Lewati ke konten
PPI / LambungResep dokter

Lokev

Lokev adalah obat lambung berisi **Omeprazole 20 mg** dalam bentuk **kapsul lepas lambat**, diproduksi PT Ifars Pharmaceutical Laboratories. Obat ini termasuk golongan **penghambat pompa proton (PPI)** yang bekerja menekan produksi asam lambung berlebih dengan menghambat enzim **H+/K+-ATPase** di sel parietal lambung. Lokev dipakai untuk **tukak lambung**, **tukak duodenum**, **refluks esofagitis/GERD**, tukak akibat obat antiinflamasi nonsteroid (AINS), bagian regimen eradikasi **Helicobacter pylori**, serta **sindrom Zollinger-Ellison**. Lokev berstatus **Obat Keras** (logo lingkaran merah dengan huruf K) sehingga hanya boleh dibeli dan digunakan dengan **resep dokter**. Pastikan produk yang Anda beli memiliki nomor izin edar BPOM yang sah dengan mengeceknya di cekbpom.pom.go.id.

Nama generik
Omeprazole 20 mg (tiap kapsul lepas lambat/enteric-coated mengandung Omeprazole 20 mg)
Nama dagang
Lokev
Disusun Tim Redaksi SehatkuDiperbarui 9 Agustus 2026

Indikasi (Untuk apa)

  • Pengobatan jangka pendek tukak lambung (ulkus gaster) dan tukak duodenum
  • Tukak lambung dan tukak duodenum yang berkaitan dengan penggunaan obat antiinflamasi nonsteroid (AINS/NSAID)
  • Lesi (luka) pada lambung dan duodenum
  • Refluks esofagitis dan penyakit refluks gastroesofageal (GERD), termasuk keluhan nyeri ulu hati dan rasa panas terbakar di dada
  • Bagian dari regimen eradikasi Helicobacter pylori pada tukak peptik, dikombinasikan dengan antibiotik sesuai resep dokter
  • Kondisi hipersekresi asam lambung patologis seperti sindrom Zollinger-Ellison

Dosis

Dewasa
Dosis lazim dewasa adalah 20 mg satu kali sehari, diminum sebelum makan dan umumnya pada pagi hari. Kapsul harus ditelan utuh dengan air; jangan dikunyah, digerus, atau dibuka karena berisi granul salut enterik yang akan rusak oleh asam lambung. Lama pengobatan dan penyesuaian dosis pada tukak berat, GERD, eradikasi H. pylori, atau sindrom Zollinger-Ellison ditentukan dokter. Ikuti petunjuk pada kemasan atau resep dokter dan jangan menambah sendiri dosis maupun durasi pemakaian.
Anak
Penggunaan pada anak harus atas penilaian dan resep dokter. Dosis omeprazole pada anak dihitung berdasarkan berat badan dan indikasi, sehingga sediaan kapsul dewasa belum tentu sesuai. Jangan memberikan Lokev kepada anak tanpa petunjuk dokter.
Lansia
Umumnya tidak diperlukan penyesuaian dosis khusus pada lansia, namun pemakaian jangka panjang perlu diawasi dokter karena risiko defisiensi vitamin B12, kadar magnesium rendah, dan patah tulang. Ikuti petunjuk pada kemasan atau resep dokter.

Efek Samping

  • Sakit kepala dan pusing
  • Mual, muntah, dan nyeri perut
  • Diare atau sebaliknya sembelit (konstipasi)
  • Perut kembung dan sering buang gas (flatulen)
  • Mulut kering serta perubahan rasa pada lidah
  • Ruam kulit, gatal, atau reaksi alergi (jarang, namun bisa berat berupa pembengkakan wajah dan sesak napas)
  • Pada pemakaian jangka panjang: defisiensi vitamin B12, hipomagnesemia (kadar magnesium darah rendah) yang dapat memicu kram atau gangguan irama jantung
  • Peningkatan risiko infeksi Clostridioides difficile pada usus dan risiko fraktur (patah tulang pinggul, pergelangan tangan, atau tulang belakang) pada terapi PPI dosis tinggi jangka panjang
  • Peningkatan enzim hati yang biasanya bersifat sementara

