Panadol
Panadol adalah obat pereda nyeri dan penurun demam yang berisi **paracetamol (asetaminofen) 500 mg per kaplet**. Obat ini dipakai untuk meredakan **nyeri ringan sampai sedang** seperti sakit kepala, sakit gigi, dan nyeri otot, serta untuk **menurunkan demam**. Halaman ini membahas **Panadol reguler (Panadol Biru)** yang hanya berisi paracetamol tunggal; varian lain seperti Panadol Extra (paracetamol + kafein) serta varian flu dan batuk mengandung zat aktif tambahan dengan aturan pakai dan peringatan yang berbeda. Panadol reguler termasuk **obat bebas (lingkaran hijau)** sehingga bisa dibeli tanpa resep, tetapi tetap pastikan nomor izin edarnya terdaftar di **cekbpom.pom.go.id** sebelum dibeli.
- Nama generik
- Paracetamol (asetaminofen)
- Nama dagang
- Panadol
Indikasi (Untuk apa)
- Meredakan nyeri ringan sampai sedang, termasuk sakit kepala, sakit gigi, dan nyeri otot
- Menurunkan demam (antipiretik), misalnya saat flu, sesuai anjuran pada kemasan
- Meredakan nyeri ringan lain seperti nyeri haid dan pegal-pegal sebagai pereda nyeri simtomatik (bukan mengobati penyebabnya)
- Catatan: varian Panadol Extra (paracetamol 500 mg + kafein 65 mg) ditujukan untuk sakit kepala, migrain, sakit gigi, nyeri otot, nyeri haid, dan demam — kandungan serta peringatannya berbeda dari Panadol reguler
Dosis
Efek Samping
- Umumnya ditoleransi baik pada dosis yang dianjurkan; efek samping relatif jarang
- Mual, muntah, atau rasa tidak nyaman di perut
- Ruam kulit, gatal, atau reaksi alergi ringan
- Reaksi alergi berat (jarang): bengkak pada wajah/bibir/lidah, sesak napas — hentikan pemakaian dan cari pertolongan medis segera
- Reaksi kulit berat yang sangat jarang, seperti lepuh atau pengelupasan kulit yang meluas
- Kelainan darah (sangat jarang) pada pemakaian jangka panjang
- Kerusakan hati (hepatotoksisitas) pada dosis berlebih atau overdosis — ini adalah risiko paling serius dari paracetamol
Kontraindikasi (Tidak boleh untuk)
- Riwayat alergi atau hipersensitivitas terhadap paracetamol maupun bahan lain dalam produk
- Gangguan hati berat atau penyakit hati aktif, kecuali atas pertimbangan dokter
- Sedang mengonsumsi obat lain yang juga mengandung paracetamol (risiko dosis ganda)
- Untuk varian kombinasi: pastikan tidak ada kontraindikasi terhadap zat aktif tambahannya (misalnya kafein pada Panadol Extra) — baca komposisi pada kemasan dan konsultasikan ke apoteker
Interaksi dengan Obat Lain
- Obat flu, batuk, atau pereda nyeri lain yang juga mengandung paracetamol — kombinasi ini adalah penyebab overdosis paling sering; selalu baca komposisi pada kemasan
- Alkohol — konsumsi alkohol, terutama rutin, meningkatkan risiko kerusakan hati
- Warfarin dan antikoagulan oral lain — pemakaian paracetamol jangka panjang dapat memengaruhi efek pengencer darah; perlu pemantauan dokter
- Obat yang memengaruhi enzim hati (misalnya beberapa antiepilepsi atau antituberkulosis) — diskusikan dengan dokter atau apoteker
- Untuk varian yang mengandung kafein (Panadol Extra): perhatikan asupan kafein lain dari kopi, teh, atau minuman energi
Peringatan Penting
- Jangan melebihi dosis yang tertera pada kemasan. Overdosis paracetamol dapat menyebabkan kerusakan hati serius meskipun pada awalnya tidak terasa gejala apa pun
- Batas asupan paracetamol dewasa umumnya 4.000 mg per hari dari SEMUA sumber — hitung juga obat flu, obat nyeri haid, atau obat batuk yang Anda minum bersamaan
- Jika diduga terjadi overdosis, segera ke IGD walaupun penderita masih tampak sehat; penanganan dini sangat menentukan
- Hentikan pemakaian dan cari pertolongan medis bila muncul tanda bahaya: ruam atau lepuh yang meluas, bengkak pada wajah/bibir/lidah, sesak napas, kulit atau mata menguning, urine gelap, nyeri perut kanan atas, atau mual dan muntah yang terus-menerus
