Lewati ke konten
PPI / LambungResep dokter

Mucosta

**Mucosta** adalah obat **gastroprotektor** (pelindung mukosa lambung) dengan kandungan **Rebamipide 100 mg**. Obat ini digunakan untuk mengobati **tukak lambung** dan **gastritis**, serta mencegah dan mengobati kerusakan lambung akibat obat antiinflamasi nonsteroid (**OAINS/NSAID**). Rebamipide bekerja dengan merangsang produksi **prostaglandin** dan **mukus** sehingga membantu melindungi dan menyembuhkan lapisan mukosa lambung.

Nama generik
Rebamipide
Nama dagang
Mucosta
Disusun Tim Redaksi SehatkuDiperbarui 13 Juli 2026

Indikasi (Untuk apa)

  • Pengobatan tukak lambung (gastric ulcer)
  • Pengobatan gastritis (radang lapisan lambung), termasuk perbaikan lesi pada mukosa lambung
  • Pencegahan dan pengobatan gastroenteropati akibat OAINS/NSAID (kerusakan lambung karena obat antiinflamasi nonsteroid)
  • Membantu melindungi dan menyembuhkan mukosa lambung dengan menstimulasi produksi prostaglandin dan mukus pelindung

Dosis

Dewasa
Ikuti dosis yang tertera pada kemasan atau resep dokter. Mucosta tersedia dalam bentuk tablet salut selaput 100 mg dan umumnya diminum beberapa kali sehari; jangan mengubah dosis atau menghentikan pengobatan tanpa anjuran dokter.
Anak
Keamanan dan dosis pada anak belum ditetapkan secara pasti; penggunaan pada anak harus atas pertimbangan dan pengawasan dokter.
Lansia
Pada lansia, gunakan sesuai anjuran dokter dengan pemantauan lebih hati-hati karena fungsi organ dapat menurun seiring usia.

Efek Samping

  • Gangguan saluran cerna seperti mual, muntah, kembung, atau nyeri perut
  • Sembelit (konstipasi) atau diare
  • Ruam kulit, gatal, atau reaksi alergi pada kulit
  • Sakit kepala, pusing, atau rasa mengantuk
  • Peningkatan kadar enzim hati pada pemeriksaan fungsi hati (jarang)
  • Gangguan jumlah sel darah, seperti penurunan trombosit atau sel darah putih (jarang)

Kontraindikasi (Tidak boleh untuk)

  • Hipersensitif atau alergi terhadap Rebamipide maupun komponen lain dalam obat ini

Interaksi dengan Obat Lain

  • Rebamipide sering digunakan bersama obat lambung lain seperti PPI, antagonis H2, atau antikolinergik; kombinasi tersebut sebaiknya hanya atas anjuran dokter
  • Informasikan kepada dokter atau apoteker semua obat, suplemen, maupun produk herbal yang sedang Anda gunakan agar risiko interaksi dapat dinilai

Peringatan Penting

  • Mucosta termasuk obat keras yang hanya boleh dibeli dan digunakan dengan resep dokter
  • Segera hentikan pemakaian dan cari pertolongan medis bila muncul tanda reaksi alergi berat seperti bengkak pada wajah atau bibir, ruam luas, atau sesak napas
  • Beri tahu dokter jika keluhan lambung tidak membaik atau justru memburuk setelah beberapa waktu penggunaan
  • Sampaikan riwayat penyakit hati, ginjal, gangguan darah, kehamilan, atau menyusui kepada dokter sebelum menggunakan obat ini
  • Pastikan produk memiliki nomor izin edar resmi yang dapat dicek di cekbpom.pom.go.id sebelum dikonsumsi

Kategori Ibu Hamil (FDA)

Belum diklasifikasi

Pertanyaan Umum

Mucosta obat apa?

Mucosta adalah obat gastroprotektor (pelindung mukosa lambung) berisi Rebamipide 100 mg. Obat ini dipakai untuk mengobati tukak lambung dan gastritis, serta mencegah kerusakan lambung akibat obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS). Rebamipide bekerja dengan meningkatkan produksi prostaglandin dan mukus pelindung lambung.

Apakah Mucosta harus dengan resep dokter?

Ya. Mucosta termasuk obat keras sehingga hanya boleh dibeli dan digunakan dengan resep dokter. Jangan memakainya untuk pengobatan sendiri tanpa pemeriksaan, dan pastikan nomor izin edarnya terdaftar di BPOM melalui cekbpom.pom.go.id.

Apa efek samping Mucosta yang perlu diwaspadai?

Efek samping yang mungkin timbul antara lain gangguan pencernaan (mual, kembung, sembelit, atau diare), ruam atau gatal pada kulit, serta sakit kepala. Efek yang lebih jarang meliputi peningkatan enzim hati dan gangguan jumlah sel darah. Segera hubungi dokter bila muncul reaksi alergi berat atau keluhan yang mengganggu.

Referensi Medis

  1. 1. Halodoc - Obat Mucosta untuk Apa, Jaga Lambung Tetap Sehat
  2. 2. Cek BPOM - Verifikasi Nomor Izin Edar Obat
  3. 3. PIONAS BPOM - Pusat Informasi Obat Nasional

Disclaimer medis: Informasi obat ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi dokter atau apoteker. Selalu baca aturan pakai di kemasan dan ikuti anjuran tenaga medis berlisensi. Jangan menghentikan obat resep tanpa konsultasi.