Lewati ke konten
Analgesik / AntipiretikResep dokter

Benostan

**Benostan** adalah obat pereda nyeri golongan **OAINS (antiinflamasi nonsteroid)** dengan kandungan zat aktif **asam mefenamat**. Obat ini digunakan untuk meredakan **nyeri ringan sampai sedang** seperti sakit kepala, sakit gigi, nyeri haid (dismenore), serta nyeri otot dan sendi, sekaligus membantu menurunkan **demam**. Benostan diproduksi oleh **Bernofarm** dan tergolong **obat keras** sehingga penggunaannya perlu mengikuti anjuran dokter atau apoteker.

Nama generik
Asam Mefenamat
Nama dagang
Benostan
Disusun Tim Redaksi SehatkuDiperbarui 8 Agustus 2026

Indikasi (Untuk apa)

  • Meredakan nyeri ringan sampai sedang seperti sakit kepala
  • Mengurangi nyeri gigi dan nyeri setelah pencabutan gigi
  • Meredakan nyeri haid (dismenore)
  • Meredakan nyeri otot, sendi, dan keluhan rematik
  • Membantu meredakan nyeri pascaoperasi atau pascamelahirkan
  • Menurunkan demam (efek antipiretik)

Dosis

Dewasa
Dosis asam mefenamat pada dewasa harus mengikuti petunjuk pada kemasan atau resep dokter. Umumnya digunakan dalam jangka pendek (maksimal sekitar 7 hari) dan diminum sesudah makan untuk mengurangi risiko gangguan lambung. Jangan menambah dosis tanpa anjuran tenaga medis.
Anak
Penggunaan pada anak harus atas pertimbangan dan pengawasan dokter; ikuti sediaan (mis. suspensi) serta dosis yang ditentukan. Tidak dianjurkan diberikan sendiri tanpa anjuran dokter.
Lansia
Pada lansia, gunakan dosis efektif terendah dalam waktu sesingkat mungkin karena lebih berisiko mengalami efek samping saluran cerna dan ginjal; ikuti anjuran dokter.

Efek Samping

  • Gangguan saluran cerna seperti mual, muntah, nyeri ulu hati, dan diare
  • Sakit maag atau iritasi lambung
  • Pusing, sakit kepala, atau rasa mengantuk
  • Ruam kulit atau reaksi alergi
  • Risiko tukak, perdarahan, atau perforasi lambung pada penggunaan jangka panjang
  • Gangguan fungsi ginjal pada pemakaian berlebihan atau jangka panjang

Kontraindikasi (Tidak boleh untuk)

  • Riwayat alergi terhadap asam mefenamat atau OAINS lain (termasuk asma yang dipicu aspirin)
  • Tukak lambung atau perdarahan saluran cerna yang aktif
  • Gangguan fungsi ginjal atau hati yang berat
  • Peradangan usus seperti kolitis ulseratif atau penyakit Crohn
  • Kehamilan trimester ketiga

Interaksi dengan Obat Lain

  • OAINS atau aspirin lain serta kortikosteroid meningkatkan risiko perdarahan dan iritasi lambung
  • Obat pengencer darah (antikoagulan seperti warfarin) meningkatkan risiko perdarahan
  • Obat antihipertensi dan diuretik dapat berkurang efeknya
  • Kadar litium dan metotreksat dalam darah dapat meningkat sehingga risiko toksisitas bertambah

Peringatan Penting

  • Termasuk obat keras bertanda lingkaran merah; meski asam mefenamat masuk Obat Wajib Apotek (OWA) sehingga apoteker boleh menyerahkan dalam jumlah terbatas (mis. 1 strip), penggunaannya tetap perlu mengikuti anjuran tenaga medis
  • Gunakan dalam jangka pendek, umumnya tidak lebih dari sekitar 7 hari, kecuali atas anjuran dokter
  • Minum sesudah makan dan hati-hati pada penderita gangguan lambung, ginjal, hati, jantung, atau tekanan darah tinggi
  • Segera hentikan penggunaan dan cari pertolongan medis bila muncul tanda bahaya seperti tinja berwarna hitam atau BAB berdarah, muntah seperti ampas kopi, nyeri ulu hati atau perut yang hebat, ruam kulit luas disertai lepuh, atau sesak napas dan pembengkakan wajah/bibir/lidah (reaksi alergi berat)
  • Hindari pada kehamilan trimester ketiga; konsultasikan dengan dokter bila sedang hamil atau menyusui
  • Selalu periksa nomor registrasi BPOM produk di cekbpom.pom.go.id untuk memastikan keaslian dan legalitas obat

Kategori Ibu Hamil (FDA)

Kategori C - hati-hati

Pertanyaan Umum

Benostan obat apa?

Benostan adalah obat pereda nyeri dan penurun demam golongan OAINS yang mengandung zat aktif asam mefenamat (tersedia sebagai kaplet salut selaput 500 mg dan suspensi 50 mg/5 mL). Diproduksi oleh Bernofarm, obat ini dipakai untuk meredakan nyeri ringan sampai sedang seperti sakit gigi, sakit kepala, nyeri haid, serta nyeri otot dan sendi, sekaligus menurunkan demam.

Apakah Benostan harus dengan resep dokter?

Benostan tergolong obat keras (bertanda lingkaran merah) sehingga idealnya digunakan sesuai resep dokter. Namun asam mefenamat termasuk Obat Wajib Apotek (OWA), sehingga apoteker boleh menyerahkannya dalam jumlah terbatas (misalnya 1 strip) tanpa resep. Pastikan produk memiliki nomor registrasi BPOM yang dapat dicek di cekbpom.pom.go.id.

Berapa lama Benostan boleh dikonsumsi?

Asam mefenamat sebaiknya digunakan dalam jangka pendek, umumnya tidak lebih dari sekitar 7 hari, dan diminum sesudah makan. Bila nyeri tidak membaik, hentikan pemakaian dan konsultasikan ke dokter. Hindari penggunaan jangka panjang tanpa pengawasan karena berisiko pada lambung dan ginjal.

Obat Terkait (Analgesik / Antipiretik)

Lihat daftar lengkap di indeks obat.

Tools kesehatan terkait

Coba kalkulator gratis yang relevan dengan topik ini.

Referensi Medis

  1. 1. Halodoc - Benostan 500 mg (Asam Mefenamat, Bernofarm)
  2. 2. Cek BPOM - Verifikasi Registrasi Obat
  3. 3. PIONAS BPOM - Informasi Asam Mefenamat

Disclaimer medis: Informasi obat ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi dokter atau apoteker. Selalu baca aturan pakai di kemasan dan ikuti anjuran tenaga medis berlisensi. Jangan menghentikan obat resep tanpa konsultasi.