tablet (100 tablet) dengan nomor izin edar BPOM DKL9431104210A1. Meski murah, Graperide tetap obat keras sehingga pembeliannya wajib dengan resep dokter.
Obat Terkait (Antihistamin)
Lihat daftar lengkap di indeks obat.
Kondisi yang Umumnya Ditangani
Daftar ini menunjukkan kondisi yang umumnya ditangani dengan obat golongan Antihistamin — bukan anjuran pengobatan. Diagnosis dan pilihan obat harus ditentukan dokter.
Referensi Medis
Disclaimer medis: Informasi obat ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi dokter atau apoteker. Selalu baca aturan pakai di kemasan dan ikuti anjuran tenaga medis berlisensi. Jangan menghentikan obat resep tanpa konsultasi.