Lewati ke konten
KortikosteroidResep dokter

Grathazon

**Grathazon** adalah obat **kortikosteroid** (golongan glukokortikoid sintetik) produksi **Graha Farma** yang mengandung zat aktif **deksametason** (dexamethasone). Obat ini digunakan untuk meredakan **peradangan** dan **reaksi alergi** pada berbagai kondisi yang responsif terhadap terapi steroid, seperti radang sendi (rheumatoid arthritis), dermatitis, asma atau bronkospasme berat, lupus, hingga gangguan hormon pada kelenjar adrenal. Grathazon termasuk **obat keras** (lingkaran merah) sehingga hanya boleh digunakan dengan **resep dokter**.

Nama generik
Dexamethasone
Nama dagang
Grathazon
Disusun Tim Redaksi SehatkuDiperbarui 27 Juni 2026

Indikasi (Untuk apa)

  • Mengatasi kondisi peradangan yang responsif terhadap kortikosteroid, misalnya radang sendi (rheumatoid arthritis)
  • Meredakan reaksi alergi berat, termasuk dermatitis dan dermatitis kontak
  • Membantu penanganan asma bronkial dan bronkospasme berat
  • Terapi penyakit autoimun seperti lupus eritematosus sistemik (LES)
  • Mengatasi gangguan endokrin tertentu, misalnya insufisiensi adrenokortikal (kekurangan hormon korteks adrenal)

Dosis

Dewasa
Dosis lazim deksametason oral untuk dewasa umumnya berkisar 0,5-9 mg per hari, disesuaikan dengan jenis dan tingkat keparahan penyakit serta respons pasien. Ikuti dosis dan aturan pakai yang tertera pada kemasan atau resep dokter; jangan menambah atau mengurangi dosis sendiri.
Anak
Dosis untuk anak dihitung berdasarkan berat badan dan kondisi medis, dan harus ditentukan langsung oleh dokter. Jangan memberikan Grathazon kepada anak tanpa pengawasan dokter.
Lansia
Pada lansia dianjurkan menggunakan dosis efektif terendah dengan pemantauan lebih ketat terhadap efek samping seperti osteoporosis, hipertensi, dan peningkatan gula darah. Ikuti anjuran dokter.

Efek Samping

  • Peningkatan nafsu makan dan kenaikan berat badan
  • Retensi cairan, pembengkakan, serta peningkatan tekanan darah
  • Peningkatan kadar gula darah
  • Gangguan lambung, mual, atau tukak lambung
  • Sulit tidur, gelisah, atau perubahan suasana hati
  • Pada penggunaan jangka panjang: penipisan tulang (osteoporosis), mudah memar, wajah membulat (moon face), dan menurunnya daya tahan tubuh terhadap infeksi

Kontraindikasi (Tidak boleh untuk)

  • Riwayat alergi terhadap deksametason atau kortikosteroid lain
  • Infeksi jamur sistemik yang tidak terkontrol
  • Sedang menerima vaksin virus hidup (live vaccine) saat memakai dosis imunosupresif

Interaksi dengan Obat Lain

  • Obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS/NSAID) seperti ibuprofen dapat meningkatkan risiko tukak dan perdarahan lambung
  • Obat antidiabetes dapat berkurang efeknya karena deksametason menaikkan gula darah
  • Obat diuretik dapat meningkatkan risiko kekurangan kalium (hipokalemia)
  • Vaksin hidup menjadi kurang efektif dan berisiko menimbulkan infeksi
  • Obat pengencer darah (antikoagulan) dapat mengalami perubahan efek

Peringatan Penting

  • Jangan menghentikan Grathazon secara tiba-tiba setelah pemakaian lama; dosis perlu diturunkan bertahap sesuai arahan dokter untuk menghindari gejala putus steroid
  • Penggunaan jangka panjang dapat menekan fungsi kelenjar adrenal dan menurunkan daya tahan tubuh terhadap infeksi
  • Informasikan ke dokter bila memiliki diabetes, hipertensi, tukak lambung, osteoporosis, gangguan hati atau ginjal, maupun sedang mengalami infeksi
  • Hati-hati pada ibu hamil dan menyusui - gunakan hanya bila manfaatnya lebih besar daripada risikonya dan atas pertimbangan dokter
  • Pastikan produk memiliki izin edar resmi dengan mengecek nomor registrasi di cekbpom.pom.go.id
  • Sebagai obat keras, Grathazon hanya boleh digunakan dengan resep dokter

Kategori Ibu Hamil (FDA)

Kategori C - hati-hati

Pertanyaan Umum

Grathazon obat apa?

Grathazon adalah obat kortikosteroid (golongan glukokortikoid) berisi zat aktif deksametason 0,5 mg buatan Graha Farma. Obat ini dipakai untuk mengatasi peradangan dan reaksi alergi, seperti radang sendi, dermatitis, asma berat, lupus, serta gangguan pada kelenjar adrenal. Grathazon termasuk obat keras yang hanya boleh digunakan dengan resep dokter.

Apakah Grathazon bisa dibeli bebas tanpa resep?

Tidak. Grathazon adalah obat keras yang ditandai lingkaran merah, sehingga pembeliannya harus dengan resep dokter. Jangan memakai atau menghentikannya sendiri tanpa arahan tenaga medis, terutama setelah pemakaian jangka panjang. Pastikan pula produk memiliki izin edar resmi dengan mengecek nomornya di cekbpom.pom.go.id.

Apa efek samping utama Grathazon?

Sebagai kortikosteroid, deksametason dalam Grathazon dapat menimbulkan peningkatan nafsu makan, kenaikan berat badan, retensi cairan, naiknya gula darah, gangguan lambung, serta sulit tidur. Pemakaian jangka panjang berisiko menyebabkan osteoporosis, mudah memar, dan menurunnya daya tahan tubuh terhadap infeksi. Segera konsultasikan ke dokter bila muncul efek yang mengganggu.

Referensi Medis

  1. 1. Halodoc - Grathazon 0,5 mg 10 Kaplet (deksametason micronized, produsen Graha Farma, obat keras)
  2. 2. Cek BPOM - Verifikasi izin edar obat
  3. 3. PIONAS BPOM - Informasi Obat Nasional (deksametason/kortikosteroid)

Disclaimer medis: Informasi obat ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi dokter atau apoteker. Selalu baca aturan pakai di kemasan dan ikuti anjuran tenaga medis berlisensi. Jangan menghentikan obat resep tanpa konsultasi.