Lewati ke konten
Obat Kulit TopikalBebas (tanpa resep)

Salep Pagoda

Salep Pagoda adalah **salep kulit untuk pemakaian luar** berisi kombinasi **sulfur praecipitatum, asam benzoat, asam salisilat, kamfer (camphora), dan mentol (menthol)** yang dipakai untuk **membantu mengurangi penyakit kulit** seperti **gatal-gatal di telapak tangan dan kaki**, **selangkangan paha**, **kutu air**, **panu**, **kurap**, dan **kudis**. Sulfur, asam benzoat, dan asam salisilat bekerja sebagai **keratolitik dan antijamur**, sedangkan kamfer dan mentol memberi **rasa dingin yang meredakan gatal**. Di BPOM, produk ini terdaftar dengan nama **Pagoda Salep Ekstra** (NIE **QD032701211**) dalam kategori **Obat Kuasi**. Artinya produk ini bukan obat bebas maupun obat bebas terbatas, dan bisa dibeli tanpa resep dokter. Pendaftar dan produsennya adalah PT Perseroan Dagang dan Industri Farmasi Afiat, dan menurut data BPOM salep ini dikemas dalam pot plastik 10 gram.

Nama generik
Sulfur praecipitatum + Asam benzoat + Asam salisilat + Camphora (kamfer) + Menthol (mentol)
Nama dagang
Salep Pagoda
Disusun Tim Redaksi SehatkuDiperbarui 9 Agustus 2026

Indikasi (Untuk apa)

  • Membantu mengurangi gatal-gatal pada kulit, termasuk di telapak tangan dan kaki serta selangkangan paha
  • Membantu mengurangi keluhan kutu air, yaitu infeksi jamur yang umumnya muncul di sela-sela jari kaki
  • Membantu mengurangi keluhan panu dan kurap, dua jenis infeksi jamur pada kulit
  • Membantu mengurangi keluhan kudis (skabies). Kudis mudah menular ke orang serumah, jadi tetap periksakan ke dokter

Dosis

Dewasa
Bersihkan dan keringkan dulu kulit yang sakit, lalu oleskan salep secara tipis pada area tersebut 1-2 kali sehari sesuai petunjuk produsen. Sebagian apotek daring mencantumkan frekuensi yang berbeda, jadi ikuti petunjuk pada label kemasan atau anjuran dokter maupun apoteker. Salep ini hanya untuk pemakaian luar. Cuci tangan setelah mengoleskan agar salep tidak terbawa ke mata atau mulut.
Anak
Belum ada anjuran dosis khusus anak yang terverifikasi. Kulit anak, terutama bayi dan balita, lebih mudah menyerap asam salisilat dan kamfer, jadi konsultasikan dulu dengan dokter atau apoteker sebelum memakainya pada anak. Untuk bayi dan anak di bawah 2 tahun, jangan dipakai tanpa anjuran dokter. Bila disetujui, oleskan tipis pada area kecil saja dan ikuti petunjuk pada kemasan atau anjuran dokter. Awasi agar anak tidak menjilat area olesan atau memasukkan tangan yang terkena salep ke mulut.
Lansia
Tidak ada penyesuaian dosis khusus. Kulit lansia cenderung lebih tipis dan kering sehingga lebih mudah teriritasi oleh sulfur dan asam salisilat. Oleskan tipis pada area terbatas dan ikuti petunjuk pada kemasan atau anjuran dokter.

Efek Samping

  • Kulit kemerahan pada area yang diolesi
  • Kulit kering atau mengelupas, sejalan dengan efek keratolitik sulfur dan asam salisilat
  • Iritasi ringan, misalnya rasa perih, panas, atau menyengat, terutama pada kulit yang sensitif atau lecet
  • Sensasi dingin atau hangat dari kamfer dan mentol, umumnya sementara
  • Reaksi alergi kulit (dermatitis kontak) seperti ruam, gatal yang justru bertambah, atau bengkak pada orang yang sensitif terhadap salah satu bahan
  • Sangat jarang, bila dioleskan pada area sangat luas atau kulit yang rusak dalam waktu lama: asam salisilat dapat terserap ke dalam tubuh (salisilisme) dengan gejala telinga berdenging, pusing, mual, atau napas cepat