Kontraindikasi (Tidak boleh untuk)

  • Riwayat hipersensitivitas (alergi) terhadap omeprazole, benzimidazol lain (misalnya esomeprazole, lansoprazole, pantoprazole), atau komponen lain dalam sediaan
  • Penggunaan bersama nelfinavir (obat antiretroviral) karena omeprazole menurunkan kadar dan efektivitasnya secara bermakna
  • Penggunaan bersama produk yang mengandung rilpivirin (antiretroviral) karena kadarnya dalam darah dapat turun tajam sehingga terapi berisiko gagal
  • Tidak boleh digunakan tanpa evaluasi dokter pada pasien dengan tanda bahaya (alarm symptoms) seperti penurunan berat badan tanpa sebab, muntah darah, tinja hitam, atau sulit menelan, karena gejala tukak dapat menutupi kanker lambung

Interaksi dengan Obat Lain

  • Klopidogrel: omeprazole menghambat enzim CYP2C19 sehingga dapat menurunkan efek antiplatelet klopidogrel; diskusikan alternatif dengan dokter
  • Nelfinavir, atazanavir, rilpivirin, dan beberapa antiretroviral lain: kadar obat dalam darah dapat menurun tajam
  • Obat yang penyerapannya bergantung pada suasana asam lambung seperti ketokonazol, itrakonazol, dan garam besi: penyerapan dapat berkurang
  • Digoksin: kadar dalam darah dapat meningkat sehingga perlu pemantauan
  • Warfarin dan antikoagulan oral lain: efek antikoagulan dapat berubah, perlu pemantauan waktu pembekuan darah
  • Fenitoin, diazepam, dan citalopram: metabolismenya dapat melambat sehingga efek serta risiko efek samping meningkat
  • Metotreksat dosis tinggi: risiko toksisitas meningkat
  • Tacrolimus: kadar dalam darah dapat meningkat
  • Informasikan kepada dokter atau apoteker seluruh obat, suplemen, dan herbal yang sedang Anda konsumsi sebelum memakai Lokev

Peringatan Penting

  • Lokev adalah Obat Keras yang hanya boleh digunakan dengan resep dokter; jangan membeli atau memakainya tanpa pemeriksaan tenaga medis
  • Selalu periksa keaslian dan nomor izin edar produk di cekbpom.pom.go.id sebelum membeli, terutama bila membeli secara daring
  • Beri tahu dokter atau apoteker bila Anda memiliki riwayat alergi terhadap omeprazole atau obat PPI lain (esomeprazole, lansoprazole, pantoprazole), serta riwayat gangguan hati dan penyakit lain yang sedang Anda alami
  • Kapsul harus ditelan utuh dan diminum sebelum makan; membuka atau mengunyah kapsul akan merusak granul salut enterik dan menurunkan efektivitas obat
  • Jangan menggunakan Lokev untuk swamedikasi jangka panjang. Bila keluhan asam lambung menetap lebih dari 2 minggu atau berulang, periksakan diri ke dokter
  • Segera periksakan diri ke dokter atau IGD bila muncul tanda bahaya seperti muntah darah, tinja berwarna hitam seperti aspal, nyeri perut hebat, sulit atau nyeri saat menelan, penurunan berat badan tanpa sebab jelas, atau nyeri dada yang menjalar ke lengan dan rahang
  • Penggunaan PPI jangka panjang berkaitan dengan risiko defisiensi vitamin B12, kadar magnesium rendah, infeksi Clostridioides difficile, dan patah tulang; gunakan dosis efektif terendah dalam durasi sesingkat mungkin sesuai arahan dokter
  • Terapi omeprazole dapat menyamarkan gejala kanker lambung, sehingga perbaikan gejala tidak berarti penyakit serius sudah tersingkir
  • Waspadai gejala hipomagnesemia seperti kram otot, kejang, jantung berdebar, atau lemas berat, dan segera hubungi dokter bila muncul
  • Hati-hati pada pasien dengan gangguan fungsi hati; dokter mungkin perlu menyesuaikan dosis
  • Ibu hamil dan menyusui hanya boleh menggunakan obat ini bila diinstruksikan dokter setelah mempertimbangkan manfaat dan risikonya
  • Hentikan penggunaan dan segera cari pertolongan medis bila muncul reaksi alergi berat, ruam kulit luas yang mengelupas, atau diare berat yang tidak kunjung berhenti

