Lewati ke konten
AntidiareBebas (tanpa resep)

Selediar

Selediar adalah **obat diare** golongan **obat bebas** berbentuk kaplet yang tiap kapletnya mengandung **attapulgite (attapulgit koloidal teraktivasi) 650 mg** dan **pektin 50 mg**. Obat ini dipakai untuk meredakan gejala **diare non-spesifik**: attapulgite bekerja sebagai **adsorben** yang mengikat racun, bakteri, dan kelebihan cairan di saluran cerna, sementara pektin menyerap air sehingga **feses menjadi lebih padat** dan frekuensi buang air besar berkurang. Perlu dipahami bahwa Selediar hanya meredakan **gejala**, bukan mengobati penyebab diare — terapi utama diare akut tetap **rehidrasi dengan oralit**. Selediar terdaftar di BPOM atas nama Sejahtera Lestari Farma dengan nomor registrasi DBL0636700404A1; status izin edarnya dapat Anda periksa sendiri di cekbpom.pom.go.id.

Nama generik
Attapulgite (attapulgit koloidal teraktivasi) + Pectin (pektin)
Nama dagang
Selediar
Disusun Tim Redaksi SehatkuDiperbarui 9 Agustus 2026

Indikasi (Untuk apa)

  • Pengobatan simtomatik diare non-spesifik (diare akut tanpa penyebab spesifik yang teridentifikasi)
  • Membantu memadatkan feses dan mengurangi frekuensi buang air besar pada diare ringan
  • Membantu mengikat racun dan bakteri di saluran cerna sebagai terapi penunjang diare akut
  • Digunakan bersama rehidrasi oral (oralit), bukan sebagai pengganti terapi rehidrasi

Dosis

Dewasa
Dewasa dan anak di atas 12 tahun: umumnya 2 kaplet setiap selesai buang air besar, dengan batas maksimal 12 kaplet dalam 24 jam. Diminum dengan air putih yang cukup. Hentikan pemakaian bila diare sudah berhenti. Aturan pakai dapat berbeda antar kemasan — ikuti petunjuk pada kemasan atau resep dokter.
Anak
Anak usia 6–12 tahun: umumnya 1 kaplet setiap selesai buang air besar, maksimal 6 kaplet dalam 24 jam. Untuk anak di bawah 6 tahun, jangan diberikan tanpa anjuran dokter. Aturan dosis anak dapat berbeda antar kemasan, jadi selalu ikuti petunjuk pada kemasan atau resep dokter.
Lansia
Lansia dapat menggunakan dosis dewasa, namun perlu perhatian ekstra pada risiko dehidrasi, konstipasi, dan interaksi dengan obat rutin (misalnya digoxin atau statin). Sebaiknya konsultasikan dengan dokter atau apoteker lebih dulu.

Efek Samping

  • Konstipasi (sembelit) — efek samping paling umum karena feses menjadi lebih padat
  • Perut terasa penuh, begah, atau kembung
  • Mual ringan
  • Nyeri atau kram perut ringan
  • Penurunan penyerapan zat gizi dan obat lain bila digunakan berlebihan atau jangka panjang
  • Reaksi alergi (jarang): ruam, gatal, bengkak pada wajah atau bibir, sesak napas — segera hentikan dan cari pertolongan medis

Kontraindikasi (Tidak boleh untuk)

  • Hipersensitif (alergi) terhadap attapulgite, pektin, atau komponen lain dalam produk
  • Diare disertai demam tinggi atau feses berdarah/berlendir — curiga infeksi invasif yang butuh penanganan dokter, bukan adsorben
  • Obstruksi usus atau kecurigaan sumbatan saluran cerna
  • Anak di bawah usia yang tertera pada kemasan, kecuali atas petunjuk dokter

Interaksi dengan Obat Lain

  • Attapulgite dapat mengurangi penyerapan obat lain di saluran cerna. Beri jeda minimal 2 jam (idealnya 2–3 jam) antara Selediar dan obat lain
  • Antibiotik tetrasiklin dan trimethoprim — kadar dalam darah dapat menurun sehingga efektivitasnya berkurang
  • Digoxin — penyerapan dapat terganggu, berisiko menurunkan efek obat jantung
  • Lovastatin dan statin lain — penyerapan dapat berkurang
  • Quinidine — kadar obat dapat menurun
  • Suplemen dan vitamin oral — sebaiknya tidak diminum bersamaan dalam waktu berdekatan
  • Informasikan ke dokter atau apoteker seluruh obat, herbal, dan suplemen yang sedang Anda konsumsi

