Pacetik
Pacetik adalah obat penurun demam sekaligus pereda nyeri dengan zat aktif tunggal **Paracetamol (acetaminophen)**. Pacetik dipakai untuk menurunkan demam dan meredakan nyeri ringan sampai sedang seperti **sakit kepala**, **sakit gigi**, **nyeri otot**, dan **nyeri haid**, termasuk demam yang menyertai flu maupun demam setelah imunisasi. Produk ini dibuat oleh **PT Yekatria Farma** dan termasuk golongan **obat bebas** (logo lingkaran hijau), sehingga boleh dibeli tanpa resep dokter. Tersedia sebagai kaplet untuk dewasa dan sirup 120 mg per 5 mL yang ditujukan untuk anak. Sebelum membeli, pastikan nomor izin edarnya terdaftar lewat **cekbpom.pom.go.id**, dan ingat bahwa obat golongan **obat keras** (lingkaran merah bergaris hitam) tetap wajib dengan resep dokter.
- Nama generik
- Paracetamol (acetaminophen)
- Nama dagang
- Pacetik
Indikasi (Untuk apa)
- Menurunkan demam (antipiretik), termasuk demam yang menyertai flu/influenza dan demam setelah imunisasi
- Meredakan sakit kepala ringan sampai sedang
- Meredakan sakit gigi
- Meredakan nyeri otot (mialgia) dan pegal-pegal
- Meredakan nyeri haid (dismenore)
- Sediaan sirup 120 mg/5 mL ditujukan sebagai penurun demam dan pereda nyeri untuk anak
Dosis
Efek Samping
- Umumnya ditoleransi baik pada dosis yang dianjurkan; efek samping relatif jarang
- Mual, muntah, atau rasa tidak nyaman di perut
- Ruam kulit, gatal, atau reaksi alergi (bengkak pada wajah/bibir, sesak napas) yang membutuhkan pertolongan medis segera
- Peningkatan enzim hati; pada overdosis dapat terjadi kerusakan hati berat (hepatotoksisitas) yang mengancam jiwa
- Sangat jarang: kelainan darah seperti trombositopenia, leukopenia, atau agranulositosis
- Sangat jarang: reaksi kulit serius seperti Stevens-Johnson Syndrome dan nekrolisis epidermal toksik
Kontraindikasi (Tidak boleh untuk)
- Riwayat hipersensitivitas atau alergi terhadap paracetamol/acetaminophen
- Penderita gangguan fungsi hati berat atau penyakit hati aktif, kecuali atas pertimbangan dokter
- Tidak boleh digunakan bersamaan dengan obat lain yang juga mengandung paracetamol
Interaksi dengan Obat Lain
- Alkohol: meningkatkan risiko kerusakan hati; hindari konsumsi alkohol selama memakai paracetamol
- Obat flu, batuk-pilek, atau pereda nyeri kombinasi yang juga mengandung paracetamol: berisiko dosis ganda (double dosing) tanpa disadari
- Warfarin dan antikoagulan oral lain: penggunaan paracetamol jangka panjang dapat meningkatkan efek antikoagulan sehingga risiko perdarahan bertambah
- Obat penginduksi enzim hati seperti rifampisin, fenitoin, karbamazepin, fenobarbital, dan isoniazid: dapat memengaruhi metabolisme paracetamol dan meningkatkan risiko toksisitas hati
- Kolestiramin dapat mengurangi penyerapan paracetamol bila diminum berdekatan
Peringatan Penting
- Jangan melebihi dosis maksimal 4 gram paracetamol per hari untuk dewasa. Overdosis dapat menyebabkan kerusakan hati permanen bahkan kematian, dan gejalanya sering baru muncul setelah 24-48 jam.
- Periksa komposisi semua obat yang Anda minum. Banyak obat flu, obat batuk-pilek, dan pereda nyeri kombinasi mengandung paracetamol, sehingga meminumnya bersama Pacetik berisiko dosis ganda.
- Jangan memakai lebih dari 10 hari berturut-turut untuk nyeri atau 3 hari untuk demam tanpa konsultasi dokter.