Kategori Ibu Hamil (FDA)

Kategori C - hati-hati

Pertanyaan Umum

Lokev obat apa?

Lokev adalah obat lambung berisi Omeprazole 20 mg dalam bentuk kapsul lepas lambat, diproduksi oleh PT Ifars Pharmaceutical Laboratories. Lokev termasuk golongan penghambat pompa proton (PPI) yang menekan produksi asam lambung berlebih dengan menghambat enzim H+/K+-ATPase di sel parietal lambung. Obat ini digunakan untuk tukak lambung, tukak duodenum, tukak akibat AINS, refluks esofagitis/GERD, bagian dari regimen eradikasi Helicobacter pylori, serta sindrom Zollinger-Ellison. Lokev berstatus Obat Keras dan wajib dengan resep dokter. Cek nomor izin edarnya di cekbpom.pom.go.id sebelum membeli.

Apakah Lokev bisa dibeli bebas di apotek tanpa resep?

Tidak. Lokev adalah Obat Keras yang ditandai lingkaran merah dengan huruf K pada kemasan, sehingga wajib menggunakan resep dokter. Obat ini bukan narkotika maupun psikotropika, tetapi penggunaannya tetap harus melalui penilaian tenaga medis karena keluhan asam lambung dapat menyerupai penyakit lain yang lebih serius, termasuk gangguan jantung dan kanker lambung. Bila menemukan penjual yang menawarkan Lokev tanpa resep, sebaiknya hindari dan pastikan keaslian produk lewat cekbpom.pom.go.id.

Kapan waktu terbaik minum Lokev dan bolehkah kapsulnya dibuka?

Omeprazole umumnya diminum sebelum makan, biasanya pagi hari, agar kerjanya optimal saat pompa proton di lambung aktif. Kapsul Lokev harus ditelan utuh dengan air dan tidak boleh dikunyah, digerus, atau dibuka karena berisi granul salut enterik yang akan rusak bila terkena asam lambung langsung. Untuk lama pemakaian dan aturan pakai yang tepat, ikuti petunjuk pada kemasan atau resep dokter. Bila Anda kesulitan menelan kapsul, konsultasikan alternatif sediaan kepada dokter atau apoteker.

Obat Terkait (PPI / Lambung)

Lihat daftar lengkap di indeks obat.

Kondisi yang Umumnya Ditangani

Daftar ini menunjukkan kondisi yang umumnya ditangani dengan obat golongan PPI / Lambung — bukan anjuran pengobatan. Diagnosis dan pilihan obat harus ditentukan dokter.

Referensi Medis

  1. 1. Medicastore - Lokev 20 mg Kapsul (komposisi Omeprazole 20 mg, golongan Obat Keras, produsen PT Ifars Pharmaceutical Labs)
  2. 2. BPOM RI - Cek Produk Obat Terdaftar (cek nomor izin edar Lokev)
  3. 3. PIONAS BPOM - Informasi obat omeprazol (penghambat pompa proton)

Disclaimer medis: Informasi obat ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi dokter atau apoteker. Selalu baca aturan pakai di kemasan dan ikuti anjuran tenaga medis berlisensi. Jangan menghentikan obat resep tanpa konsultasi.