Lewati ke konten
Antiplatelet / Pengencer DarahResep dokter

Miniaspi

**Miniaspi** adalah tablet **asetosal (aspirin) dosis rendah** dari Mersifarma yang berisi **acetylsalicylic acid 80 mg** dan bekerja sebagai **antiplatelet** (pengencer darah). Obat ini dipakai untuk **mencegah pembekuan darah** sehingga menurunkan risiko **serangan jantung**, **serangan jantung ulang (reinfark)**, serta serangan ulang **Transient Ischemic Attack (TIA)**. Miniaspi termasuk **obat keras** yang hanya boleh digunakan dengan **resep dokter**.

Nama generik
Acetylsalicylic acid (asam asetilsalisilat / asetosal / aspirin)
Nama dagang
Miniaspi
Disusun Tim Redaksi SehatkuDiperbarui 15 Juli 2026

Indikasi (Untuk apa)

  • Mengurangi risiko trombosis koroner lebih lanjut dan serangan jantung ulang (reinfark) pada pasien dengan riwayat penyakit jantung
  • Menurunkan risiko kematian dan risiko infark miokard (serangan jantung) pada pasien berisiko tinggi
  • Mencegah pembentukan trombus (bekuan darah) setelah operasi aortocoronary bypass
  • Mengurangi risiko serangan ulang Transient Ischemic Attack (TIA) dan stroke iskemik pada pasien tertentu

Dosis

Dewasa
Sebagai antiplatelet, dosis lazim asetosal dosis rendah adalah 80-160 mg per hari, diminum setelah makan untuk mengurangi iritasi lambung. Ikuti petunjuk pada kemasan atau resep dokter; jangan menaikkan atau menghentikan dosis sendiri.
Anak
Tidak dianjurkan untuk anak dan remaja, terutama yang sedang mengalami infeksi virus (flu, cacar air, demam), karena risiko sindrom Reye yang berbahaya. Penggunaan pada anak hanya atas indikasi khusus dan pengawasan ketat dokter.
Lansia
Pasien lanjut usia lebih rentan terhadap perdarahan saluran cerna; gunakan dengan hati-hati dan pada dosis efektif terendah sesuai anjuran dokter.

Efek Samping

  • Iritasi lambung, nyeri ulu hati, mual, dan dispepsia
  • Peningkatan risiko perdarahan (mudah memar, gusi berdarah, mimisan) karena efek pengencer darah
  • Perdarahan saluran cerna atau tukak lambung, kadang tanpa gejala jelas (tinja hitam)
  • Reaksi alergi seperti ruam, gatal, biduran, hingga sesak napas pada orang yang sensitif
  • Telinga berdenging (tinnitus) yang umumnya muncul pada dosis tinggi

Kontraindikasi (Tidak boleh untuk)

  • Riwayat alergi/hipersensitivitas terhadap asetosal, aspirin, atau obat golongan NSAID lain
  • Tukak lambung atau tukak usus aktif dan riwayat perdarahan saluran cerna
  • Gangguan pembekuan darah seperti hemofilia atau kecenderungan perdarahan
  • Asma yang dipicu oleh aspirin/NSAID (aspirin-induced asthma)
  • Anak dan remaja dengan infeksi virus karena risiko sindrom Reye
  • Gangguan hati atau ginjal yang berat

Interaksi dengan Obat Lain

  • Obat antikoagulan (mis. warfarin, heparin) - meningkatkan risiko perdarahan
  • Obat antiplatelet lain (mis. clopidogrel) dan NSAID lain - menambah risiko perdarahan dan iritasi lambung
  • Kortikosteroid - meningkatkan risiko tukak dan perdarahan lambung
  • Metotreksat - asetosal dapat meningkatkan kadar dan toksisitasnya
  • Obat antidiabetes - efek penurun gula darah dapat meningkat
  • Obat antihipertensi (ACE inhibitor, diuretik) - efeknya dapat berkurang

Peringatan Penting

  • Miniaspi adalah obat keras yang hanya boleh digunakan dengan resep dan pengawasan dokter; jangan konsumsi tanpa indikasi medis.
  • Minum setelah makan untuk mengurangi iritasi lambung, dan segera hentikan lalu hubungi dokter bila muncul tanda perdarahan (tinja hitam, muntah seperti kopi, memar tak wajar).
  • Beri tahu dokter/dokter gigi jika akan menjalani operasi atau tindakan gigi, karena obat mungkin perlu dihentikan sementara.
  • Jangan diberikan kepada anak/remaja dengan gejala infeksi virus karena risiko sindrom Reye.
  • Hindari penggunaan pada kehamilan trimester ketiga kecuali atas perintah dokter, dan informasikan bila sedang hamil atau menyusui.
  • Pastikan produk memiliki nomor izin edar BPOM dengan mengeceknya di cekbpom.pom.go.id sebelum digunakan.

Kategori Ibu Hamil (FDA)

Kategori C - hati-hati

Pertanyaan Umum

Miniaspi obat apa?

Miniaspi adalah obat berisi acetylsalicylic acid (asetosal/aspirin) 80 mg produksi Mersifarma yang tergolong antiplatelet atau pengencer darah dosis rendah. Obat ini digunakan untuk mencegah pembekuan darah sehingga membantu menurunkan risiko serangan jantung, serangan jantung ulang, dan serangan ulang TIA/stroke pada pasien tertentu. Miniaspi termasuk obat keras yang wajib dengan resep dokter.

Apakah Miniaspi bisa dibeli bebas tanpa resep dokter?

Tidak. Miniaspi berstatus obat keras sehingga hanya boleh diperoleh dan digunakan dengan resep dokter. Penggunaan asetosal sebagai pengencer darah perlu penilaian medis karena berkaitan dengan risiko perdarahan. Sebelum membeli, pastikan produk terdaftar resmi dengan mengecek nomor izin edarnya di cekbpom.pom.go.id.

Kapan dan bagaimana Miniaspi sebaiknya diminum?

Miniaspi umumnya diminum setelah makan untuk mengurangi iritasi lambung, dengan dosis sesuai resep dokter atau petunjuk pada kemasan (tidak dianjurkan menaikkan atau menghentikan dosis sendiri). Segera hubungi dokter bila muncul tanda perdarahan seperti tinja berwarna hitam, memar berlebihan, atau nyeri ulu hati hebat. Obat ini tidak untuk anak/remaja dengan infeksi virus karena risiko sindrom Reye.

Tools kesehatan terkait

Coba kalkulator gratis yang relevan dengan topik ini.

Referensi Medis

  1. 1. MedicaStore - Miniaspi 80 mg Tablet (Acetylsalicylic acid 80 mg, Mersifarma Tirmaku Mercusana, golongan antiplatelet, obat keras)
  2. 2. Cek BPOM - Verifikasi nomor izin edar dan legalitas produk Miniaspi
  3. 3. PIONAS BPOM - Informasi obat Miniaspi dan asetosal

Disclaimer medis: Informasi obat ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi dokter atau apoteker. Selalu baca aturan pakai di kemasan dan ikuti anjuran tenaga medis berlisensi. Jangan menghentikan obat resep tanpa konsultasi.