Briclot
Briclot adalah **obat pengencer darah** golongan **antiplatelet** dengan kandungan **Ticagrelor 90 mg** yang bekerja menghambat penggumpalan keping darah (platelet). Obat ini digunakan bersama **aspirin dosis rendah** untuk mencegah kejadian trombotik seperti serangan jantung dan stroke pada pasien **sindrom koroner akut**. Briclot termasuk **obat keras** yang hanya boleh digunakan dengan resep dokter.
- Nama generik
- Ticagrelor
- Nama dagang
- Briclot
Indikasi (Untuk apa)
- Pencegahan kejadian aterotrombotik (kematian kardiovaskular, infark miokard/serangan jantung, dan stroke) pada pasien sindrom koroner akut, mencakup angina tidak stabil, NSTEMI, dan STEMI
- Digunakan bersama asam asetilsalisilat (aspirin) dosis rendah sebagai terapi antiplatelet ganda
- Termasuk pasien yang dikelola secara medis maupun yang menjalani intervensi koroner perkutan (PCI) atau bedah pintas arteri koroner (CABG)
Dosis
Efek Samping
- Perdarahan dan mudah memar (mimisan, gusi berdarah, luka sulit berhenti berdarah)
- Sesak napas (dispnea) yang merupakan efek samping khas ticagrelor
- Peningkatan kadar asam urat dalam darah
- Pusing dan sakit kepala
- Mual atau gangguan pencernaan
Kontraindikasi (Tidak boleh untuk)
- Riwayat hipersensitivitas terhadap ticagrelor atau komponen obat
- Perdarahan patologis aktif (misalnya perdarahan saluran cerna)
- Riwayat perdarahan intrakranial (stroke perdarahan)
- Gangguan fungsi hati berat
Interaksi dengan Obat Lain
- Obat pengencer darah atau antiplatelet lain (mis. antikoagulan, NSAID) dapat meningkatkan risiko perdarahan
- Penghambat kuat CYP3A4 seperti ketokonazol, klaritromisin, dan ritonavir dapat meningkatkan kadar ticagrelor
- Penginduksi CYP3A4 seperti rifampisin dapat menurunkan efektivitas ticagrelor
- Dosis pemeliharaan aspirin yang tinggi dapat mengurangi efektivitas ticagrelor
- Dapat meningkatkan kadar simvastatin/lovastatin dan digoksin dalam darah
Peringatan Penting
- Merupakan obat keras bertanda lingkaran merah yang hanya boleh digunakan dengan resep dokter
- Meningkatkan risiko perdarahan; segera hubungi dokter bila muncul perdarahan yang tidak biasa atau sulit berhenti
- Jangan menghentikan obat secara mendadak karena dapat memicu serangan jantung atau stroke
- Beri tahu dokter atau dokter gigi sebelum tindakan operasi atau prosedur, karena obat biasanya perlu dihentikan beberapa hari sebelumnya
- Selalu periksa nomor izin edar pada kemasan melalui cekbpom.pom.go.id untuk memastikan keaslian produk
Kategori Ibu Hamil (FDA)
Pertanyaan Umum
Briclot obat apa?
Briclot adalah obat antiplatelet (pengencer darah) yang mengandung Ticagrelor 90 mg dari Dexa Medica. Obat ini bekerja menghambat reseptor P2Y12 sehingga mencegah penggumpalan keping darah. Briclot digunakan bersama aspirin dosis rendah untuk mencegah serangan jantung, stroke, dan kematian kardiovaskular pada pasien sindrom koroner akut. Briclot termasuk obat keras yang memerlukan resep dokter.
Apakah Briclot bisa dibeli tanpa resep dokter?
Tidak. Briclot adalah obat keras yang ditandai lingkaran merah, sehingga hanya boleh dibeli dan digunakan dengan resep dokter. Dokter perlu menyesuaikan penggunaannya dengan kondisi jantung dan risiko perdarahan Anda. Anda dapat memastikan keaslian dan izin edar produk melalui cekbpom.pom.go.id.
Apa efek samping Briclot yang paling umum?
Efek samping yang paling sering adalah kecenderungan mudah berdarah atau memar (seperti mimisan atau gusi berdarah) dan sesak napas (dispnea) yang khas untuk ticagrelor. Efek lain dapat berupa peningkatan asam urat, pusing, dan mual. Segera hubungi dokter bila terjadi perdarahan yang sulit berhenti atau sesak napas yang mengganggu, dan jangan menghentikan obat sendiri tanpa arahan dokter.
Obat Terkait (Antiplatelet / Pengencer Darah)
Lihat daftar lengkap di indeks obat.
Tools kesehatan terkait
Coba kalkulator gratis yang relevan dengan topik ini.
Referensi Medis
Disclaimer medis: Informasi obat ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi dokter atau apoteker. Selalu baca aturan pakai di kemasan dan ikuti anjuran tenaga medis berlisensi. Jangan menghentikan obat resep tanpa konsultasi.