Lewati ke konten
Analgesik / AntipiretikResep dokter

Proneuron

**Proneuron** adalah **obat keras** kombinasi **metamizol (metampiron) 500 mg** dan **diazepam 2 mg** yang digunakan untuk meredakan **nyeri sedang hingga berat** seperti sakit gigi, sakit kepala, dan nyeri haid, sekaligus memberikan efek penenang serta relaksasi otot dari komponen diazepam. Karena mengandung diazepam yang tergolong **psikotropika**, Proneuron hanya boleh digunakan dengan **resep dokter**.

Nama generik
Metamizol (metampiron) 500 mg + Diazepam 2 mg
Nama dagang
Proneuron
Disusun Tim Redaksi SehatkuDiperbarui 29 Juni 2026

Indikasi (Untuk apa)

  • Meredakan nyeri sedang hingga berat, misalnya sakit gigi, sakit kepala, dan nyeri haid (dismenore)
  • Nyeri kolik (kejang/spasme otot polos) pada saluran cerna atau saluran kemih yang disertai ketegangan otot
  • Nyeri pasca-operasi atau nyeri lain yang membutuhkan efek analgesik sekaligus penenang
  • Kondisi nyeri yang disertai ketegangan atau kecemasan, memanfaatkan efek relaksan otot dan penenang dari diazepam

Dosis

Dewasa
Ikuti dosis yang tertera pada kemasan atau resep dokter. Umumnya diminum hanya saat nyeri muncul dan digunakan untuk jangka pendek. Jangan menambah dosis, memperpanjang durasi, atau menggunakan tanpa pengawasan dokter karena kandungan diazepam berisiko menimbulkan ketergantungan.
Anak
Tidak dianjurkan untuk anak tanpa pengawasan dokter; kandungan diazepam membuat Proneuron umumnya tidak sesuai untuk anak. Selalu konsultasikan ke dokter terlebih dahulu.
Lansia
Lansia lebih sensitif terhadap efek sedatif diazepam sehingga lebih berisiko mengantuk dan jatuh. Gunakan dosis efektif terendah dan hanya sesuai anjuran dokter.

Efek Samping

  • Mengantuk, pusing, lemas, dan penurunan konsentrasi (terutama akibat diazepam)
  • Mual, gangguan lambung, atau mulut kering
  • Reaksi alergi pada kulit seperti ruam, gatal, atau kemerahan
  • Penurunan tekanan darah (hipotensi), terutama bila diminum berlebihan
  • Efek serius namun jarang dari metamizol berupa agranulositosis (penurunan sel darah putih drastis) yang ditandai demam tinggi, sakit tenggorokan, dan sariawan
  • Risiko ketergantungan dan gejala putus obat bila diazepam digunakan jangka panjang

Kontraindikasi (Tidak boleh untuk)

  • Riwayat alergi terhadap metamizol/golongan pirazolon atau terhadap benzodiazepin (diazepam)
  • Gangguan sumsum tulang atau kelainan darah, serta riwayat agranulositosis
  • Gangguan pernapasan berat, sleep apnea, atau miastenia gravis
  • Gangguan fungsi hati atau ginjal yang berat
  • Glaukoma sudut sempit akut
  • Kehamilan dan menyusui kecuali atas pertimbangan dokter

Interaksi dengan Obat Lain

  • Alkohol dan obat penekan sistem saraf pusat lain (opioid, obat tidur, obat penenang, sebagian antihistamin) memperkuat efek sedatif dan berbahaya
  • Obat lain yang dapat menekan sumsum tulang meningkatkan risiko gangguan darah
  • Obat yang memengaruhi kadar diazepam dalam tubuh (misalnya simetidin atau obat antijamur golongan azol) dapat memperpanjang efek sedasi
  • Klorpromazin bersama metamizol dapat menyebabkan gangguan suhu tubuh (hipotermia)

Peringatan Penting

  • Termasuk obat keras dan psikotropika — hanya boleh diperoleh dan digunakan dengan resep dokter, tidak untuk dibeli bebas.
  • Dapat menyebabkan kantuk dan menurunkan kewaspadaan; jangan mengemudi atau mengoperasikan mesin setelah meminumnya.
  • Hindari alkohol selama menggunakan Proneuron karena memperberat efek penenang dan risiko gangguan pernapasan.
  • Gunakan hanya untuk jangka pendek; jangan menghentikan mendadak setelah pemakaian lama tanpa konsultasi dokter karena berisiko gejala putus obat.
  • Segera hentikan dan periksa ke dokter bila muncul demam, sakit tenggorokan, atau sariawan yang tidak biasa (tanda kemungkinan agranulositosis).
  • Pastikan produk memiliki nomor izin edar resmi dengan mengecek di cekbpom.pom.go.id sebelum menggunakannya.

Kategori Ibu Hamil (FDA)

Kategori D - risiko terbukti

Pertanyaan Umum

Proneuron obat apa?

Proneuron adalah obat keras berbentuk kaplet yang mengandung kombinasi metamizol (metampiron) 500 mg sebagai pereda nyeri dan diazepam 2 mg sebagai penenang serta relaksan otot. Obat ini digunakan untuk meredakan nyeri sedang hingga berat seperti sakit gigi, sakit kepala, nyeri haid, dan nyeri kolik. Karena mengandung diazepam yang tergolong psikotropika, Proneuron wajib menggunakan resep dokter.

