Lewati ke konten
AntidiareResep dokter

Lopamid

**Lopamid** adalah obat **antidiare** yang mengandung **Loperamide HCl 2 mg** produksi PT Harsen Laboratories. Obat ini dipakai untuk mengatasi **diare akut non-spesifik** dan **diare kronik** dengan cara **memperlambat gerakan (motilitas) usus**, sehingga frekuensi buang air besar berkurang dan tinja menjadi lebih padat.

Nama generik
Loperamide HCl 2 mg
Nama dagang
Lopamid
Disusun Tim Redaksi SehatkuDiperbarui 29 Juni 2026

Indikasi (Untuk apa)

  • Mengatasi diare akut non-spesifik (diare mendadak tanpa penyebab khusus)
  • Membantu mengendalikan diare kronik pada kondisi tertentu atas anjuran dokter
  • Mengurangi frekuensi buang air besar dengan memperlambat motilitas usus sehingga tinja lebih padat

Dosis

Dewasa
Gunakan sesuai petunjuk pada kemasan atau resep dokter. Umumnya Loperamide diminum setelah setiap episode diare (buang air besar cair) dan dihentikan bila BAB sudah normal. Jangan melebihi dosis maksimal harian yang tertera pada kemasan, karena kelebihan dosis dapat memicu gangguan irama jantung yang serius.
Anak
Loperamide tidak dianjurkan untuk anak kecuali atas resep dan pengawasan dokter. Ikuti dosis yang diberikan dokter dan jangan memberikan obat ini pada bayi/balita tanpa anjuran medis.
Lansia
Pada lansia, ikuti dosis dan aturan pakai dari dokter serta pastikan kecukupan cairan; sesuaikan bila ada gangguan hati.

Efek Samping

  • Sembelit (konstipasi)
  • Perut kembung, mual, atau nyeri/kram perut
  • Mulut kering
  • Pusing atau mengantuk
  • Reaksi alergi (ruam, gatal) pada sebagian orang

Kontraindikasi (Tidak boleh untuk)

  • Riwayat hipersensitif (alergi) terhadap Loperamide
  • Diare disertai demam tinggi, darah, atau lendir (kemungkinan disentri/infeksi bakteri) sebaiknya tidak diobati sendiri dengan obat ini
  • Kolitis akut/kolitis ulseratif atau kondisi di mana perlambatan gerak usus berbahaya (mis. ileus, obstruksi usus)
  • Tidak dianjurkan pada anak kecil tanpa pengawasan dokter

Interaksi dengan Obat Lain

  • Obat yang menghambat P-glikoprotein/CYP (mis. kuinidin, ritonavir) dapat meningkatkan kadar Loperamide dalam darah
  • Penggunaan bersama obat lain yang memperlambat gerak usus atau menekan sistem saraf pusat dapat memperkuat efek
  • Kombinasi dengan obat yang memengaruhi irama jantung (memperpanjang interval QT) perlu kehati-hatian; konsultasikan ke dokter atau apoteker

Peringatan Penting

  • Lopamid hanya mengurangi gejala, bukan menyembuhkan penyebab diare; rehidrasi dengan oralit dan cairan tetap yang utama, terutama pada anak dan lansia.
  • Jangan gunakan untuk diare berdarah atau disertai demam tinggi tanpa pemeriksaan dokter.
  • Jangan melampaui dosis yang dianjurkan. Overdosis Loperamide dapat menyebabkan gangguan irama jantung (aritmia) yang berbahaya.
  • Segera hentikan dan periksakan ke dokter bila diare tidak membaik dalam 48 jam, muncul perut kembung/keras, atau tanda dehidrasi.
  • Gunakan hati-hati pada penderita gangguan fungsi hati. Untuk ibu hamil dan menyusui, gunakan hanya atas anjuran dokter.
  • Menurut sumber produk (Medicastore), Lopamid ditandai sebagai Obat Keras (wajib resep dokter), meski golongan Loperamide dapat bervariasi menurut kemasan/registrasi. Pastikan nomor izin edar di cekbpom.pom.go.id dan tebus sesuai golongannya.

Kategori Ibu Hamil (FDA)

Kategori C - hati-hati

Pertanyaan Umum

Lopamid obat apa?

Lopamid adalah obat antidiare yang berisi zat aktif Loperamide HCl 2 mg buatan PT Harsen Laboratories. Obat ini digunakan untuk mengatasi diare akut non-spesifik dan diare kronik dengan cara memperlambat gerakan usus, sehingga buang air besar menjadi lebih jarang dan tinja lebih padat.

Apakah Lopamid harus dengan resep dokter?

Menurut halaman produk Medicastore, Lopamid ditandai sebagai Obat Keras yang memerlukan resep dokter. Perlu dicatat bahwa golongan Loperamide di Indonesia dapat bervariasi (sebagian sediaan tergolong Obat Bebas Terbatas) tergantung kemasan dan registrasi. Untuk memastikan golongan dan keaslian produk, cek nomor izin edar BPOM di cekbpom.pom.go.id dan tanyakan ke apoteker.

Berapa lama boleh minum Lopamid dan kapan harus ke dokter?

Lopamid dipakai jangka pendek sesuai petunjuk kemasan atau resep dokter dan dihentikan bila diare sudah membaik. Segera hentikan dan periksakan ke dokter jika diare tidak membaik dalam 48 jam, disertai demam tinggi, tinja berdarah/berlendir, perut kembung keras, atau tanda dehidrasi. Jangan melebihi dosis karena berisiko mengganggu irama jantung.

Referensi Medis

  1. 1. Medicastore - Lopamid 2 mg Tablet (Loperamide HCl 2 mg, PT Harsen Laboratories)
  2. 2. Cek BPOM - Verifikasi Nomor Izin Edar Obat
  3. 3. PIONAS BPOM - Informasi Obat Nasional Indonesia (Loperamide)

Disclaimer medis: Informasi obat ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi dokter atau apoteker. Selalu baca aturan pakai di kemasan dan ikuti anjuran tenaga medis berlisensi. Jangan menghentikan obat resep tanpa konsultasi.