Kontraindikasi (Tidak boleh untuk)

  • Riwayat alergi (hipersensitivitas) terhadap salah satu bahan: sulfur, asam benzoat, asam salisilat, kamfer, atau mentol
  • Dioleskan pada kulit yang luka terbuka, lecet, atau meradang berat
  • Dioleskan pada mata, mulut, atau selaput lendir

Interaksi dengan Obat Lain

  • Pemakaian bersama produk kulit lain yang mengelupaskan atau mengeringkan kulit di area yang sama, misalnya obat jerawat berisi benzoil peroksida, retinoid topikal, produk asam salisilat lain, atau kosmetik beralkohol, dapat memperberat iritasi dan kekeringan
  • Pemakaian bersamaan dengan produk lain yang mengandung salisilat, misalnya balsem atau krim otot berisi metil salisilat, pada area luas dapat menambah jumlah salisilat yang terserap tubuh
  • Bila Anda rutin minum aspirin dosis tinggi atau obat pengencer darah seperti warfarin, beri tahu dokter atau apoteker sebelum memakai salep ini pada area luas atau dalam waktu lama, karena sebagian asam salisilat dapat terserap melalui kulit
  • Menutup area olesan dengan perban rapat atau plastik (oklusi) dapat meningkatkan penyerapan bahan aktif dan memperbesar risiko iritasi

Peringatan Penting

  • Salep Pagoda terdaftar di BPOM sebagai Obat Kuasi dengan nama Pagoda Salep Ekstra (NIE QD032701211). Produk ini bukan obat bebas, obat bebas terbatas, obat tradisional, maupun kosmetik. Klaim resminya adalah membantu mengurangi keluhan kulit, bukan menyembuhkan infeksi jamur atau kudis secara pasti
  • Cek nomor registrasi pada kemasan melalui cekbpom.pom.go.id sebelum membeli. Saat halaman ini ditinjau, masa berlaku NIE QD032701211 di cekbpom tercatat hingga 22 Mei 2030. Data bisa berubah, jadi sebaiknya Anda cek sendiri
  • Sebagai pengingat umum, obat berlogo lingkaran merah huruf K (obat keras) hanya boleh dibeli dan dipakai dengan resep dokter. Salep Pagoda tidak termasuk obat keras, tetapi jangan memakai obat keras apa pun untuk keluhan kulit tanpa resep
  • Hanya untuk pemakaian luar dan jangan ditelan. Kamfer berbahaya bila tertelan, terutama bagi anak, dan dapat memicu kejang. Tutup rapat wadahnya, simpan sesuai petunjuk pada kemasan, dan jauhkan dari jangkauan anak-anak
  • Hindari kontak dengan mata, mulut, dan selaput lendir. Bila terkena, bilas dengan air bersih yang banyak
  • Jangan dioleskan pada kulit yang luka terbuka atau pada area yang sangat luas, dan jangan ditutup perban rapat kecuali atas anjuran dokter
  • Beri tahu dokter atau apoteker bila Anda pernah alergi obat golongan salisilat, misalnya aspirin
  • Hentikan pemakaian bila muncul iritasi berat, ruam yang meluas, bengkak, atau lepuh. Segera cari pertolongan medis bila ada tanda alergi berat seperti bengkak di wajah atau bibir dan sesak napas
  • Gatal pada kulit bisa disebabkan banyak hal, seperti eksim, alergi, atau infeksi bakteri, yang membutuhkan pengobatan berbeda. Bila keluhan tidak membaik, memburuk, atau meluas setelah dipakai sesuai petunjuk, periksakan ke dokter untuk memastikan diagnosis
  • Kudis (skabies) mudah menular ke orang serumah. Periksakan ke dokter agar penderita dan orang di sekitarnya mendapat penanganan yang tepat
  • Ibu hamil dan menyusui sebaiknya berkonsultasi dulu dengan dokter atau bidan sebelum memakai salep ini, terutama pada area luas, karena kandungannya mencakup asam salisilat dan kamfer. Ibu menyusui jangan mengoleskannya di area payudara
  • Jangan tertukar dengan produk lain yang juga memakai merek Pagoda, misalnya Pagoda Pastiles untuk menyegarkan napas dan melegakan tenggorokan, yang kegunaan dan izin edarnya berbeda. Pastikan kemasan bertuliskan Pagoda Salep Ekstra dengan NIE QD032701211

Kategori Ibu Hamil (FDA)

Belum diklasifikasi

Pertanyaan Umum

Salep Pagoda obat apa?