Apakah Proneuron bisa dibeli bebas tanpa resep?

Tidak. Proneuron mengandung diazepam yang tergolong psikotropika, sehingga termasuk obat keras dan hanya boleh diperoleh dengan resep dokter. Membeli atau menggunakannya tanpa resep berisiko dan melanggar aturan. Pastikan juga produk terdaftar resmi dengan mengeceknya di cekbpom.pom.go.id.

Apakah Proneuron menyebabkan kantuk?

Ya. Kandungan diazepam dapat menimbulkan kantuk, pusing, dan menurunkan konsentrasi. Karena itu jangan mengemudi atau mengoperasikan mesin setelah meminumnya, dan hindari alkohol karena dapat memperberat efek penenang. Gunakan hanya sesuai petunjuk dokter dan untuk jangka pendek.

Proneuron diminum berapa kali sehari?

Dosis lazim dewasa pada label adalah 1 kaplet saat nyeri muncul, lalu 1 kaplet lagi setiap 6-8 jam bila nyeri masih menetap, dengan maksimal 4 kaplet per hari. Proneuron diminum hanya ketika nyeri terasa, bukan rutin terjadwal, dan untuk jangka pendek saja. Bila satu dosis terlewat, jangan menggandakan dosis berikutnya. Karena Proneuron termasuk obat keras golongan psikotropika, dosis dan lama pemakaian yang berlaku tetap yang tertulis dokter di resep; konsultasikan ke dokter bila nyeri tidak mereda.

Proneuron diminum sebelum atau sesudah makan?

Proneuron diminum sesudah makan atau bersamaan dengan makanan, bukan saat perut kosong. Tujuannya mengurangi risiko iritasi lambung dari kandungan metamizol. Telan kaplet secara utuh dengan air putih minimal satu gelas, jangan dikunyah, dibelah, atau digerus. Hindari alkohol selama memakai obat ini karena memperkuat efek sedatif dari diazepam. Proneuron adalah obat keras yang wajib resep dokter, jadi tetap ikuti aturan pakai yang tertulis pada kemasan dan resep Anda.

Apa efek samping Proneuron yang perlu diwaspadai?

Efek samping tersering adalah mengantuk, pusing, vertigo, lemas, penurunan konsentrasi, mual, dan gemetar, sebagian besar berasal dari diazepam. Dilaporkan pula sembelit, tekanan darah turun, sulit buang air kecil, penglihatan ganda, perubahan suasana hati, serta ruam dan gatal. Yang paling perlu diwaspadai adalah agranulositosis, penurunan drastis sel darah putih akibat metamizol yang jarang terjadi tetapi bisa berakibat fatal. Hentikan pemakaian dan segera ke dokter atau IGD bila muncul demam tinggi mendadak, sakit tenggorokan, sariawan, lemas berat, atau kulit dan mata menguning.

Apakah Proneuron aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Tidak aman dan tidak dianjurkan. Proneuron termasuk kategori kehamilan D, artinya ada bukti risiko terhadap janin manusia, dan kehamilan maupun menyusui tercantum sebagai kontraindikasi. Obat ini hanya boleh dipertimbangkan bila manfaatnya jelas melebihi risiko pada kondisi gawat tanpa alternatif yang lebih aman, dan keputusan itu mutlak milik dokter. Untuk ibu menyusui, metamizol dan diazepam sama-sama dapat terserap ke dalam ASI. Bila sedang hamil atau menyusui lalu mengalami nyeri, mintalah alternatif yang lebih aman kepada dokter; parasetamol umumnya menjadi pilihan pertama.

Bagaimana cara memastikan Proneuron asli dan terdaftar BPOM?

Cek langsung di situs resmi cekbpom.pom.go.id: pilih pencarian berdasarkan Nama Produk, ketik Proneuron, lalu cocokkan hasilnya dengan yang tercetak di dus. Data resmi yang terdaftar: nomor izin edar DPL7815606804A1, bentuk kaplet, kemasan dus berisi 20 strip @10 kaplet, produsen Meprofarm (Bandung), dengan masa berlaku izin sampai 2 Juni 2027. Kemasan asli juga mencantumkan logo lingkaran merah berhuruf K penanda obat keras. Karena tergolong psikotropika, Proneuron asli hanya ditebus dengan resep dokter di apotek berizin; yang dijual bebas daring patut dicurigai ilegal atau palsu.

Obat Terkait (Analgesik / Antipiretik)

Lihat daftar lengkap di indeks obat.

Kondisi yang Umumnya Ditangani

Daftar ini menunjukkan kondisi yang umumnya ditangani dengan obat golongan Analgesik / Antipiretik — bukan anjuran pengobatan. Diagnosis dan pilihan obat harus ditentukan dokter.

Tools kesehatan terkait

Coba kalkulator gratis yang relevan dengan topik ini.

Referensi Medis

  1. 1. KlikDokter - Proneuron (Metamizole 500 mg + Diazepam 2 mg, produsen Meprofarm)
  2. 2. Cek BPOM - Badan Pengawas Obat dan Makanan RI
  3. 3. PIONAS - Pusat Informasi Obat Nasional BPOM

Disclaimer medis: Informasi obat ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi dokter atau apoteker. Selalu baca aturan pakai di kemasan dan ikuti anjuran tenaga medis berlisensi. Jangan menghentikan obat resep tanpa konsultasi.