Lewati ke konten
AntifungalBebas (tanpa resep)

Nosib

Nosib adalah **salep kulit** berisi kombinasi **asam salisilat, asam benzoat, sulfur (belerang), dan mentol** untuk **membantu meringankan panu, gatal-gatal karena kutu air, kurap, dan kudis**. Di BPOM, Nosib terdaftar sebagai **obat kuasi** dengan nomor izin edar **QD182716051** atas nama PT Maskapai Perdagangan Obat Bison (Cap Bison), sehingga **bisa dibeli tanpa resep dokter**.

Nama generik
Asam salisilat + asam benzoat + sulfur praecipitatum + mentol (salep topikal)
Nama dagang
Nosib
Disusun Tim Redaksi SehatkuDiperbarui 9 Agustus 2026

Indikasi (Untuk apa)

  • Membantu meringankan panu (pitiriasis atau tinea versikolor), infeksi jamur yang menimbulkan bercak putih atau kecokelatan bersisik halus di kulit
  • Membantu meringankan gatal-gatal karena kutu air (tinea pedis), infeksi jamur di sela jari dan telapak kaki
  • Membantu meringankan kurap (tinea korporis), infeksi jamur berupa bercak melingkar yang gatal dengan tepi kemerahan
  • Membantu meringankan kudis (skabies), keluhan gatal akibat tungau yang biasanya terasa lebih berat pada malam hari

Dosis

Dewasa
Aturan pakai yang dicantumkan untuk produk ini: oleskan tipis dan merata pada kulit yang sakit 3 kali sehari. Tetap ikuti petunjuk pada kemasan atau anjuran dokter/apoteker. Bersihkan dan keringkan kulit sebelum mengoles, lalu cuci tangan sesudahnya (kecuali tangan adalah area yang diobati). Jangan mengoles lebih tebal atau lebih sering dari petunjuk karena tidak mempercepat penyembuhan dan justru menambah risiko iritasi. Infeksi jamur mudah kambuh bila pengobatan dihentikan terlalu cepat, jadi tanyakan kepada apoteker berapa lama pemakaian perlu dilanjutkan.
Anak
Tidak ada dosis anak khusus pada informasi yang tersedia. Pada anak, terutama bayi dan balita, gunakan hanya atas saran dokter atau apoteker. Kulit anak lebih tipis sehingga asam salisilat lebih mudah terserap, apalagi bila salep dioles di area yang luas. Jauhkan salep dari jangkauan anak agar tidak terkena mata atau tertelan.
Lansia
Umumnya dipakai seperti dewasa, yaitu dioles tipis sesuai petunjuk kemasan. Kulit lansia cenderung lebih tipis dan kering sehingga lebih mudah perih, iritasi, atau mengelupas. Hentikan pemakaian dan tanyakan dokter bila muncul kemerahan atau rasa terbakar yang berlebihan.

Efek Samping

  • Rasa perih, panas, atau terbakar di area yang dioles, terutama pada kulit yang sensitif
  • Kemerahan dan iritasi kulit
  • Kulit kering dan mengelupas, sebagian karena efek keratolitik asam salisilat dan sulfur; hentikan bila pengelupasan berlebihan atau terasa nyeri
  • Sensasi dingin atau menyengat dari mentol, umumnya ringan dan sementara
  • Reaksi alergi, misalnya gatal yang justru makin hebat, ruam yang meluas, bentol, atau bengkak; hentikan pemakaian bila ini terjadi
  • Jarang, bila dioles di area yang sangat luas atau dalam jangka lama: gejala keracunan salisilat (salisilisme) seperti telinga berdenging, pusing, mual, muntah, atau napas cepat. Hentikan pemakaian dan segera cari pertolongan medis

Kontraindikasi (Tidak boleh untuk)

  • Riwayat alergi terhadap salah satu bahan Nosib: asam salisilat, asam benzoat, sulfur, atau mentol
  • Riwayat alergi terhadap salisilat lain (misalnya aspirin): jangan memakai sebelum berkonsultasi dengan dokter atau apoteker
  • Kulit dengan luka terbuka, lecet, terbakar matahari, sedang teriritasi, atau sangat kering
  • Area mata, bibir, mulut, lubang hidung, dan selaput lendir lain, termasuk kelamin bagian dalam

Interaksi dengan Obat Lain

  • Hindari mengoles Nosib bersamaan di area yang sama dengan produk lain yang juga mengeringkan atau mengelupas kulit, misalnya produk jerawat berisi benzoil peroksida, retinoid topikal (seperti tretinoin), sabun atau pembersih yang keras, dan produk beralkohol, karena iritasi bisa bertambah
  • Jangan memakai beberapa produk berisi asam salisilat atau salisilat lain sekaligus di area kulit yang luas, karena jumlah salisilat yang terserap ke tubuh bisa meningkat
  • Beri tahu apoteker bila Anda rutin minum obat lain, terutama aspirin atau obat pengencer darah, bila salep akan dipakai di area yang luas dalam waktu lama
  • Jangan mencampur atau menumpuk Nosib dengan krim steroid pada kulit yang diduga terinfeksi jamur tanpa saran dokter

