Brocon
Brocon adalah **obat flu dan batuk** kombinasi yang berisi **Paracetamol**, **Dextromethorphan HBr**, **Phenylephrine HCl**, dan **Chlorpheniramine maleate**. Obat ini dipakai untuk meringankan gejala flu yang disertai batuk, seperti demam, sakit kepala, hidung tersumbat, bersin-bersin, dan batuk tidak berdahak. Obat ini tergolong **Obat Bebas Terbatas** yang dapat dibeli tanpa resep dokter, tetapi tetap ikuti aturan pakai pada kemasan.
- Nama generik
- Paracetamol, Dextromethorphan HBr, Phenylephrine HCl, Chlorpheniramine maleate (kombinasi 4 zat aktif)
- Nama dagang
- Brocon
Indikasi (Untuk apa)
- Meringankan gejala flu yang disertai batuk, seperti demam dan sakit kepala
- Menurunkan demam dan meredakan sakit kepala melalui kandungan paracetamol
- Melegakan hidung tersumbat akibat pilek berkat dekongestan phenylephrine
- Meredakan bersin-bersin dan hidung berair karena efek antihistamin chlorpheniramine
- Menekan batuk tidak berdahak (batuk kering) melalui antitusif dextromethorphan
Dosis
Efek Samping
- Mengantuk akibat kandungan chlorpheniramine, sehingga hindari mengemudi atau mengoperasikan mesin
- Mulut, hidung, atau tenggorokan terasa kering
- Pusing atau sakit kepala ringan
- Jantung berdebar atau tekanan darah meningkat (efek phenylephrine)
- Mual, gangguan pencernaan, atau sulit tidur
- Sembelit atau kesulitan buang air kecil
Kontraindikasi (Tidak boleh untuk)
- Hipersensitif atau alergi terhadap paracetamol, dextromethorphan, phenylephrine, chlorpheniramine, atau salah satu komponennya
- Penderita penyakit jantung berat, hipertensi berat, atau gangguan pembuluh darah karena kandungan phenylephrine
- Sedang menggunakan obat golongan MAO inhibitor atau dalam 14 hari setelah menghentikannya
- Gangguan fungsi hati (liver) berat karena kandungan paracetamol
Interaksi dengan Obat Lain
- Obat MAO inhibitor dapat memicu peningkatan tekanan darah yang berbahaya bila digabung dengan phenylephrine
- Alkohol dan obat penekan sistem saraf pusat (obat tidur, penenang) memperkuat efek kantuk
- Produk lain yang juga mengandung paracetamol meningkatkan risiko overdosis dan kerusakan hati
- Obat antihipertensi efeknya dapat berkurang karena adanya phenylephrine
- Antidepresan trisiklik dan obat antikolinergik lain memperkuat efek mulut kering serta sembelit
Peringatan Penting
- Termasuk Obat Bebas Terbatas; baca aturan pakai dan tanda peringatan pada kemasan sebelum digunakan
- Dapat menyebabkan kantuk, jadi jangan mengemudi atau menjalankan mesin setelah meminumnya
- Jangan melebihi dosis; kelebihan paracetamol dapat menyebabkan kerusakan hati yang serius
- Hindari mengonsumsi bersama obat flu atau parasetamol lain untuk mencegah dosis paracetamol berlebih
- Hati-hati pada penderita hipertensi, penyakit jantung, diabetes, glaukoma, pembesaran prostat, gangguan hati atau ginjal, dan hipertiroid
- Ibu hamil dan menyusui sebaiknya berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan obat ini
- Hentikan pemakaian dan hubungi dokter bila gejala tidak membaik dalam 3 hari atau timbul reaksi alergi
- Pastikan produk terdaftar resmi dengan memeriksa nomor izin edar di cekbpom.pom.go.id
Kategori Ibu Hamil (FDA)
Pertanyaan Umum
Brocon obat apa?
Brocon adalah obat flu dan batuk kombinasi yang mengandung empat zat aktif: paracetamol (pereda demam dan nyeri), dextromethorphan HBr (penekan batuk kering), phenylephrine HCl (pelega hidung tersumbat), dan chlorpheniramine maleate (antihistamin untuk bersin dan hidung berair). Obat ini dipakai untuk meringankan gejala flu yang disertai batuk sesuai aturan pakai pada kemasan atau anjuran apoteker.
Apakah Brocon termasuk obat keras yang butuh resep dokter?
Tidak. Berdasarkan sumber yang ditelusuri, Brocon tergolong Obat Bebas Terbatas yang ditandai lingkaran biru pada kemasan, sehingga bisa dibeli tanpa resep dokter. Meski begitu, tetap baca aturan pakai dan tanda peringatan pada kemasan, serta tanyakan kepada apoteker bila ragu. Untuk memastikan produk terdaftar resmi, periksa nomor izin edarnya di cekbpom.pom.go.id.
Apakah Brocon menyebabkan kantuk?
