Lewati ke konten
Analgesik / AntipiretikResep dokter

Analsik

Analsik adalah obat **kombinasi metampiron (metamizol) dan diazepam** produksi Sanbe Farma yang digunakan untuk meredakan **nyeri sedang hingga berat**, terutama nyeri yang disertai **ketegangan otot** atau komponen psikis seperti sakit kepala tegang dan neuralgia. Metampiron bekerja sebagai **pereda nyeri**, sedangkan diazepam memberi **efek penenang** pada sistem saraf pusat. Karena mengandung diazepam (benzodiazepin/psikotropika), Analsik termasuk **obat keras** yang hanya boleh digunakan dengan resep dokter.

Nama generik
Metampiron (Metamizole) 500 mg + Diazepam 2 mg
Nama dagang
Analsik
Disusun Tim Redaksi SehatkuDiperbarui 3 Juli 2026

Indikasi (Untuk apa)

  • Meredakan nyeri intensitas sedang hingga berat yang tidak teratasi dengan analgesik biasa
  • Nyeri yang disertai ketegangan otot atau komponen kecemasan/ketegangan psikis
  • Sakit kepala tegang (tension headache) dan neuralgia
  • Nyeri yang memerlukan efek pereda nyeri sekaligus efek penenang ringan, sesuai pertimbangan dokter

Dosis

Dewasa
Ikuti dosis yang tertera pada kemasan atau resep dokter. Analsik umumnya digunakan untuk jangka pendek dengan dosis efektif terendah; jangan menambah dosis atau memperpanjang pemakaian tanpa anjuran dokter.
Anak
Tidak dianjurkan untuk anak tanpa pengawasan dokter karena kandungan diazepam dan metamizol. Penggunaan hanya boleh atas pertimbangan dan resep dokter.
Lansia
Gunakan dengan hati-hati dan biasanya dengan dosis lebih rendah karena lansia lebih sensitif terhadap efek sedatif diazepam. Ikuti petunjuk dokter.

Efek Samping

  • Kantuk (mengantuk), pusing, lemas, dan penurunan konsentrasi akibat komponen diazepam
  • Gangguan koordinasi dan keseimbangan
  • Risiko ketergantungan bila digunakan dalam jangka panjang (efek benzodiazepin)
  • Mual atau gangguan saluran cerna
  • Reaksi alergi pada kulit hingga reaksi hipersensitivitas berat
  • Agranulositosis dan gangguan sel darah lain (jarang namun serius, terkait metamizol)
  • Penurunan tekanan darah (hipotensi)

Kontraindikasi (Tidak boleh untuk)

  • Hipersensitif terhadap metamizol/pirazolon atau diazepam
  • Riwayat gangguan sumsum tulang atau kelainan darah (mis. agranulositosis)
  • Depresi pernapasan berat atau gangguan paru berat
  • Miastenia gravis
  • Glaukoma sudut sempit akut
  • Gangguan fungsi hati berat
  • Wanita hamil dan menyusui

Interaksi dengan Obat Lain

  • Alkohol dan depresan sistem saraf pusat lain (opioid, antihistamin sedatif, barbiturat) dapat memperkuat efek kantuk dan depresi napas
  • Obat lain yang menekan sumsum tulang dapat meningkatkan risiko gangguan darah
  • Klorpromazin bersama metamizol dapat menimbulkan penurunan suhu tubuh berat (hipotermia)
  • Obat yang memengaruhi metabolisme hati (mis. simetidin) dapat meningkatkan kadar diazepam
  • Dapat memengaruhi kerja siklosporin dan sejumlah obat lain; informasikan semua obat yang sedang digunakan kepada dokter

Peringatan Penting

  • Analsik adalah obat keras yang mengandung diazepam (psikotropika) sehingga wajib dengan resep dokter dan pengawasan ketat.
  • Berisiko menimbulkan ketergantungan bila digunakan jangka panjang; hentikan secara bertahap sesuai anjuran dokter, jangan berhenti mendadak.
  • Menyebabkan kantuk — jangan mengemudi atau mengoperasikan mesin setelah minum obat.
  • Hindari konsumsi alkohol selama menggunakan obat ini.
  • Metamizol dapat memicu agranulositosis; segera hentikan dan periksakan diri bila muncul demam, nyeri tenggorokan, sariawan, atau tanda infeksi.
  • Gunakan hati-hati pada lansia serta pasien dengan gangguan hati atau ginjal.
  • Pastikan produk memiliki izin edar resmi dengan mengecek nomor registrasi di cekbpom.pom.go.id, dan tebus hanya dengan resep dokter.

Kategori Ibu Hamil (FDA)

Kategori D - risiko terbukti

Pertanyaan Umum

Analsik obat apa?

Analsik adalah obat kombinasi metampiron (metamizol) dan diazepam produksi Sanbe Farma yang digunakan untuk meredakan nyeri sedang hingga berat, terutama nyeri yang disertai ketegangan otot seperti sakit kepala tegang dan neuralgia. Metampiron meredakan nyeri, sedangkan diazepam memberi efek penenang. Analsik termasuk obat keras yang wajib dengan resep dokter.

Apakah Analsik bisa dibeli bebas tanpa resep?

Tidak. Karena mengandung diazepam (golongan psikotropika/benzodiazepin) dan metamizol, Analsik tergolong obat keras dan hanya boleh digunakan dengan resep dokter. Pastikan produk terdaftar resmi dengan mengecek nomor izin edar di cekbpom.pom.go.id sebelum menggunakannya.

Apa efek samping dan bahaya Analsik?

Kandungan diazepam dapat menimbulkan kantuk, pusing, dan risiko ketergantungan bila dipakai lama, sehingga jangan mengemudi setelah meminumnya dan hindari alkohol. Metamizol jarang namun dapat memicu agranulositosis (penurunan sel darah putih); segera temui dokter bila muncul demam, nyeri tenggorokan, atau sariawan. Gunakan hanya sesuai dosis dan pengawasan dokter.

Tools kesehatan terkait

Coba kalkulator gratis yang relevan dengan topik ini.

Referensi Medis

  1. 1. KlikDokter - Analsik
  2. 2. Cek BPOM - Badan POM RI
  3. 3. PIONAS - Pusat Informasi Obat Nasional BPOM

Disclaimer medis: Informasi obat ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi dokter atau apoteker. Selalu baca aturan pakai di kemasan dan ikuti anjuran tenaga medis berlisensi. Jangan menghentikan obat resep tanpa konsultasi.