Peringatan Penting

  • STATUS REGISTRASI: Nosib terdaftar di BPOM sebagai obat kuasi (nama produk NOSIB SALP, nomor izin edar QD182716051), bukan obat keras, bukan obat tradisional, dan bukan kosmetik. Obat kuasi adalah sediaan berbahan aktif dengan efek lokal untuk keluhan ringan dan tidak memerlukan resep dokter. Sebagai perbandingan, obat keras wajib ditebus dengan resep dokter, dan Nosib tidak termasuk golongan itu. Izin edarnya tercatat berlaku sampai 14-09-2027. Cocokkan nomor pada kemasan di cekbpom.pom.go.id sebelum membeli, terutama di toko daring.
  • Klaim yang terdaftar di BPOM hanya membantu meringankan panu, gatal-gatal karena kutu air, kurap, dan kudis. Sebagian toko daring menambahkan eksim, bisul, gigitan serangga, atau infeksi bakteri, tetapi klaim tambahan tersebut tidak termasuk klaim terdaftar.
  • Kadar bahan per gram salep, menurut informasi kemasan yang dimuat mayoritas apotek: asam salisilat 0,080 g (8%), asam benzoat 0,080 g (8%), sulfur praecipitatum 0,090 g (9%), dan mentol 0,003 g (0,3%). Sebagian situs kesehatan menulis asam salisilat dan asam benzoat masing-masing 0,060 g (6%), sedangkan data BPOM hanya mencantumkan nama bahan tanpa kadar. Periksa komposisi pada kemasan yang Anda beli.
  • Hanya untuk pemakaian luar. Hindari kontak dengan mata dan selaput lendir. Bila salep tidak sengaja masuk ke mata, bilas dengan air bersih yang mengalir.
  • Jangan mengoles pada kulit yang terbakar matahari, luka terbuka, teriritasi, atau kering.
  • Jangan mengoles di area kulit yang sangat luas atau menutupnya rapat dengan perban kedap udara dalam waktu lama, karena asam salisilat dapat terserap ke dalam tubuh. Anak-anak lebih rentan terhadap efek ini.
  • Jangan memakai krim atau salep steroid (misalnya hidrokortison) untuk panu atau kurap tanpa saran dokter. Steroid dapat menyamarkan dan memperluas infeksi jamur (tinea inkognito).
  • Kudis mudah menular. Bila keluhan tidak membaik, periksakan ke dokter karena kudis sering memerlukan obat khusus, dan anggota keluarga serumah biasanya perlu ditangani bersamaan. Cuci sprei, handuk, dan pakaian dengan air panas.
  • Periksakan ke dokter bila keluhan tidak membaik setelah pemakaian teratur sesuai petunjuk, justru meluas, bernanah, disertai demam, atau sering kambuh, karena ruam yang mirip jamur belum tentu infeksi jamur.
  • Ibu hamil dan menyusui sebaiknya bertanya kepada dokter atau apoteker sebelum memakai, terutama untuk area yang luas. Ibu menyusui jangan mengoleskan salep di area payudara agar tidak terhisap bayi.
  • Jaga area kulit tetap bersih dan kering. Kelembapan, keringat, dan pakaian ketat memudahkan jamur tumbuh kembali.

Kategori Ibu Hamil (FDA)

Belum diklasifikasi

Pertanyaan Umum

Nosib obat apa?

Nosib adalah salep kulit untuk membantu meringankan panu, gatal-gatal karena kutu air, kurap, dan kudis. Isinya kombinasi empat bahan: asam salisilat yang bersifat keratolitik (melunakkan dan mengelupas lapisan kulit mati sehingga bahan aktif lebih mudah meresap), asam benzoat yang bersifat antijamur, sulfur (belerang) yang punya efek keratolitik, antijamur, dan antiparasit, serta mentol yang memberi rasa dingin untuk meredakan gatal. Nosib diproduksi PT Maskapai Perdagangan Obat Bison (Cap Bison), dijual dalam pot 6 g dan 14 g, dan dioleskan tipis 3 kali sehari pada kulit yang sakit atau sesuai petunjuk kemasan.

Apakah Nosib perlu resep dokter?

Tidak. Nosib terdaftar di BPOM sebagai obat kuasi dengan nomor izin edar QD182716051, yaitu sediaan dengan efek lokal untuk keluhan ringan yang tidak memerlukan resep dokter. Beberapa apotek menyebutnya obat bebas; intinya sama, Nosib bisa dibeli tanpa resep. Nosib bukan obat keras (obat keras wajib dengan resep dokter) dan bukan narkotika atau psikotropika. Anda bisa mengecek sendiri nomor izin edarnya di cekbpom.pom.go.id.

Apakah Nosib bisa dipakai untuk eksim, bisul, atau gigitan serangga?

Klaim resmi Nosib di BPOM hanya panu, gatal-gatal karena kutu air, kurap, dan kudis. Eksim, bisul, gigitan serangga, dan infeksi bakteri memang ditulis di sebagian toko daring, tetapi tidak termasuk klaim terdaftar. Kulit eksim yang kering, pecah-pecah, atau lecet justru bisa terasa perih dan makin iritasi bila diolesi salep berisi asam salisilat dan sulfur. Bisul adalah infeksi bakteri; periksakan ke dokter bila bisul besar, nyeri hebat, berulang, atau disertai demam.

Obat Terkait (Antifungal)

Lihat daftar lengkap di indeks obat.

Kondisi yang Umumnya Ditangani

Daftar ini menunjukkan kondisi yang umumnya ditangani dengan obat golongan Antifungal — bukan anjuran pengobatan. Diagnosis dan pilihan obat harus ditentukan dokter.

Referensi Medis

  1. 1. Cek BPOM — detail produk NOSIB SALP (QD182716051, obat kuasi: komposisi, klaim, pendaftar, kemasan)
  2. 2. BPOM Direktorat Intelijen — Apa itu Obat Kuasi
  3. 3. PIONAS BPOM — Pusat Informasi Obat Nasional

Disclaimer medis: Informasi obat ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi dokter atau apoteker. Selalu baca aturan pakai di kemasan dan ikuti anjuran tenaga medis berlisensi. Jangan menghentikan obat resep tanpa konsultasi.