Lewati ke konten
Statin (kolesterol)Resep dokter

Crestor

**Crestor** adalah obat penurun kolesterol golongan **statin** dengan zat aktif **rosuvastatin** (sebagai rosuvastatin kalsium). Obat ini dipakai untuk menurunkan **kolesterol tinggi**, dengan cara menurunkan **kolesterol LDL** dan **trigliserida** serta menaikkan **kolesterol HDL** pada hiperkolesterolemia dan dislipidemia campuran, sehingga membantu menurunkan risiko penyakit jantung dan stroke. Crestor termasuk **obat keras** yang hanya boleh digunakan dengan resep dokter.

Nama generik
Rosuvastatin (sebagai rosuvastatin kalsium/Ca)
Nama dagang
Crestor
Disusun Tim Redaksi SehatkuDiperbarui 4 Agustus 2026

Indikasi (Untuk apa)

  • Terapi tambahan pada hiperkolesterolemia primer (tipe IIa, termasuk hiperkolesterolemia familial heterozigot) bila diet dan olahraga saja belum cukup menurunkan kolesterol
  • Terapi pada dislipidemia campuran (tipe IIb) untuk menurunkan kadar kolesterol LDL dan trigliserida serta menaikkan kolesterol HDL
  • Pengelolaan hiperkolesterolemia familial homozigot sebagai tambahan diet dan terapi penurun lemak lainnya
  • Membantu menurunkan risiko kejadian penyakit jantung dan stroke yang berkaitan dengan kadar kolesterol tinggi, sebagai bagian dari penanganan menyeluruh

Dosis

Dewasa
Dosis ditentukan oleh dokter, biasanya dimulai dari dosis rendah lalu disesuaikan berdasarkan kadar kolesterol dan respons tubuh. Crestor merupakan tablet salut selaput yang tersedia dalam beberapa kekuatan. Tablet ditelan utuh dan dapat diminum kapan saja, dengan atau tanpa makanan. Ikuti petunjuk pada kemasan atau resep dokter dan jangan mengubah dosis sendiri.
Anak
Penggunaan pada anak hanya boleh atas pertimbangan dan pengawasan dokter spesialis; jangan diberikan tanpa resep.
Lansia
Pada lansia umumnya diperlukan kehati-hatian dan pemantauan lebih ketat terhadap fungsi otot, hati, dan ginjal; gunakan sesuai anjuran dokter.

Efek Samping

  • Nyeri otot (mialgia), otot terasa lemah, kaku, atau pegal
  • Sakit kepala dan pusing
  • Mual, nyeri perut, sembelit (konstipasi)
  • Rasa lemas dan mudah lelah
  • Peningkatan enzim hati pada pemeriksaan laboratorium
  • Adanya protein dalam urine (proteinuria)
  • Jarang namun serius: rabdomiolisis (kerusakan otot berat) yang dapat ditandai nyeri otot hebat, urine berwarna gelap, dan gangguan ginjal, sehingga perlu segera dihentikan dan diperiksakan ke dokter

Kontraindikasi (Tidak boleh untuk)

  • Penderita dengan penyakit hati aktif atau peningkatan enzim transaminase yang menetap tanpa sebab jelas
  • Wanita hamil dan menyusui
  • Riwayat hipersensitivitas (alergi) terhadap rosuvastatin atau komponen lain dalam obat
  • Gangguan fungsi ginjal berat, terutama untuk penggunaan dosis tinggi
  • Penderita dengan riwayat gangguan otot (miopati) akibat obat penurun kolesterol

Interaksi dengan Obat Lain

  • Siklosporin dan beberapa obat imunosupresan yang dapat meningkatkan kadar rosuvastatin dalam darah
  • Gemfibrozil serta obat golongan fibrat lain yang meningkatkan risiko gangguan otot bila dipakai bersama
  • Obat pengencer darah antikoagulan seperti warfarin yang dapat memengaruhi nilai INR
  • Antasida yang mengandung aluminium atau magnesium dapat menurunkan penyerapan rosuvastatin bila diminum bersamaan
  • Kolkisin dan beberapa obat HIV tertentu yang dapat meningkatkan risiko miopati

Peringatan Penting

  • Segera hubungi dokter bila muncul nyeri otot yang tidak biasa, otot melemah, atau urine berwarna gelap karena bisa menjadi tanda gangguan otot serius
  • Diperlukan pemantauan fungsi hati dan pemeriksaan laboratorium berkala sesuai anjuran dokter
  • Hindari konsumsi alkohol berlebihan selama menggunakan obat ini
  • Jangan digunakan selama kehamilan dan menyusui; beri tahu dokter bila sedang atau berencana hamil
  • Tetap jalankan diet rendah lemak dan gaya hidup sehat karena obat ini bekerja sebagai pelengkap, bukan pengganti pola hidup sehat
  • Pastikan produk memiliki nomor registrasi resmi BPOM dengan mengeceknya di cekbpom.pom.go.id; Crestor adalah obat keras yang hanya boleh digunakan dengan resep dokter

Kategori Ibu Hamil (FDA)

Kategori X - KONTRAINDIKASI

Pertanyaan Umum

Crestor obat apa?

Crestor adalah obat penurun kolesterol golongan statin dengan zat aktif rosuvastatin (sebagai rosuvastatin kalsium), diproduksi oleh AstraZeneca. Obat ini digunakan untuk menurunkan kolesterol tinggi, yaitu menurunkan LDL dan trigliserida serta menaikkan HDL, sehingga membantu mengurangi risiko penyakit jantung dan stroke. Crestor termasuk obat keras dan hanya boleh digunakan dengan resep dokter.

Apakah Crestor bisa dibeli tanpa resep dokter?

Tidak. Crestor adalah obat keras sehingga hanya boleh diperoleh dan digunakan dengan resep dokter. Dosis serta lama pemakaian ditentukan dokter berdasarkan kadar kolesterol dan kondisi Anda. Pastikan juga produk terdaftar resmi dengan mengecek nomor registrasi di cekbpom.pom.go.id.

Apa efek samping yang perlu diwaspadai saat memakai Crestor?

Efek samping yang umum meliputi nyeri otot, sakit kepala, pusing, mual, dan rasa lemas. Efek serius yang jarang terjadi adalah rabdomiolisis (kerusakan otot berat) yang dapat ditandai nyeri otot hebat, urine berwarna gelap, dan gangguan ginjal. Segera hentikan pemakaian dan hubungi dokter bila muncul keluhan tersebut, serta ikuti petunjuk pada kemasan atau resep dokter.

Obat Terkait (Statin (kolesterol))

Lihat daftar lengkap di indeks obat.

Tools kesehatan terkait

Coba kalkulator gratis yang relevan dengan topik ini.

Referensi Medis

  1. 1. Halodoc - Crestor (komposisi Rosuvastatin Ca, Obat Keras, AstraZeneca)
  2. 2. Cek BPOM - Verifikasi nomor registrasi obat
  3. 3. PIONAS BPOM - Informasi obat rosuvastatin

Disclaimer medis: Informasi obat ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi dokter atau apoteker. Selalu baca aturan pakai di kemasan dan ikuti anjuran tenaga medis berlisensi. Jangan menghentikan obat resep tanpa konsultasi.