Bisa. Kandungan chlorpheniramine maleate adalah antihistamin yang sering menimbulkan rasa kantuk. Karena itu hindari mengemudi atau mengoperasikan mesin setelah minum Brocon, dan jangan mengonsumsinya bersama alkohol atau obat penenang. Jika Anda memiliki hipertensi, penyakit jantung, gangguan hati, atau sedang hamil, konsultasikan dulu dengan dokter atau apoteker.
Brocon diminum berapa kali sehari dan sebelum atau sesudah makan?
Brocon diminum 3 kali sehari sesudah makan. Dosis dewasa dan anak di atas 12 tahun adalah 1 kaplet, 3 kali sehari, sedangkan anak 6-12 tahun cukup 1/2 kaplet, 3 kali sehari. Telan kaplet utuh dengan segelas air, jangan dikunyah atau digerus, dan usahakan pada jam yang sama setiap hari. Jangan melebihi dosis pada kemasan dan jangan digabung dengan obat flu lain yang juga mengandung paracetamol, karena kelebihan paracetamol berisiko merusak hati. Ikuti keterangan pada kemasan dan konsultasikan ke dokter atau apoteker bila ragu.
Apa saja efek samping Brocon?
Efek samping Brocon yang tercantum pada kemasan meliputi mengantuk, gangguan pencernaan seperti mual dan muntah, sulit tidur, gelisah, tremor, jantung berdebar (palpitasi), takikardia, aritmia, serta retensi urin atau sulit buang air kecil. Sebagian sumber medis menambahkan mulut kering dan pusing. Debar jantung dan sulit tidur berkaitan dengan phenylephrine, sedangkan dosis besar atau pemakaian jangka panjang dapat merusak hati karena paracetamol. Hentikan pemakaian dan hubungi dokter bila muncul kejang, detak jantung tidak teratur, sulit berkemih, atau perubahan perilaku.
Brocon untuk batuk berdahak atau batuk kering?
Brocon ditujukan untuk batuk tidak berdahak (batuk kering), bukan batuk berdahak. Indikasi pada kemasan berbunyi meringankan gejala flu seperti demam, sakit kepala, hidung tersumbat, dan bersin-bersin yang disertai batuk tidak berdahak. Alasannya, zat aktif batuknya adalah dextromethorphan HBr, yaitu antitusif yang menekan refleks batuk di otak, bukan ekspektoran atau mukolitik pengencer dahak. Brocon juga tidak mengandung guaifenesin, bromhexine, maupun ambroxol. Untuk batuk berdahak, mintalah rekomendasi obat pengencer dahak kepada apoteker. Bila batuk berlanjut lebih dari seminggu atau disertai sesak napas, periksakan ke dokter.
Brocon boleh diminum anak umur berapa?
Brocon boleh diberikan mulai usia 6 tahun ke atas. Anak 6-12 tahun cukup 1/2 kaplet, 3 kali sehari sesudah makan, sedangkan anak di atas 12 tahun memakai dosis dewasa. Bagian perhatian khusus pada kemasan menyatakan Brocon tidak dianjurkan untuk anak di bawah 6 tahun. Brocon juga hanya tersedia dalam bentuk kaplet dan tidak ada sediaan sirupnya, sehingga anak kecil yang belum bisa menelan kaplet membutuhkan alternatif lain. Hati-hati pada anak dengan asma, dan konsultasikan dulu ke dokter atau apoteker sebelum memberikannya.
Apakah penderita darah tinggi, jantung, atau diabetes boleh minum Brocon?
Tidak dianjurkan. Penyakit jantung dan diabetes mellitus termasuk kontraindikasi resmi pada kemasan Brocon, bersama gangguan fungsi hati berat dan alergi terhadap komponennya; hipertensi berat juga menjadi peringatan. Penyebabnya kandungan phenylephrine HCl, dekongestan yang menyempitkan pembuluh darah sehingga dapat menaikkan tekanan darah, memicu jantung berdebar, dan melawan kerja obat antihipertensi. Chlorpheniramine di dalamnya juga perlu dihindari pada glaukoma sudut tertutup dan pembesaran prostat. Bila Anda punya kondisi ini, mintalah obat flu tanpa dekongestan kepada dokter atau apoteker.
Obat Terkait (Obat Batuk)
Lihat daftar lengkap di indeks obat.
Kondisi yang Umumnya Ditangani
Daftar ini menunjukkan kondisi yang umumnya ditangani dengan obat golongan Obat Batuk — bukan anjuran pengobatan. Diagnosis dan pilihan obat harus ditentukan dokter.
Tools kesehatan terkait
Coba kalkulator gratis yang relevan dengan topik ini.
Referensi Medis
Disclaimer medis: Informasi obat ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi dokter atau apoteker. Selalu baca aturan pakai di kemasan dan ikuti anjuran tenaga medis berlisensi. Jangan menghentikan obat resep tanpa konsultasi.