Salep Pagoda adalah salep kulit untuk pemakaian luar yang membantu mengurangi gatal-gatal pada kulit, termasuk di telapak tangan, kaki, dan selangkangan, serta keluhan kutu air, panu, kurap, dan kudis. Isinya lima bahan, yaitu sulfur praecipitatum, asam benzoat, asam salisilat, kamfer, dan mentol. Menurut data produsen dan apotek daring, tiap gram salep mengandung sulfur praecipitatum 100 mg, asam benzoat 65 mg, asam salisilat 60 mg, kamfer 30 mg, dan mentol 25 mg. Di BPOM, produk buatan PT Afiat ini tercatat sebagai Pagoda Salep Ekstra dengan NIE QD032701211 dalam kategori Obat Kuasi, dan dijual tanpa resep. Cocokkan nomor pada kemasan Anda di cekbpom.pom.go.id.

Apakah Salep Pagoda termasuk obat bebas atau perlu resep dokter?

Salep Pagoda tidak memerlukan resep dokter. Beberapa apotek daring mencantumkannya sebagai obat bebas, tetapi data resmi BPOM mencatatnya sebagai Obat Kuasi dengan NIE QD032701211. Klaim resmi yang terdaftar pun berbunyi membantu mengurangi keluhan kulit, bukan mengobati penyakit sampai tuntas. Sebagai pengingat, obat berlogo lingkaran merah huruf K (obat keras) hanya boleh dipakai dengan resep dokter. Untuk produk apa pun, cek nomor registrasinya di cekbpom.pom.go.id.

Bagaimana cara memakai Salep Pagoda dan kapan harus ke dokter?

Bersihkan dan keringkan dulu kulit yang sakit, lalu oleskan salep secara tipis 1-2 kali sehari sesuai petunjuk produsen. Bila label kemasan Anda menyebut aturan yang berbeda, ikuti label kemasan. Salep ini hanya untuk pemakaian luar, jadi jangan dioleskan ke mata, mulut, atau luka terbuka, dan cuci tangan setelah memakainya. Efek samping yang dilaporkan umumnya ringan, seperti kulit kemerahan, kering, atau iritasi. Hentikan pemakaian bila iritasi terasa berat atau muncul ruam dan bengkak. Periksakan ke dokter bila keluhan tidak membaik atau meluas, bila Anda curiga kudis yang mudah menular ke orang serumah, atau sebelum memakainya pada anak kecil, ibu hamil, dan ibu menyusui. Simpan jauh dari jangkauan anak karena kamfer berbahaya bila tertelan.

Obat Terkait (Obat Kulit Topikal)

Lihat daftar lengkap di indeks obat.

Kondisi yang Umumnya Ditangani

Daftar ini menunjukkan kondisi yang umumnya ditangani dengan obat golongan Obat Kulit Topikal — bukan anjuran pengobatan. Diagnosis dan pilihan obat harus ditentukan dokter.

Referensi Medis

  1. 1. BPOM cekbpom - Detail produk PAGODA SALEP EKSTRA, NIE QD032701211 (Obat Kuasi; komposisi, klaim, dan pendaftar)
  2. 2. PT Afiat Industri Farmasi (produsen) - Pagoda Salep Extra: komposisi dan kadar bahan aktif
  3. 3. PIONAS BPOM - Pusat Informasi Obat Nasional

Disclaimer medis: Informasi obat ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi dokter atau apoteker. Selalu baca aturan pakai di kemasan dan ikuti anjuran tenaga medis berlisensi. Jangan menghentikan obat resep tanpa konsultasi.