Neuropyron V
**Neuropyron V** adalah **obat keras** berisi kombinasi analgesik **Methampyron (metamizol/dipiron)** dengan **vitamin neurotropik B1, B6, dan B12** yang digunakan untuk meredakan **nyeri saraf**, **neuritis dan neuralgia** (seperti neuralgia trigeminal dan skiatika), nyeri rematik, serta sakit kepala, sekaligus membantu menutrisi kesehatan saraf. Karena berlogo lingkaran merah, obat ini hanya boleh digunakan dengan **resep dokter**.
- Nama generik
- Methampyron (Metamizole/Dipyrone sodium) 500 mg + Thiamine HCl (Vitamin B1) 50 mg + Pyridoxine HCl (Vitamin B6) 100 mg + Cyanocobalamin (Vitamin B12) 100 mcg
- Nama dagang
- Neuropyron V
Indikasi (Untuk apa)
- Meredakan nyeri berat akibat neuritis dan neuralgia, misalnya neuralgia trigeminal dan skiatika (sciatica)
- Meredakan nyeri saraf (neuropati) dan nyeri akibat gangguan saraf tepi
- Meredakan nyeri rematik serta nyeri otot dan sendi
- Meredakan sakit kepala
- Kandungan vitamin B1, B6, dan B12 membantu menutrisi dan menjaga kesehatan saraf
Dosis
Efek Samping
- Reaksi alergi seperti ruam kulit dan gatal, hingga reaksi berat (anafilaksis)
- Agranulositosis dan gangguan darah lain (leukopenia, trombositopenia) — jarang tetapi serius
- Penurunan tekanan darah (hipotensi)
- Gangguan saluran cerna seperti mual atau nyeri ulu hati
- Warna urin dapat berubah kemerahan (umumnya tidak berbahaya)
- Penggunaan vitamin B6 (piridoksin) dosis tinggi jangka panjang dapat menimbulkan gangguan saraf tepi
Kontraindikasi (Tidak boleh untuk)
- Hipersensitif terhadap metamizol/dipiron, turunan pirazolon, atau komponen obat lainnya
- Riwayat agranulositosis atau gangguan produksi sel darah dari sumsum tulang
- Riwayat asma atau bronkospasme yang dipicu obat pereda nyeri (analgesic-induced asthma)
- Penderita defisiensi enzim G6PD dan porfiria akut intermiten
- Kehamilan (terutama trimester ketiga) dan masa menyusui
- Bayi dan anak di bawah batas usia/berat badan yang ditentukan
Interaksi dengan Obat Lain
- Obat pereda nyeri/NSAID lain — dapat meningkatkan risiko efek samping
- Klorpromazin — dapat memicu penurunan suhu tubuh berat (hipotermia)
- Siklosporin — metamizol dapat menurunkan kadarnya dalam darah
- Metotreksat — meningkatkan risiko toksisitas terhadap sel darah
- Obat pengencer darah (antikoagulan) dan alkohol
- Levodopa — vitamin B6 dosis tinggi dapat menurunkan efektivitasnya
Peringatan Penting
- Neuropyron V adalah obat keras (logo lingkaran merah) yang wajib dengan resep dokter dan tidak boleh digunakan untuk pengobatan sendiri tanpa pengawasan
- Kandungan metamizol berisiko menyebabkan agranulositosis; segera hentikan pemakaian dan periksa ke dokter bila timbul demam, sakit tenggorokan, atau sariawan yang tidak biasa
- Metamizol/dipiron telah dilarang di beberapa negara karena risiko tersebut, namun masih beredar resmi di Indonesia — gunakan hanya sesuai pengawasan dokter
- Hindari penggunaan pada ibu hamil (khususnya trimester akhir) dan ibu menyusui kecuali atas anjuran dokter
- Gunakan dengan hati-hati pada penderita gangguan ginjal, gangguan hati, dan tekanan darah rendah
- Selalu verifikasi izin edar produk di cekbpom.pom.go.id sebelum menggunakan
Kategori Ibu Hamil (FDA)
Pertanyaan Umum
Neuropyron V obat apa?
Neuropyron V adalah obat keras kombinasi analgesik Methampyron (metamizol/dipiron) dengan vitamin neurotropik B1, B6, dan B12. Obat ini digunakan untuk meredakan nyeri saraf, neuritis dan neuralgia (seperti neuralgia trigeminal dan skiatika), nyeri rematik, serta sakit kepala, sekaligus membantu menjaga kesehatan saraf. Diproduksi oleh PT Harsen dan hanya boleh digunakan dengan resep dokter.
Apakah Neuropyron V bisa dibeli bebas tanpa resep dokter?
Tidak. Neuropyron V berlogo lingkaran merah (obat keras), sehingga hanya boleh dibeli dan digunakan dengan resep dokter. Pastikan nomor izin edarnya terdaftar dengan mengeceknya di cekbpom.pom.go.id.
Apa risiko atau efek samping serius Neuropyron V?
Kandungan metamizol (Methampyron) berisiko menyebabkan agranulositosis, yaitu penurunan sel darah putih yang berat. Segera hentikan pemakaian dan temui dokter bila muncul demam, sakit tenggorokan, atau sariawan yang tidak biasa. Obat ini juga tidak dianjurkan untuk ibu hamil trimester akhir dan ibu menyusui. Gunakan hanya di bawah pengawasan dokter.
Obat Terkait (Analgesik / Antipiretik)
Lihat daftar lengkap di indeks obat.
Tools kesehatan terkait
Coba kalkulator gratis yang relevan dengan topik ini.
Referensi Medis
Disclaimer medis: Informasi obat ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi dokter atau apoteker. Selalu baca aturan pakai di kemasan dan ikuti anjuran tenaga medis berlisensi. Jangan menghentikan obat resep tanpa konsultasi.