Genoint
Genoint adalah obat **antibiotik** dengan zat aktif tunggal **gentamisin sulfat**, golongan **aminoglikosida**, untuk mengobati infeksi akibat bakteri yang sensitif terhadap gentamisin pada **kulit** dan **mata**. Genoint beredar dalam **tiga bentuk sediaan yang berbeda**: **salep kulit** (tube 15 g) untuk infeksi kulit seperti impetigo, folikulitis, bisul, luka yang terinfeksi, dan dermatitis yang terinfeksi bakteri; serta **salep mata** (tube 3,5 g) dan **tetes mata** (botol 5 ml) untuk infeksi bakteri pada mata dan kelopak mata, seperti konjungtivitis bakteri, keratitis, dan blefaritis. Kadarnya berbeda per sediaan: salep kulit mengandung gentamisin sekitar **0,1%** (1 mg per gram), sedangkan salep mata dan tetes mata sekitar **0,3%** (3 mg per gram atau per ml). Genoint diproduksi oleh **PT Erlangga Edi Laboratories (Erela)** di Indonesia dan berstatus **Obat Keras**, sehingga harus digunakan dengan **resep dokter**. Genoint tidak bekerja melawan infeksi **virus** maupun **jamur**.
- Nama generik
- Gentamisin sulfat (gentamicin sulfate)
- Nama dagang
- Genoint
Indikasi (Untuk apa)
- Infeksi kulit primer oleh bakteri yang sensitif terhadap gentamisin, seperti impetigo, folikulitis (radang folikel rambut), dan bisul (sediaan salep kulit)
- Infeksi kulit sekunder, yaitu luka atau kelainan kulit yang kemudian terinfeksi bakteri, seperti luka yang terinfeksi dan dermatitis yang terinfeksi bakteri (sediaan salep kulit)
- Infeksi bakteri pada mata dan kelopak mata, seperti konjungtivitis bakteri, keratitis, dan blefaritis (sediaan salep mata atau tetes mata)
- Genoint tidak digunakan untuk infeksi yang disebabkan virus atau jamur, karena gentamisin hanya bekerja terhadap bakteri
Dosis
Efek Samping
- Pada salep kulit: rasa perih, panas, gatal, atau kemerahan di area yang diolesi
- Reaksi alergi kulit (dermatitis kontak alergi), misalnya ruam, gatal yang makin berat, atau bengkak di sekitar area yang diolesi
- Pada salep mata dan tetes mata: rasa menyengat atau perih sesaat, mata merah, berair, atau gatal setelah pemakaian
- Pada salep mata: penglihatan buram sementara sesaat setelah dioleskan
- Iritasi, gatal, atau bengkak pada kelopak mata
- Pertumbuhan berlebih kuman yang tidak sensitif (superinfeksi), termasuk jamur atau bakteri yang kebal, bila dipakai terlalu lama
- Jarang: bila dioleskan pada area kulit yang sangat luas, luka terbuka yang lebar, atau dalam jangka panjang, gentamisin dapat terserap ke dalam darah dan berisiko mengganggu fungsi ginjal serta pendengaran, terutama pada penderita gangguan ginjal
- Jarang: reaksi alergi berat berupa ruam luas, bengkak pada wajah, bibir, atau lidah, dan sesak napas yang memerlukan pertolongan medis segera
Kontraindikasi (Tidak boleh untuk)
- Riwayat alergi terhadap gentamisin atau antibiotik aminoglikosida lain (misalnya neomisin, tobramisin, amikasin, streptomisin)
- Infeksi kulit atau mata yang disebabkan virus atau jamur tanpa infeksi bakteri, karena gentamisin tidak bekerja terhadap kuman tersebut
- Salep kulit Genoint tidak boleh digunakan pada mata. Infeksi mata hanya boleh diobati dengan sediaan khusus mata (salep mata atau tetes mata) sesuai resep dokter
Interaksi dengan Obat Lain
- Pada pemakaian oles, gentamisin yang terserap ke dalam darah umumnya sedikit, tetapi penyerapan dapat meningkat bila dioleskan pada area luas atau luka terbuka yang lebar
- Bila penyerapan cukup besar, pemakaian bersama obat yang dapat mengganggu ginjal atau pendengaran, seperti aminoglikosida lain yang diberikan secara sistemik, diuretik kuat (misalnya furosemid), vankomisin, atau amfoterisin B, dapat memperbesar risiko efek samping pada ginjal dan telinga
- Bila memakai lebih dari satu obat mata, beri jeda beberapa menit antarobat dan tanyakan urutan pemakaiannya kepada dokter atau apoteker
- Jangan menumpuk Genoint dengan krim, salep, atau obat oles lain di area yang sama tanpa arahan dokter
- Beritahu dokter atau apoteker tentang semua obat, suplemen, dan produk herbal yang sedang Anda gunakan
Peringatan Penting
- Genoint berstatus Obat Keras (logo lingkaran merah berhuruf K). Nomor izin edarnya berawalan DKL, dengan huruf K menandakan obat keras dan L menandakan produksi dalam negeri. Gunakan hanya dengan resep dokter, jangan dipakai untuk pengobatan sendiri, dan jangan menentukan sendiri lama pemakaiannya
- Genoint terdiri dari tiga produk yang berbeda: salep kulit, salep mata, dan tetes mata. Salep kulit jangan pernah dioleskan ke mata, dan pastikan bentuk sediaan yang Anda pakai sesuai dengan yang tertulis di resep
- Data BPOM mencantumkan kadar dalam bentuk gentamisin sulfat, yaitu 1,7 mg per gram untuk salep kulit dan 5,1 mg per gram atau per ml untuk salep mata dan tetes mata. Situs informasi obat umumnya menuliskannya sebagai gentamisin 0,1% (salep kulit) dan 0,3% (sediaan mata). Keduanya merujuk pada kandungan yang setara