- Beri tahu dokter atau apoteker bila Anda punya riwayat alergi obat, terutama terhadap paracetamol
- Hindari atau batasi alkohol selama memakai paracetamol
- Konsultasikan ke dokter bila Anda punya penyakit hati, penyakit ginjal, atau kekurangan gizi/berat badan rendah
- Hubungi dokter bila demam bertahan lebih dari 3 hari atau nyeri tidak membaik dalam beberapa hari — paracetamol hanya meredakan gejala, bukan menyembuhkan penyebabnya
- Halaman ini membahas Panadol reguler (paracetamol tunggal). Varian kombinasi seperti Panadol Extra atau varian flu dan batuk mengandung zat aktif tambahan; sebagian di antaranya termasuk obat bebas terbatas (lingkaran biru) dan punya peringatan tersendiri — baca kemasan masing-masing
- Panadol reguler adalah obat bebas (lingkaran hijau) dan tidak memerlukan resep. Berbeda dengan itu, obat golongan obat keras (lingkaran merah dengan huruf K) hanya boleh dibeli dan digunakan dengan resep dokter, bukan untuk pengobatan sendiri
- Selalu periksa nomor izin edar BPOM produk di cekbpom.pom.go.id sebelum membeli, terutama saat membeli lewat toko daring, dan beli hanya dari apotek atau penjual resmi
- Ibu hamil dan menyusui sebaiknya berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan obat ini secara rutin
- Simpan di tempat sejuk dan kering, jauh dari jangkauan anak-anak
Kategori Ibu Hamil (FDA)
Pertanyaan Umum
Panadol obat apa?
Panadol adalah obat pereda nyeri dan penurun demam yang bahan aktifnya paracetamol (asetaminofen) 500 mg per kaplet. Obat ini digunakan untuk meredakan nyeri ringan sampai sedang — sakit kepala, sakit gigi, nyeri otot — dan untuk menurunkan demam. Panadol reguler termasuk obat bebas (lingkaran hijau) sehingga dapat dibeli tanpa resep dokter. Sebelum membeli, pastikan nomor izin edarnya terdaftar di cekbpom.pom.go.id.
Apa bedanya Panadol Biru dengan varian Panadol lain?
"Panadol" adalah payung merek, bukan satu formula tunggal. Panadol Biru (reguler) hanya berisi paracetamol 500 mg per kaplet, sedangkan Panadol Extra berisi paracetamol 500 mg ditambah kafein 65 mg. Varian flu dan batuk mengandung zat aktif tambahan lain di luar paracetamol, sehingga peringatan dan golongan obatnya juga berbeda — sebagian termasuk obat bebas terbatas (lingkaran biru). Karena itu jangan menganggap semua Panadol sama: baca komposisi pada kemasan masing-masing dan tanyakan ke apoteker bila ragu.
Apakah Panadol aman diminum bersama obat flu lain?
Berhati-hatilah. Banyak obat flu, obat batuk, dan obat nyeri haid yang dijual bebas juga mengandung paracetamol, sehingga meminumnya bersamaan dengan Panadol bisa membuat total dosis melebihi batas aman dan merusak hati. Batas asupan paracetamol untuk dewasa umumnya 4.000 mg per hari dari semua sumber. Selalu baca komposisi setiap obat yang Anda minum, ikuti petunjuk pada kemasan atau resep dokter, dan tanyakan ke apoteker sebelum menggabungkan obat. Jika diduga terjadi overdosis, segera ke IGD meski belum ada gejala.
Obat Terkait (Analgesik / Antipiretik)
Lihat daftar lengkap di indeks obat.
Kondisi yang Umumnya Ditangani
Daftar ini menunjukkan kondisi yang umumnya ditangani dengan obat golongan Analgesik / Antipiretik — bukan anjuran pengobatan. Diagnosis dan pilihan obat harus ditentukan dokter.
Tools kesehatan terkait
Coba kalkulator gratis yang relevan dengan topik ini.
Referensi Medis
Disclaimer medis: Informasi obat ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi dokter atau apoteker. Selalu baca aturan pakai di kemasan dan ikuti anjuran tenaga medis berlisensi. Jangan menghentikan obat resep tanpa konsultasi.