Lewati ke konten
AntidiareBebas (tanpa resep)

Diaform

**Diaform** adalah **obat diare** yang mengandung **Kaolin 550 mg dan Pektin 20 mg**. Sebagai **adsorben**, obat bebas ini menyerap racun serta bakteri di saluran cerna dan memadatkan tinja, sehingga membantu mengatasi **diare nonspesifik** (termasuk traveller's diarrhea) pada dewasa dan anak. Ini adalah **antidiare**, bukan obat diabetes.

Nama generik
Kaolin 550 mg + Pektin (Pectin) 20 mg (kombinasi)
Nama dagang
Diaform
Disusun Tim Redaksi SehatkuDiperbarui 11 Juli 2026

Indikasi (Untuk apa)

  • Mengobati diare nonspesifik (diare akut tanpa penyebab khusus), termasuk traveller's diarrhea, pada dewasa dan anak
  • Membantu memadatkan konsistensi tinja yang encer
  • Bekerja sebagai adsorben yang menyerap racun, bakteri, dan gas di saluran cerna

Dosis

Dewasa
Ikuti aturan pakai pada kemasan atau anjuran dokter/apoteker. Umumnya diminum setelah buang air besar; jangan melebihi dosis maksimum yang tertera pada kemasan. Karena aturan dosis pasti (jumlah tablet dan frekuensi) bergantung pada sediaan, gunakan panduan pada kemasan resmi atau saran apoteker.
Anak
Untuk anak, gunakan sesuai petunjuk pada kemasan atau konsultasikan dengan dokter/apoteker. Perhatikan risiko dehidrasi dan utamakan pemberian oralit.
Lansia
Dapat digunakan sesuai aturan pakai pada kemasan; pantau tanda dehidrasi dan sembelit. Konsultasikan dengan dokter bila ada kondisi medis atau obat lain.

Efek Samping

  • Sembelit (konstipasi), terutama bila digunakan berlebihan
  • Perut kembung atau rasa tidak nyaman pada saluran cerna
  • Mual atau tinja menjadi kering dan keras

Kontraindikasi (Tidak boleh untuk)

  • Hipersensitivitas terhadap kaolin atau pektin
  • Adanya penyumbatan usus (obstruksi usus)
  • Diare disertai demam tinggi, atau tinja berdarah/berlendir, tanpa pengawasan dokter (dapat menandakan infeksi berat)

Interaksi dengan Obat Lain

  • Sifat adsorben-nya dapat mengurangi penyerapan obat lain yang diminum bersamaan
  • Dapat menurunkan penyerapan antibiotik (mis. tetrasiklin, linkomisin/klindamisin) dan digoksin — beri jarak minimal 2–3 jam antara Diaform dan obat lain
  • Konsultasikan dengan dokter atau apoteker bila sedang mengonsumsi obat rutin lain

Peringatan Penting

  • Diare dapat menyebabkan dehidrasi — utamakan cairan rehidrasi oral (oralit) dan cukup cairan; obat ini bukan pengganti terapi rehidrasi
  • Segera ke dokter bila diare tidak membaik dalam 1–2 hari, disertai demam tinggi, tinja berdarah/berlendir, atau muncul tanda dehidrasi — terutama pada anak dan lansia
  • Meski awalannya 'Dia-', ini adalah antidiare (kaolin-pektin), BUKAN obat diabetes — jangan dikelirukan dengan Diaformin/metformin
  • Selalu periksa nomor registrasi BPOM di cekbpom.pom.go.id dan ikuti aturan pakai pada kemasan; sebagai obat bebas, swamedikasi tetap dibatasi sesuai ketentuan yang berlaku

Kategori Ibu Hamil (FDA)

Belum diklasifikasi

Pertanyaan Umum

Diaform obat apa?

Diaform adalah obat diare bebas yang mengandung Kaolin 550 mg dan Pektin 20 mg per tablet. Obat ini bekerja sebagai adsorben yang menyerap racun serta bakteri di saluran cerna dan memadatkan konsistensi tinja, sehingga membantu mengatasi diare nonspesifik pada dewasa dan anak.

Apakah Diaform obat untuk diabetes?

Bukan. Meski awalan namanya 'Dia-' terdengar mirip, Diaform adalah antidiare (kaolin-pektin), bukan obat diabetes. Jangan mengelirukannya dengan produk seperti Diaformin atau metformin. Periksa selalu komposisi dan nomor izin edar di cekbpom.pom.go.id sebelum menggunakan.

Bagaimana aturan minum Diaform dan kapan harus ke dokter?

Ikuti aturan pakai pada kemasan atau anjuran dokter/apoteker, dan jangan melebihi dosis maksimum. Utamakan cairan rehidrasi (oralit) untuk mencegah dehidrasi. Segera ke dokter bila diare tidak membaik dalam 1–2 hari, disertai demam tinggi, tinja berdarah/berlendir, atau muncul tanda dehidrasi — terutama pada anak dan lansia.

Tools kesehatan terkait

Coba kalkulator gratis yang relevan dengan topik ini.

Referensi Medis

  1. 1. Halodoc – Diaform Obat Diare Ringan: Fungsi, Dosis, dan Harganya
  2. 2. Cek BPOM – Badan Pengawas Obat dan Makanan RI
  3. 3. PIONAS – Pusat Informasi Obat Nasional BPOM

Disclaimer medis: Informasi obat ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi dokter atau apoteker. Selalu baca aturan pakai di kemasan dan ikuti anjuran tenaga medis berlisensi. Jangan menghentikan obat resep tanpa konsultasi.