- Beri tahu dokter atau apoteker bila Anda punya riwayat alergi obat, khususnya terhadap paracetamol/acetaminophen, sebelum memakai Pacetik.
- Hati-hati pada penderita gangguan hati atau ginjal, peminum alkohol, orang dengan gizi kurang atau berat badan rendah.
- Segera cari pertolongan medis bila muncul tanda bahaya: kulit atau mata menguning, nyeri hebat di perut kanan atas, urine berwarna gelap, muntah terus-menerus, demam tinggi yang tidak turun atau disertai kejang, ruam yang meluas atau melepuh, serta bengkak pada wajah/bibir atau sesak napas.
- Bila terlanjur minum melebihi dosis, segera ke IGD terdekat walaupun belum merasakan gejala apa pun.
- Perhatikan varian produk: Pacetik BP Syrup adalah produk berbeda (kombinasi Paracetamol + Guaifenesin + CTM) yang termasuk obat bebas terbatas untuk batuk pilek, bukan Pacetik paracetamol tunggal.
- Ibu hamil dan menyusui sebaiknya berkonsultasi lebih dulu dengan dokter, meski paracetamol umumnya dinilai sebagai pilihan yang relatif aman.
- Selalu cek keaslian dan status izin edar produk di cekbpom.pom.go.id; obat golongan obat keras wajib dibeli dengan resep dokter dan tidak boleh dipakai untuk pengobatan sendiri.
Kategori Ibu Hamil (FDA)
Pertanyaan Umum
Pacetik obat apa?
Pacetik adalah obat dengan zat aktif tunggal Paracetamol (acetaminophen) yang berfungsi sebagai penurun demam (antipiretik) dan pereda nyeri (analgesik) ringan sampai sedang, misalnya sakit kepala, sakit gigi, nyeri otot, nyeri haid, serta demam karena flu atau setelah imunisasi. Pacetik diproduksi PT Yekatria Farma, tersedia dalam bentuk kaplet untuk dewasa dan sirup 120 mg/5 mL untuk anak.
Apakah Pacetik harus pakai resep dokter?
Tidak. Pacetik termasuk golongan obat bebas dengan penanda logo lingkaran hijau, sehingga bisa dibeli di apotek tanpa resep dokter. Meski begitu, tetap ikuti aturan pakai di kemasan dan jangan memakainya lebih dari 3 hari untuk demam atau 10 hari untuk nyeri tanpa berkonsultasi. Anda dapat memverifikasi nomor izin edarnya di cekbpom.pom.go.id; obat lain yang berlogo lingkaran merah bergaris hitam (obat keras) tetap wajib memakai resep dokter.
Bolehkah Pacetik diminum bersama obat flu atau pereda nyeri lain?
Sebaiknya tidak, sebelum Anda memeriksa komposisinya. Banyak obat flu dan obat batuk-pilek kombinasi sudah mengandung paracetamol, sehingga meminumnya bersama Pacetik dapat menyebabkan dosis ganda dan melewati batas aman 4 gram paracetamol per hari untuk dewasa. Kelebihan dosis paracetamol berisiko menimbulkan kerusakan hati berat, apalagi bila disertai konsumsi alkohol. Tanyakan ke apoteker atau dokter bila ragu. Perlu diingat juga, Pacetik BP Syrup adalah produk berbeda berisi kombinasi paracetamol, guaifenesin, dan CTM untuk batuk pilek, dan tergolong obat bebas terbatas.
Obat Terkait (Analgesik / Antipiretik)
Lihat daftar lengkap di indeks obat.
Kondisi yang Umumnya Ditangani
Daftar ini menunjukkan kondisi yang umumnya ditangani dengan obat golongan Analgesik / Antipiretik — bukan anjuran pengobatan. Diagnosis dan pilihan obat harus ditentukan dokter.
Tools kesehatan terkait
Coba kalkulator gratis yang relevan dengan topik ini.
Referensi Medis
Disclaimer medis: Informasi obat ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi dokter atau apoteker. Selalu baca aturan pakai di kemasan dan ikuti anjuran tenaga medis berlisensi. Jangan menghentikan obat resep tanpa konsultasi.