Neo Rheumacyl
Neo Rheumacyl adalah obat pereda nyeri berisi kombinasi **ibuprofen** (golongan **OAINS/NSAID**) dan **paracetamol** dalam satu tablet, dipakai untuk meringankan **nyeri otot dan sendi** seperti pegal linu, encok, nyeri pinggang dan punggung, nyeri haid, nyeri setelah pembedahan, serta membantu **menurunkan demam**. Produk ini diproduksi PT Tempo Scan Pacific dan termasuk **Obat Bebas Terbatas** (logo lingkaran biru dengan tanda peringatan), sehingga dapat dibeli tanpa resep di apotek atau toko obat berizin. Perlu dicatat bahwa **Neo Rheumacyl adalah lini produk, bukan satu formula**: ada varian Neuro (ibuprofen dengan vitamin B1, B6, dan B12), varian Oralinu berupa sediaan cair minum, serta varian oles berupa krim atau gel yang komposisinya berbeda, jadi selalu baca kemasan sebelum memakai.
- Nama generik
- Ibuprofen + Paracetamol (kombinasi dosis tetap)
- Nama dagang
- Neo Rheumacyl
Indikasi (Untuk apa)
- Meringankan nyeri otot dan sendi: pegal linu, encok, nyeri pinggang dan nyeri punggung
- Meringankan nyeri haid (dismenore)
- Meringankan nyeri sesudah pembedahan atau nyeri pasca tindakan, sesuai anjuran dokter
- Meringankan nyeri ringan sampai sedang lain seperti sakit kepala dan sakit gigi (efek analgesik ibuprofen dan paracetamol)
- Membantu menurunkan demam (efek antipiretik)
- Catatan: obat ini meredakan gejala nyeri dan demam, bukan menyembuhkan penyebab dasarnya seperti asam urat, rematik, atau infeksi
Dosis
Efek Samping
- Keluhan saluran cerna: mual, muntah, nyeri ulu hati, perut kembung, dispepsia
- Diare atau sembelit
- Pusing, sakit kepala ringan, atau rasa mengantuk
- Ruam kulit, gatal, atau biduran sebagai reaksi hipersensitivitas
- Serius namun jarang: tukak lambung, perdarahan saluran cerna (muntah darah, tinja hitam seperti aspal)
- Serius namun jarang: serangan asma atau bronkospasme pada orang yang sensitif terhadap OAINS
- Serius namun jarang: gangguan fungsi ginjal, terutama pada pemakaian jangka panjang, dehidrasi, atau lansia
- Serius namun jarang: gangguan hati akibat kelebihan dosis paracetamol
- Serius namun sangat jarang: reaksi alergi berat (pembengkakan wajah, bibir, sesak napas) dan reaksi kulit berat; segera cari pertolongan medis
Kontraindikasi (Tidak boleh untuk)
- Riwayat hipersensitif atau alergi terhadap ibuprofen, paracetamol, aspirin, atau OAINS lain
- Tukak lambung atau tukak duodenum aktif, serta riwayat perdarahan saluran cerna terkait pemakaian OAINS
- Asma yang dipicu OAINS, termasuk riwayat rinitis, urtikaria, atau polip hidung setelah memakai aspirin atau OAINS
- Gangguan fungsi hati berat atau penyakit hati aktif
- Gangguan fungsi ginjal berat
- Gagal jantung berat
- Kehamilan trimester ketiga
- Penanganan nyeri setelah operasi bypass arteri koroner (CABG)
Interaksi dengan Obat Lain
- Obat lain yang mengandung paracetamol (obat flu, obat batuk pilek, pereda nyeri kombinasi): risiko overdosis paracetamol dan kerusakan hati; jangan diminum bersamaan
- OAINS lain atau aspirin: meningkatkan risiko iritasi dan perdarahan lambung tanpa menambah manfaat
- Antikoagulan seperti warfarin dan antiplatelet: meningkatkan risiko perdarahan
- Kortikosteroid: meningkatkan risiko tukak dan perdarahan saluran cerna
- Antidepresan golongan SSRI: meningkatkan risiko perdarahan saluran cerna
- Obat antihipertensi (ACE inhibitor, ARB) dan diuretik: efek penurun tekanan darah dapat berkurang dan risiko gangguan ginjal meningkat
- Litium dan metotreksat: kadar dalam darah dapat meningkat sehingga risiko toksisitas bertambah
- Alkohol: meningkatkan risiko perdarahan lambung dan kerusakan hati
Peringatan Penting
- Neo Rheumacyl tablet termasuk Obat Bebas Terbatas (logo lingkaran biru dengan tanda peringatan), sehingga boleh dibeli tanpa resep di apotek atau toko obat berizin. Berbeda dengan obat keras (logo lingkaran merah dengan huruf K) yang wajib dengan resep dokter. Tetap baca dan patuhi tanda peringatan pada kemasan.
- Pastikan produk yang Anda beli terdaftar di BPOM. Nomor izin edar yang dicantumkan untuk Neo Rheumacyl tablet adalah DTL1122702410B1. Anda dapat mengecek keaslian dan status pendaftarannya di cekbpom.pom.go.id. Hindari produk tanpa nomor izin edar atau yang dijual di kanal tidak resmi.
