Acifar
Acifar adalah obat **antivirus** dengan kandungan **aciclovir (acyclovir)** yang digunakan untuk mengobati infeksi virus **herpes**, seperti **herpes simpleks** pada kulit dan mukosa (termasuk herpes genital) serta **herpes zoster** (cacar ular). Acifar tersedia dalam bentuk tablet/kaplet dan krim topikal 5%, diproduksi oleh **Ifars**. Acifar termasuk **obat keras** sehingga penggunaannya harus dengan **resep dokter**.
- Nama generik
- Aciclovir (acyclovir)
- Nama dagang
- Acifar
Indikasi (Untuk apa)
- Pengobatan infeksi herpes simpleks pada kulit dan membran mukosa, termasuk herpes genital episode awal maupun kekambuhan (rekuren)
- Pencegahan (supresi) kekambuhan infeksi herpes simpleks pada pasien dengan sistem imun normal (imunokompeten)
- Profilaksis infeksi herpes simpleks pada pasien dengan gangguan sistem imun (imunokompromais)
- Pengobatan herpes zoster (cacar ular / shingles)
- Krim Acifar 5% digunakan secara topikal untuk infeksi herpes simpleks pada kulit dan bibir (herpes labialis / cold sore)
Dosis
Efek Samping
- Mual, muntah, diare, atau nyeri perut
- Sakit kepala dan pusing
- Ruam kulit dan gatal
- Kelelahan atau rasa lemas
- Pada pemakaian krim: rasa perih, terbakar ringan, kering, atau mengelupas di area yang dioleskan
- Efek samping yang lebih jarang namun serius dapat berupa gangguan ginjal atau reaksi neurologis (mis. kebingungan, halusinasi), terutama pada dosis tinggi, lansia, atau gangguan ginjal
Kontraindikasi (Tidak boleh untuk)
- Riwayat hipersensitivitas (alergi) terhadap aciclovir, valasiklovir, atau komponen lain dalam sediaan Acifar
Interaksi dengan Obat Lain
- Obat yang memengaruhi fungsi ginjal atau bersifat nefrotoksik dapat meningkatkan risiko efek samping pada ginjal
- Probenesid dapat menghambat pengeluaran aciclovir sehingga meningkatkan kadarnya di dalam darah
- Mikofenolat mofetil dan beberapa obat lain dapat berinteraksi; informasikan ke dokter atau apoteker semua obat, suplemen, dan herbal yang sedang digunakan
Peringatan Penting
- Acifar termasuk obat keras dan hanya boleh digunakan dengan resep dokter
- Jaga asupan cairan yang cukup selama menggunakan aciclovir oral untuk membantu melindungi fungsi ginjal, terutama pada dosis tinggi dan lansia
- Gunakan dengan hati-hati dan atas pertimbangan dokter pada pasien dengan gangguan fungsi ginjal; dosis mungkin perlu disesuaikan
- Aciclovir mengendalikan infeksi tetapi tidak menyembuhkan herpes secara total; virus dapat kambuh kembali
- Untuk hasil terbaik, mulai pengobatan sesegera mungkin sejak gejala pertama muncul
- Ibu hamil dan menyusui sebaiknya menggunakan Acifar hanya atas pertimbangan dan pengawasan dokter
- Segera cari pertolongan medis bila muncul tanda reaksi alergi berat (ruam luas, bengkak pada wajah/bibir/lidah, atau sesak napas), tanda gangguan ginjal (jumlah air seni berkurang drastis, nyeri pinggang), atau gejala neurologis (kebingungan, gemetar, halusinasi, atau kejang)
- Pastikan produk memiliki nomor izin edar BPOM yang valid; Anda dapat memeriksanya di cekbpom.pom.go.id
Kategori Ibu Hamil (FDA)
Pertanyaan Umum
Acifar obat apa?
Acifar adalah obat antivirus yang mengandung aciclovir (acyclovir) dan diproduksi oleh Ifars. Acifar digunakan untuk mengobati infeksi virus herpes, yaitu herpes simpleks pada kulit dan mukosa (termasuk herpes genital) serta herpes zoster (cacar ular). Tersedia dalam bentuk tablet/kaplet dan krim 5%. Acifar termasuk obat keras dan harus digunakan sesuai resep dokter.
Apakah Acifar bisa dibeli tanpa resep dokter?
Tidak. Acifar termasuk obat keras (ditandai lingkaran merah dengan huruf K) sehingga pembelian dan penggunaannya harus dengan resep dokter. Dokter akan menentukan jenis sediaan (tablet 200 mg, 400 mg, atau krim 5%), dosis, dan lama pengobatan sesuai kondisi Anda. Pastikan juga produk memiliki nomor izin edar BPOM yang bisa dicek di cekbpom.pom.go.id.
Apakah Acifar bisa menyembuhkan herpes sepenuhnya?
Acifar (aciclovir) membantu mengendalikan infeksi herpes dengan menghambat perkembangbiakan virus, sehingga gejala lebih cepat mereda dan penyembuhan luka lebih cepat. Namun aciclovir tidak menghilangkan virus herpes secara total dari tubuh, sehingga infeksi masih bisa kambuh di kemudian hari. Untuk hasil optimal, mulai pengobatan sedini mungkin saat gejala muncul dan ikuti anjuran dokter.
Referensi Medis
Disclaimer medis: Informasi obat ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi dokter atau apoteker. Selalu baca aturan pakai di kemasan dan ikuti anjuran tenaga medis berlisensi. Jangan menghentikan obat resep tanpa konsultasi.