Peringatan Penting

  • Selediar hanya bersifat simtomatik — meredakan gejala, tidak mengobati penyebab diare. Terapi utama diare akut tetap rehidrasi dengan oralit dan cairan yang cukup.
  • Segera ke dokter, jangan mengandalkan obat ini, bila diare disertai demam tinggi, BAB berdarah atau berlendir, kram perut berat, muntah terus-menerus, atau tanda dehidrasi (lemas berat, mulut sangat kering, urine sedikit dan pekat, mata cekung).
  • Hentikan pemakaian dan periksakan diri bila diare tidak membaik dalam 2 hari atau justru memburuk.
  • Diare pada bayi dan anak kecil berisiko dehidrasi cepat. Jangan berikan obat diare tanpa konsultasi dokter; prioritaskan oralit dan zinc sesuai anjuran tenaga kesehatan.
  • Jangan melebihi dosis maksimum harian yang tertera pada kemasan karena berisiko konstipasi dan gangguan penyerapan nutrisi.
  • Beri tahu dokter atau apoteker bila Anda punya riwayat alergi obat atau makanan, sedang hamil atau menyusui, atau memiliki penyakit kronis dan sedang minum obat rutin.
  • Belum ada kategori keamanan kehamilan resmi untuk kombinasi attapulgite dan pektin. Ibu hamil dan menyusui sebaiknya berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan obat ini.
  • Selediar termasuk golongan Obat Bebas (lingkaran hijau) sehingga bisa dibeli tanpa resep. Berbeda dengan itu, obat yang berlogo lingkaran merah (obat keras) tetap wajib dengan resep dokter dan tidak boleh dibeli bebas.
  • Pastikan produk yang Anda beli terdaftar dan berstatus berlaku di BPOM. Cek nomor izin edarnya di cekbpom.pom.go.id sebelum membeli, terutama saat membeli lewat toko online.
  • Simpan pada suhu ruang, terlindung dari cahaya dan lembap, serta jauhkan dari jangkauan anak-anak.

Kategori Ibu Hamil (FDA)

Belum diklasifikasi

Pertanyaan Umum

Selediar obat apa?

Selediar adalah obat diare yang tiap kapletnya mengandung attapulgite (attapulgit koloidal teraktivasi) 650 mg dan pektin 50 mg. Obat ini termasuk golongan adsorben usus: attapulgite mengikat racun, bakteri, dan kelebihan cairan di saluran cerna, sedangkan pektin menyerap air sehingga feses lebih padat dan frekuensi BAB berkurang. Selediar dipakai untuk meredakan gejala diare non-spesifik, bukan untuk mengobati penyebabnya. Produk ini terdaftar di BPOM atas nama Sejahtera Lestari Farma dengan nomor DBL0636700404A1 — nomor tersebut bisa Anda verifikasi di cekbpom.pom.go.id.

Apakah Selediar harus pakai resep dokter?

Tidak. Selediar termasuk golongan Obat Bebas (ditandai lingkaran hijau pada kemasan), terlihat dari prefiks nomor registrasi BPOM DBL yang berarti obat jadi nama dagang golongan bebas produksi lokal. Artinya Selediar bisa dibeli di apotek atau toko obat tanpa resep dokter. Meski begitu, tetap baca aturan pakai pada kemasan dan tanyakan ke apoteker bila Anda sedang minum obat lain. Perlu diingat, obat berlogo lingkaran merah (obat keras) tetap wajib menggunakan resep dokter. Sebelum membeli, pastikan nomor izin edarnya masih berlaku lewat cekbpom.pom.go.id.

Kapan diare tidak boleh hanya diobati dengan Selediar?

Selediar hanya meredakan gejala. Anda harus ke dokter jika diare disertai demam tinggi, BAB berdarah atau berlendir, kram perut hebat, muntah terus-menerus, atau tanda dehidrasi seperti lemas berat, mulut sangat kering, dan urine sedikit — kondisi ini mengarah pada infeksi yang membutuhkan penanganan khusus. Diare pada bayi, anak kecil, lansia, dan orang dengan daya tahan tubuh lemah juga sebaiknya dievaluasi dokter. Ingat bahwa terapi utama diare akut adalah rehidrasi dengan oralit, bukan obat adsorben. Bila diare tidak membaik dalam 2 hari, hentikan pemakaian dan periksakan diri.

Obat Terkait (Antidiare)

Lihat daftar lengkap di indeks obat.

Kondisi yang Umumnya Ditangani

Daftar ini menunjukkan kondisi yang umumnya ditangani dengan obat golongan Antidiare — bukan anjuran pengobatan. Diagnosis dan pilihan obat harus ditentukan dokter.

Tools kesehatan terkait

Coba kalkulator gratis yang relevan dengan topik ini.

Referensi Medis

  1. 1. BPOM Cek Produk — detail registrasi SELEDIAR (DBL0636700404A1), komposisi Attapulgite dan Pectin
  2. 2. Alodokter — Selediar: kandungan, golongan obat bebas, aturan pakai dan peringatan
  3. 3. PIONAS BPOM — Pusat Informasi Obat Nasional, informasi obat saluran cerna dan antidiare

Disclaimer medis: Informasi obat ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi dokter atau apoteker. Selalu baca aturan pakai di kemasan dan ikuti anjuran tenaga medis berlisensi. Jangan menghentikan obat resep tanpa konsultasi.