- Merek Neo Rheumacyl adalah lini produk dengan banyak varian berbeda komposisi: varian Neuro berisi ibuprofen dengan vitamin B1, B6, dan B12 (tanpa paracetamol), varian Oralinu berupa sediaan cair minum, serta varian oles berupa krim atau gel untuk pemakaian luar. Jangan menyamakan aturan pakai antar varian; baca komposisi pada kemasan masing-masing.
- Terdapat perbedaan data kekuatan paracetamol antar sumber untuk tablet ini, sehingga jangan berpatokan pada angka yang beredar di internet. Selalu periksa komposisi yang tertera pada kemasan produk yang Anda beli sebelum menghitung total asupan paracetamol harian dari seluruh obat yang Anda minum.
- Selalu minum sesudah makan untuk mengurangi risiko iritasi lambung, dan jangan memakai melebihi dosis atau lama pemakaian yang dianjurkan.
- Hentikan pemakaian dan segera ke dokter bila muncul muntah darah, tinja hitam, nyeri ulu hati hebat, sesak napas, bengkak pada wajah, kulit atau mata menguning, atau ruam yang meluas.
- Tidak dianjurkan untuk ibu hamil, terutama pada trimester ketiga karena OAINS dapat memengaruhi janin dan proses persalinan, serta tidak dianjurkan untuk ibu menyusui tanpa persetujuan dokter.
- Konsultasikan lebih dulu bila Anda memiliki penyakit lambung, ginjal, hati, jantung, hipertensi, asma, punya riwayat alergi obat, berusia lanjut, atau sedang memakai obat rutin lain.
- Informasi ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi, diagnosis, atau resep dari dokter maupun apoteker.
Kategori Ibu Hamil (FDA)
Pertanyaan Umum
Neo Rheumacyl obat apa?
Neo Rheumacyl (tablet) adalah obat pereda nyeri berisi kombinasi ibuprofen dan paracetamol. Ibuprofen termasuk OAINS/NSAID yang meredakan nyeri sekaligus peradangan, sedangkan paracetamol bekerja sebagai analgesik dan antipiretik. Kombinasi ini digunakan untuk meringankan nyeri otot dan sendi (pegal linu, encok, nyeri pinggang dan punggung), nyeri haid, nyeri setelah pembedahan, serta membantu menurunkan demam. Produk ini dibuat oleh PT Tempo Scan Pacific. Perlu diingat, Neo Rheumacyl adalah lini produk: varian Neuro, Oralinu, serta varian oles berupa krim atau gel memiliki komposisi yang berbeda, jadi periksa kemasan sebelum memakai.
Apakah Neo Rheumacyl bisa dibeli tanpa resep dokter?
Bisa. Neo Rheumacyl tablet tergolong Obat Bebas Terbatas dengan logo lingkaran biru yang disertai tanda peringatan, sehingga dapat dibeli tanpa resep di apotek atau toko obat berizin. Meski begitu, statusnya bukan berarti bebas risiko: obat ini mengandung OAINS yang dapat mengiritasi lambung dan memengaruhi ginjal, sehingga pemakaian sendiri sebaiknya dibatasi hanya beberapa hari dan dihentikan bila keluhan tidak membaik. Bandingkan dengan obat keras yang bertanda lingkaran merah berhuruf K, yang wajib memakai resep dokter. Sebelum membeli, pastikan produk terdaftar di BPOM dengan mengecek nomor izin edarnya di cekbpom.pom.go.id.
Siapa yang sebaiknya tidak memakai Neo Rheumacyl?
Obat ini sebaiknya dihindari oleh orang dengan riwayat alergi terhadap ibuprofen, paracetamol, aspirin, atau OAINS lain; penderita tukak lambung aktif atau riwayat perdarahan saluran cerna; penderita asma yang dipicu OAINS; serta pasien dengan gangguan hati atau ginjal berat. Ibu hamil, terutama trimester ketiga, dan ibu menyusui tidak dianjurkan memakainya tanpa persetujuan dokter. Lansia dan pengguna antikoagulan perlu berhati-hati. Satu risiko yang sering terlewat adalah overdosis paracetamol bila obat ini diminum bersama obat flu atau pereda nyeri lain yang juga mengandung paracetamol, jadi periksa komposisi setiap obat yang Anda minum dan konsultasikan dengan dokter atau apoteker.
Obat Terkait (Analgesik / Antipiretik)
Lihat daftar lengkap di indeks obat.
Kondisi yang Umumnya Ditangani
Daftar ini menunjukkan kondisi yang umumnya ditangani dengan obat golongan Analgesik / Antipiretik — bukan anjuran pengobatan. Diagnosis dan pilihan obat harus ditentukan dokter.
Tools kesehatan terkait
Coba kalkulator gratis yang relevan dengan topik ini.
Referensi Medis
Disclaimer medis: Informasi obat ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi dokter atau apoteker. Selalu baca aturan pakai di kemasan dan ikuti anjuran tenaga medis berlisensi. Jangan menghentikan obat resep tanpa konsultasi.