Lewati ke konten
AntihipertensiResep dokter

Ramipril

**Ramipril** adalah obat **antihipertensi** golongan **ACE inhibitor** (Angiotensin-Converting Enzyme Inhibitor) yang digunakan untuk menurunkan **tekanan darah tinggi (hipertensi)**. Selain itu, ramipril juga dipakai pada **gagal jantung**, pemulihan pasca-**serangan jantung (infark miokard)**, serta untuk **melindungi ginjal** pada pasien diabetes atau berisiko tinggi. Obat ini bekerja dengan menghambat pembentukan **angiotensin II**, sehingga pembuluh darah melebar dan tekanan darah turun. Ramipril termasuk **obat keras** yang wajib dengan **resep dokter**.

Nama generik
Ramipril
Nama dagang
Ramipril
Disusun Tim Redaksi SehatkuDiperbarui 3 Juli 2026

Indikasi (Untuk apa)

  • Menurunkan tekanan darah tinggi (hipertensi), baik sebagai terapi tunggal maupun kombinasi dengan obat lain
  • Penanganan gagal jantung, terutama setelah serangan jantung
  • Pemulihan dan pencegahan komplikasi pasca-infark miokard (serangan jantung)
  • Perlindungan ginjal (nefroproteksi) pada pasien diabetes atau yang berisiko tinggi penyakit kardiovaskular

Dosis

Dewasa
Dosis ditentukan oleh dokter sesuai kondisi (hipertensi, gagal jantung, atau pasca-infark) dan biasanya dimulai dari dosis rendah lalu dinaikkan bertahap. Tersedia dalam kekuatan 2,5 mg, 5 mg, dan 10 mg. Ikuti petunjuk pada kemasan atau resep dokter dan jangan mengubah dosis sendiri.
Anak
Keamanan dan efektivitas pada anak belum banyak diteliti; penggunaan hanya atas pertimbangan dan pengawasan dokter.
Lansia
Pada lansia atau pasien dengan gangguan ginjal, dokter umumnya memulai dengan dosis lebih rendah dan memantau fungsi ginjal serta tekanan darah. Ikuti petunjuk dokter.

Efek Samping

  • Batuk kering yang menetap (efek khas golongan ACE inhibitor)
  • Pusing atau kepala terasa ringan, terutama saat awal terapi atau berdiri tiba-tiba akibat tekanan darah turun
  • Sakit kepala dan rasa lelah
  • Peningkatan kadar kalium darah (hiperkalemia)
  • Gangguan fungsi ginjal, terutama pada pasien berisiko
  • Angioedema (pembengkakan wajah, bibir, lidah, atau tenggorokan) yang jarang tetapi merupakan kondisi darurat

Kontraindikasi (Tidak boleh untuk)

  • Riwayat angioedema akibat penggunaan ACE inhibitor sebelumnya
  • Kehamilan (terutama trimester kedua dan ketiga) karena berisiko membahayakan janin
  • Riwayat alergi (hipersensitivitas) terhadap ramipril atau ACE inhibitor lain
  • Penyempitan pembuluh darah ginjal pada kedua sisi (stenosis arteri renalis bilateral)

Interaksi dengan Obat Lain

  • Obat diuretik hemat kalium atau suplemen kalium, karena meningkatkan risiko hiperkalemia
  • Obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS/NSAID) yang dapat menurunkan efek dan mengganggu fungsi ginjal
  • Obat antihipertensi lain yang dapat memperkuat efek penurunan tekanan darah
  • Obat diabetes (termasuk insulin), karena ramipril dapat memengaruhi kadar gula darah
  • Litium, karena ramipril dapat meningkatkan kadar litium dalam darah

Peringatan Penting

  • Ramipril adalah obat keras (berlogo lingkaran merah) dan hanya boleh digunakan dengan resep dokter.
  • Segera cari pertolongan medis bila muncul pembengkakan wajah, bibir, lidah, atau kesulitan bernapas (tanda angioedema).
  • Jangan digunakan saat hamil; segera beri tahu dokter bila hamil atau merencanakan kehamilan selama terapi.
  • Dokter mungkin memantau tekanan darah, fungsi ginjal, dan kadar kalium secara berkala selama pengobatan.
  • Jangan menghentikan obat mendadak tanpa berkonsultasi dengan dokter meski tekanan darah sudah membaik.
  • Pastikan produk memiliki nomor izin edar BPOM; Anda dapat memeriksanya di cekbpom.pom.go.id.

Kategori Ibu Hamil (FDA)

Kategori D - risiko terbukti

Pertanyaan Umum

Ramipril obat apa?

Ramipril adalah obat antihipertensi golongan ACE inhibitor yang digunakan untuk menurunkan tekanan darah tinggi. Obat ini juga dipakai untuk gagal jantung, pemulihan pasca-serangan jantung, serta melindungi ginjal pada pasien berisiko tinggi. Ramipril bekerja dengan menghambat pembentukan angiotensin II sehingga pembuluh darah melebar. Ramipril termasuk obat keras yang wajib dengan resep dokter.

Apakah Ramipril bisa dibeli tanpa resep dokter?

Tidak. Ramipril adalah obat keras (berlogo lingkaran merah) sehingga wajib dengan resep dokter. Dosis dan lama pemakaian ditentukan dokter sesuai kondisi Anda. Sebelum membeli, pastikan produk terdaftar resmi dengan mengecek nomor izin edarnya di cekbpom.pom.go.id.

Apa efek samping Ramipril yang perlu diwaspadai?

Efek samping yang umum antara lain batuk kering yang menetap, pusing, sakit kepala, dan lelah. Perlu diwaspadai pula peningkatan kalium darah serta reaksi jarang tetapi serius berupa angioedema (pembengkakan wajah, bibir, atau tenggorokan). Bila muncul pembengkakan atau sesak napas, segera cari pertolongan medis dan konsultasikan keluhan lain ke dokter.

Tools kesehatan terkait

Coba kalkulator gratis yang relevan dengan topik ini.

Referensi Medis

  1. 1. HelloSehat - Ramipril (golongan ACE inhibitor, dosis 2,5/5/10 mg, resep dokter)
  2. 2. PIONAS BPOM - Monografi Ramipril (kelas terapi ACE Inhibitor, antihipertensi)
  3. 3. Cek BPOM - Verifikasi nomor izin edar obat

Disclaimer medis: Informasi obat ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi dokter atau apoteker. Selalu baca aturan pakai di kemasan dan ikuti anjuran tenaga medis berlisensi. Jangan menghentikan obat resep tanpa konsultasi.