Indexon
Indexon adalah obat keras berisi **dexamethasone**, sebuah **kortikosteroid** (glukokortikoid sintetik) produksi Interbat. Obat ini dipakai untuk meredakan **peradangan**, **reaksi alergi**, serta kondisi **autoimun/reumatik** dengan cara menekan produksi zat pemicu radang (sitokin) dan menenangkan respons imun yang berlebihan. Indexon umumnya tersedia dalam bentuk tablet 0,5 mg dan hanya boleh digunakan sesuai resep dokter.
- Nama generik
- Dexamethasone
- Nama dagang
- Indexon
Indikasi (Untuk apa)
- Meredakan peradangan pada berbagai kondisi yang membutuhkan terapi kortikosteroid
- Mengatasi reaksi alergi, termasuk urtikaria (biduran) dan dermatitis
- Membantu penanganan asma dan gangguan pernapasan alergi
- Terapi kondisi reumatik/autoimun seperti reumatisme
- Penanganan edema serebral (pembengkakan otak) sesuai indikasi dokter
Dosis
Efek Samping
- Peningkatan nafsu makan dan berat badan
- Retensi cairan, pembengkakan (edema), dan wajah membulat (moon face)
- Peningkatan kadar gula darah dan tekanan darah
- Gangguan tidur (insomnia), gelisah, atau perubahan suasana hati
- Gangguan saluran cerna hingga risiko tukak lambung
- Mudah memar dan kulit menipis
- Penurunan daya tahan tubuh sehingga lebih rentan infeksi
- Osteoporosis (pengeroposan tulang) pada penggunaan jangka panjang
Kontraindikasi (Tidak boleh untuk)
- Hipersensitif (alergi) terhadap dexamethasone atau komponen obat
- Penderita infeksi jamur sistemik yang tidak terkontrol
- Sedang menerima vaksin hidup selama terapi kortikosteroid dosis imunosupresif
Interaksi dengan Obat Lain
- Obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID/OAINS) — meningkatkan risiko perdarahan dan tukak lambung
- Obat antidiabetes dan insulin — efeknya dapat berkurang karena dexamethasone menaikkan gula darah
- Antikoagulan seperti warfarin — efek pengencer darah bisa berubah
- Diuretik — meningkatkan risiko kekurangan kalium (hipokalemia)
- Penginduksi enzim hati (rifampisin, fenitoin, barbiturat) — dapat menurunkan efektivitas dexamethasone
- Vaksin hidup — kurang efektif dan berisiko selama terapi kortikosteroid
Peringatan Penting
- Indexon adalah obat keras yang hanya boleh digunakan dengan resep dokter dan tidak untuk pengobatan sendiri.
- Jangan menghentikan pemakaian secara tiba-tiba, terutama setelah pemakaian lama, karena berisiko memicu krisis adrenal — penghentian harus bertahap sesuai arahan dokter.
- Penggunaan jangka panjang dapat menyebabkan osteoporosis, hipertensi, kenaikan gula darah, dan menurunkan daya tahan tubuh.
- Gunakan dengan hati-hati pada penderita diabetes, hipertensi, glaukoma, tukak lambung, TBC, atau gangguan kejiwaan.
- Beri tahu dokter mengenai riwayat alergi serta penyakit yang Anda miliki sebelum menggunakan Indexon.
- Segera hubungi dokter jika muncul tanda infeksi serius (demam tinggi, sakit tenggorokan hebat), nyeri ulu hati hebat atau tinja berwarna hitam (tanda perdarahan lambung), gangguan penglihatan, sesak napas, atau perubahan suasana hati yang berat.
- Ibu hamil dan menyusui sebaiknya berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan obat ini.
- Pastikan produk terdaftar resmi dengan mengecek nomor izin edar di cekbpom.pom.go.id.
Kategori Ibu Hamil (FDA)
Pertanyaan Umum
Indexon obat apa?
Indexon adalah obat keras berisi dexamethasone, yaitu kortikosteroid (glukokortikoid sintetik) buatan Interbat. Obat ini digunakan untuk meredakan peradangan, reaksi alergi (misalnya biduran dan dermatitis), asma, kondisi reumatik/autoimun, serta edema serebral. Indexon bekerja dengan menekan produksi zat pemicu radang dan menenangkan respons imun yang berlebihan.
Apakah Indexon bisa dibeli tanpa resep dokter?
Tidak. Indexon termasuk obat keras, sehingga hanya boleh dibeli dan digunakan dengan resep dokter. Penggunaan tanpa pengawasan berisiko menimbulkan efek samping serius. Anda juga dapat memverifikasi nomor izin edar produk di cekbpom.pom.go.id.
Bolehkah pemakaian Indexon dihentikan secara tiba-tiba?
Sebaiknya tidak. Menghentikan kortikosteroid seperti dexamethasone secara mendadak, terutama setelah pemakaian lama, dapat memicu krisis adrenal. Penghentian harus dilakukan bertahap sesuai petunjuk dokter, bukan diputus sendiri.
Referensi Medis
Disclaimer medis: Informasi obat ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi dokter atau apoteker. Selalu baca aturan pakai di kemasan dan ikuti anjuran tenaga medis berlisensi. Jangan menghentikan obat resep tanpa konsultasi.