Lewati ke konten
Antispasmodik / Antikejang OtotResep dokter

Zitanid

**Zitanid** adalah **obat keras** berisi **tizanidine HCl 2 mg**, yaitu **relaksan otot** kerja sentral (agonis alfa-2 adrenergik) yang dipakai untuk meredakan **spasme otot** yang terasa nyeri, misalnya pada gangguan tulang belakang (nyeri leher dan pinggang) serta **spastisitas** akibat gangguan saraf seperti multiple sclerosis. Zitanid diproduksi oleh PT Novell Pharmaceutical Laboratories dan hanya boleh digunakan dengan resep dokter.

Nama generik
Tizanidine HCl (tizanidine hydrochloride)
Nama dagang
Zitanid
Disusun Tim Redaksi SehatkuDiperbarui 9 Juli 2026

Indikasi (Untuk apa)

  • Meredakan spasme otot yang terasa nyeri akibat gangguan tulang belakang statis dan fungsional, seperti sindrom nyeri leher dan pinggang
  • Mengatasi kejang otot pasca operasi, misalnya setelah operasi hernia diskus intervertebralis
  • Meredakan nyeri dan kekakuan otot pada osteoartritis panggul
  • Mengurangi spastisitas (kekakuan otot) akibat gangguan neurologis seperti multiple sclerosis

Dosis

Dewasa
Dosis ditentukan dan disesuaikan bertahap oleh dokter. Zitanid tersedia dalam bentuk tablet 2 mg; ikuti petunjuk pada kemasan atau resep dokter dan jangan menambah atau mengurangi dosis sendiri.
Anak
Keamanan dan efektivitas pada anak belum ditetapkan. Penggunaan pada anak hanya boleh atas pertimbangan dan pengawasan dokter.
Lansia
Perlu kehati-hatian ekstra pada lansia. Dokter umumnya memulai dari dosis rendah karena risiko efek samping dan gangguan fungsi ginjal yang lebih tinggi.

Efek Samping

  • Mengantuk (somnolen) dan rasa lelah
  • Mulut kering
  • Pusing dan penurunan tekanan darah (hipotensi)
  • Lemah otot dan lesu
  • Gangguan pencernaan seperti mual
  • Peningkatan enzim hati; pada kasus jarang dapat terjadi gangguan fungsi hati

Kontraindikasi (Tidak boleh untuk)

  • Hipersensitif (alergi) terhadap tizanidine atau komponen lain dalam obat
  • Gangguan fungsi hati yang berat
  • Penggunaan bersamaan dengan penghambat kuat enzim CYP1A2 seperti fluvoxamine atau ciprofloxacin

Interaksi dengan Obat Lain

  • Fluvoxamine dan ciprofloxacin (penghambat CYP1A2) meningkatkan kadar tizanidine secara berbahaya sehingga kombinasi ini dikontraindikasikan
  • Obat antihipertensi dapat memperkuat efek penurun tekanan darah dari tizanidine
  • Alkohol dan obat penekan sistem saraf pusat (sedatif, obat tidur) memperberat efek kantuk
  • Kontrasepsi oral dapat meningkatkan kadar tizanidine dalam darah

Peringatan Penting

  • Termasuk obat keras — hanya boleh digunakan dengan resep dokter
  • Dapat menyebabkan kantuk; hindari mengemudi atau mengoperasikan mesin selama efek terasa
  • Jangan menghentikan pemakaian secara mendadak setelah penggunaan lama atau dosis tinggi karena berisiko hipertensi rebound dan takikardia; hentikan bertahap sesuai anjuran dokter
  • Diperlukan pemantauan fungsi hati, terutama pada pemakaian jangka panjang; hindari alkohol
  • Gunakan hati-hati pada lansia dan pasien dengan gangguan ginjal
  • Keamanan pada ibu hamil dan menyusui belum dipastikan; konsultasikan dengan dokter sebelum digunakan
  • Segera hubungi dokter jika muncul tanda bahaya seperti mata atau kulit menguning (gejala gangguan hati), pingsan atau pusing berat karena tekanan darah turun, denyut jantung sangat lambat, atau reaksi alergi (ruam, bengkak, sesak napas)
  • Pastikan produk memiliki izin edar BPOM dengan mengecek di cekbpom.pom.go.id

Kategori Ibu Hamil (FDA)

Belum diklasifikasi

Pertanyaan Umum

Zitanid obat apa?

Zitanid adalah obat keras yang mengandung tizanidine HCl 2 mg, yaitu relaksan otot kerja sentral. Zitanid digunakan untuk meredakan spasme otot yang terasa nyeri, misalnya pada gangguan tulang belakang (nyeri leher dan pinggang), pasca operasi, osteoartritis panggul, serta spastisitas akibat gangguan saraf seperti multiple sclerosis.

Apakah Zitanid bisa dibeli tanpa resep dokter?

Tidak. Zitanid termasuk obat keras sehingga hanya boleh dibeli dan digunakan dengan resep dokter. Pastikan produk memiliki izin edar resmi dengan mengecek nomor registrasinya di cekbpom.pom.go.id.

Apakah Zitanid menyebabkan kantuk?

Ya, mengantuk adalah salah satu efek samping yang umum karena tizanidine bekerja pada sistem saraf pusat. Selama masih terasa mengantuk atau pusing, sebaiknya hindari mengemudi dan mengoperasikan mesin, serta jangan mengonsumsi alkohol.

Referensi Medis

  1. 1. MedicaStore - Zitanid 2 mg Tablet (tizanidine HCl 2 mg, obat keras, PT Novell)
  2. 2. BPOM - Cek Izin Edar Obat
  3. 3. PIONAS BPOM - Informasi Obat Nasional Indonesia

Disclaimer medis: Informasi obat ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi dokter atau apoteker. Selalu baca aturan pakai di kemasan dan ikuti anjuran tenaga medis berlisensi. Jangan menghentikan obat resep tanpa konsultasi.