Lewati ke konten
AntibiotikResep dokter

Floxifar

**Floxifar** adalah **antibiotik** golongan **fluorokuinolon** dengan zat aktif **ciprofloxacin 500 mg** yang digunakan untuk mengobati berbagai **infeksi bakteri**, seperti infeksi saluran kemih, saluran napas, kulit, tulang, dan saluran cerna. Floxifar termasuk **obat keras** sehingga hanya boleh digunakan dengan **resep dokter**.

Nama generik
Ciprofloxacin (ciprofloxacin HCl)
Nama dagang
Floxifar
Disusun Tim Redaksi SehatkuDiperbarui 29 Juni 2026

Indikasi (Untuk apa)

  • Infeksi saluran kemih (ISK) yang disebabkan bakteri sensitif terhadap ciprofloxacin
  • Infeksi saluran napas akibat bakteri yang peka (bukan infeksi virus)
  • Infeksi kulit dan jaringan lunak
  • Infeksi tulang dan sendi
  • Infeksi saluran cerna, termasuk diare yang disebabkan bakteri
  • Prostatitis (infeksi kelenjar prostat)
  • Gonore (kencing nanah)
  • Tidak digunakan untuk infeksi virus seperti flu dan pilek

Dosis

Dewasa
Dosis ditentukan dokter sesuai jenis dan tingkat keparahan infeksi. Telan kaplet utuh dengan air yang cukup; ikuti petunjuk pada kemasan atau resep dokter dan jangan mengubah dosis sendiri.
Anak
Penggunaan fluorokuinolon pada anak dan remaja umumnya dibatasi karena risiko gangguan pada sendi dan tulang rawan, sehingga hanya diberikan bila dokter menilai manfaatnya lebih besar. Jangan diberikan tanpa anjuran dokter.
Lansia
Pasien lanjut usia mungkin memerlukan penyesuaian dosis, terutama bila fungsi ginjal menurun. Gunakan sesuai arahan dokter.

Efek Samping

  • Mual, muntah, atau nyeri perut
  • Diare
  • Sakit kepala dan pusing
  • Ruam atau reaksi pada kulit
  • Gangguan tidur atau gelisah
  • Peningkatan sensitivitas kulit terhadap sinar matahari (fotosensitivitas)
  • Nyeri, bengkak, atau radang tendon hingga risiko robeknya tendon (mis. tendon Achilles)
  • Gangguan irama jantung (pemanjangan interval QT) pada kasus tertentu
  • Diare berat atau berkepanjangan yang dapat menandakan infeksi Clostridioides difficile

Kontraindikasi (Tidak boleh untuk)

  • Riwayat hipersensitivitas (alergi) terhadap ciprofloxacin atau antibiotik golongan kuinolon lain
  • Penggunaan bersamaan dengan tizanidin
  • Riwayat gangguan tendon yang berkaitan dengan pemakaian kuinolon sebelumnya

Interaksi dengan Obat Lain

  • Antasida, suplemen kalsium/zat besi/seng, susu, atau produk olahan susu dapat menurunkan penyerapan ciprofloxacin (beri jarak waktu minum)
  • Teofilin, dapat meningkatkan kadarnya dan risiko efek samping
  • Tizanidin, dikontraindikasikan karena meningkatkan efek berbahaya
  • Antikoagulan seperti warfarin, dapat memperkuat efek pengencer darah
  • Obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS), dapat meningkatkan risiko kejang
  • Obat lain yang memperpanjang interval QT
  • Kafein, efeknya dapat memanjang
  • Metotreksat dan glibenklamid

Peringatan Penting

  • Floxifar adalah obat keras yang hanya boleh digunakan dengan resep dokter
  • Hentikan pemakaian dan segera hubungi dokter bila timbul nyeri atau bengkak pada tendon
  • Golongan fluorokuinolon dikaitkan dengan risiko robekan/aneurisma aorta, neuropati perifer, dan efek pada sistem saraf pusat
  • Hati-hati pada penderita gangguan jantung, epilepsi, atau gangguan ginjal
  • Tidak dianjurkan untuk ibu hamil dan menyusui kecuali atas pertimbangan dokter
  • Batasi paparan sinar matahari langsung dan cukupi asupan cairan selama pengobatan
  • Habiskan antibiotik sesuai anjuran walau gejala sudah membaik untuk mencegah resistensi bakteri
  • Tidak efektif untuk infeksi virus seperti flu dan pilek
  • Pastikan produk terdaftar di BPOM dengan mengecek nomor izin edar di cekbpom.pom.go.id

Kategori Ibu Hamil (FDA)

Kategori C - hati-hati

Pertanyaan Umum

Floxifar obat apa?

Floxifar adalah antibiotik golongan fluorokuinolon berisi ciprofloxacin 500 mg produksi PT Ifars. Obat ini digunakan untuk mengobati berbagai infeksi bakteri yang sensitif, seperti infeksi saluran kemih, saluran napas, kulit, tulang, saluran cerna, prostatitis, dan gonore. Floxifar tidak untuk infeksi virus seperti flu atau pilek.

Apakah Floxifar bisa dibeli tanpa resep dokter?

Tidak. Floxifar termasuk obat keras sehingga hanya boleh dibeli dan digunakan dengan resep dokter. Penggunaan antibiotik tanpa pengawasan dapat menyebabkan resistensi bakteri. Pastikan juga nomor izin edarnya terdaftar melalui cekbpom.pom.go.id.

Bagaimana aturan minum Floxifar yang benar?

Dosis Floxifar ditentukan dokter sesuai jenis dan tingkat keparahan infeksi, jadi ikuti petunjuk pada kemasan atau resep dokter. Umumnya kaplet ditelan utuh dengan air yang cukup, dan antibiotik harus dihabiskan sesuai anjuran walau gejala sudah membaik agar bakteri tidak menjadi kebal.

Referensi Medis

  1. 1. Halodoc — Floxifar 500 mg 10 Kaplet (Ciprofloxacin 500 mg, Obat Keras, produksi Ifars)
  2. 2. BPOM — Cek Izin Edar Obat (cekbpom)
  3. 3. PIONAS BPOM — Informasi Obat Ciprofloxacin

Disclaimer medis: Informasi obat ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi dokter atau apoteker. Selalu baca aturan pakai di kemasan dan ikuti anjuran tenaga medis berlisensi. Jangan menghentikan obat resep tanpa konsultasi.