- Hanya untuk pemakaian luar pada kulit atau mata sesuai bentuk sediaannya. Jangan ditelan
- Pemakaian yang terlalu lama atau berulang tanpa pengawasan dapat memicu resistensi bakteri, alergi kulit, dan superinfeksi. Untuk sediaan mata, hindari pemakaian lebih dari 7 hari kecuali dianjurkan dokter. Hentikan pemakaian dan hubungi dokter bila muncul iritasi atau reaksi alergi yang berat, dan periksakan kembali bila infeksi tidak membaik dalam beberapa hari
- Hindari mengoleskan salep kulit pada area yang sangat luas, luka bakar luas, atau luka terbuka yang lebar tanpa pengawasan dokter, dan jangan menutup area yang diolesi dengan perban rapat kecuali dianjurkan dokter, karena penyerapan gentamisin ke dalam darah dapat meningkat dan berisiko mengganggu ginjal serta pendengaran, terutama pada penderita gangguan ginjal
- Hindari memakai lensa kontak selama masih mengalami infeksi mata, dan tanyakan kepada dokter kapan boleh memakainya kembali. Salep mata dapat membuat penglihatan buram sementara, jadi jangan mengemudi atau mengoperasikan mesin sampai pandangan kembali jelas
- Jangan berbagi tube atau botol Genoint dengan orang lain, terutama sediaan mata, untuk mencegah penularan infeksi
- Beritahu dokter bila Anda hamil, merencanakan kehamilan, atau menyusui, serta bila memiliki gangguan ginjal, gangguan pendengaran, atau miastenia gravis, karena antibiotik golongan aminoglikosida dapat memperberat kelemahan otot pada penderita miastenia gravis
- Segera cari pertolongan medis bila muncul nyeri mata hebat, penglihatan menurun, mata makin merah dan bengkak, telinga berdenging atau pendengaran menurun, atau reaksi alergi berat seperti ruam luas, bengkak pada wajah, bibir, atau lidah, dan sesak napas
- Simpan sesuai petunjuk pada kemasan, tutup rapat setelah dipakai, dan jauhkan dari jangkauan anak. Tanyakan kepada apoteker berapa lama salep mata atau tetes mata boleh dipakai setelah dibuka, karena sediaan mata yang sudah dibuka mudah terkontaminasi
- Periksa keaslian dan status izin edar di cekbpom.pom.go.id. Saat artikel ini ditinjau, BPOM mencatat tiga registrasi Genoint dari PT Erlangga Edi Laboratories (Erela) dengan status berlaku: salep kulit DKL9306308330A1, salep mata DKL9306308431A1, dan tetes mata DKL0206311246A1. Status registrasi dapat berubah sewaktu-waktu
Pertanyaan Umum
Genoint obat apa?
Genoint adalah obat antibiotik berisi gentamisin sulfat, golongan aminoglikosida, untuk mengobati infeksi bakteri yang sensitif terhadap gentamisin. Genoint salep kulit dipakai untuk infeksi kulit seperti impetigo, folikulitis, bisul, luka yang terinfeksi, dan dermatitis yang terinfeksi bakteri. Genoint salep mata dan Genoint tetes mata dipakai untuk infeksi bakteri pada mata dan kelopak mata, seperti konjungtivitis bakteri, keratitis, dan blefaritis. Genoint diproduksi oleh PT Erlangga Edi Laboratories (Erela), termasuk Obat Keras sehingga perlu resep dokter, dan tidak mempan untuk infeksi virus maupun jamur.
Apakah Genoint bisa dibeli tanpa resep dokter?
Genoint terdaftar di BPOM sebagai obat dengan golongan Obat Keras (logo lingkaran merah berhuruf K, dan huruf K pada awalan nomor izin edar DKL), sehingga pemakaiannya harus berdasarkan resep dokter. Genoint bukan narkotika maupun psikotropika. Memakai antibiotik tanpa pemeriksaan bisa membuat infeksi salah diobati, misalnya bila penyebabnya ternyata jamur atau virus, dan mendorong resistensi bakteri. Cocokkan nomor izin edar pada kemasan di cekbpom.pom.go.id: salep kulit DKL9306308330A1, salep mata DKL9306308431A1, dan tetes mata DKL0206311246A1.
Apakah Genoint salep kulit boleh dipakai untuk mata?
Tidak. Genoint salep kulit (tube 15 g, gentamisin sekitar 0,1%) dibuat untuk kulit dan tidak boleh dioleskan ke mata. Untuk infeksi mata tersedia produk terpisah, yaitu Genoint salep mata (tube 3,5 g) dan Genoint tetes mata (botol 5 ml) dengan kadar gentamisin sekitar 0,3%. Pastikan bentuk sediaan yang Anda gunakan sesuai resep. Segera periksakan ke dokter bila mata merah disertai nyeri hebat atau penglihatan menurun, karena keluhan tersebut belum tentu disebabkan infeksi bakteri.
Obat Terkait (Antibiotik)
Lihat daftar lengkap di indeks obat.
Kondisi yang Umumnya Ditangani
Daftar ini menunjukkan kondisi yang umumnya ditangani dengan obat golongan Antibiotik — bukan anjuran pengobatan. Diagnosis dan pilihan obat harus ditentukan dokter.
Referensi Medis
Disclaimer medis: Informasi obat ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi dokter atau apoteker. Selalu baca aturan pakai di kemasan dan ikuti anjuran tenaga medis berlisensi. Jangan menghentikan obat resep tanpa konsultasi.