ISDN
ISDN adalah singkatan resep yang sangat baku di Indonesia untuk **isosorbid dinitrat (isosorbide dinitrate)**, obat golongan **nitrat** yang dipakai untuk **mencegah dan mengatasi angina pektoris (nyeri dada)** pada penyakit jantung koroner, serta sebagai terapi pendukung pada **gagal jantung**. ISDN bekerja sebagai **vasodilator**: melebarkan pembuluh darah sehingga beban kerja jantung berkurang dan aliran darah ke otot jantung membaik. Perlu diingat, ISDN bukan sekadar obat penurun tekanan darah dan bukan antihipertensi lini pertama — indikasi utamanya tetap angina dan gagal jantung. Karena namanya juga dipakai di dunia telekomunikasi, pastikan yang Anda cari adalah **ISDN obat jantung**. ISDN termasuk **obat keras (lingkaran merah huruf K)** sehingga hanya boleh dibeli dan digunakan dengan **resep dokter**, bukan untuk pengobatan sendiri. Sebelum membeli, cek nomor registrasi produk di **cekbpom.pom.go.id**.
- Nama generik
- Isosorbid dinitrat (isosorbide dinitrate)
- Nama dagang
- ISDN
Indikasi (Untuk apa)
- Mencegah serangan angina pektoris (nyeri dada) pada penderita penyakit jantung koroner
- Meredakan serangan angina akut — untuk tujuan ini digunakan sediaan tablet sublingual yang diletakkan di bawah lidah
- Terapi pendukung pada gagal jantung, karena efek vasodilator yang mengurangi beban kerja jantung
- Memperbaiki aliran darah ke otot jantung dengan melebarkan pembuluh darah (koroner dan pembuluh darah tepi)
Dosis
Efek Samping
- Sakit kepala berdenyut — efek samping yang paling sering dilaporkan pada obat golongan nitrat, terutama di awal pengobatan
- Pusing atau melayang, terutama saat berdiri terlalu cepat (hipotensi ortostatik)
- Tekanan darah turun (hipotensi), kadang disertai lemas
- Wajah terasa panas dan memerah (flushing)
- Jantung berdebar (takikardia refleks)
- Mual, kadang muntah
- Rasa panas atau perih di bawah lidah pada pemakaian tablet sublingual
- Reaksi alergi seperti ruam, gatal, atau bengkak pada wajah dan bibir — hentikan obat dan segera ke dokter
- Pada pemakaian terus-menerus tanpa jeda, efek obat dapat berkurang (toleransi nitrat); dokter biasanya mengatur jadwal minum untuk mencegah hal ini
Kontraindikasi (Tidak boleh untuk)
- Alergi atau hipersensitivitas terhadap isosorbid dinitrat atau obat golongan nitrat lain
- Sedang atau baru saja menggunakan obat disfungsi ereksi seperti sildenafil atau tadalafil, atau obat hipertensi paru golongan stimulator guanilat siklase (riosiguat) — kombinasi ini dapat menyebabkan penurunan tekanan darah yang drastis dan berbahaya
- Tekanan darah sangat rendah (hipotensi berat), kekurangan cairan berat, atau kondisi syok
- Anemia berat
- Kondisi dengan peningkatan tekanan di dalam kepala, misalnya cedera kepala atau perdarahan otak
- Kondisi jantung tertentu yang membuat vasodilator berbahaya — hanya dokter yang dapat menilai, sehingga obat ini tidak boleh dipakai tanpa pemeriksaan
Interaksi dengan Obat Lain
- Obat disfungsi ereksi (sildenafil, tadalafil, dan sejenisnya) serta riosiguat — kombinasi dengan ISDN dapat memicu penurunan tekanan darah drastis; ini adalah interaksi paling berbahaya dan harus dihindari sama sekali
- Obat antihipertensi lain dan diuretik — dapat memperkuat efek penurunan tekanan darah sehingga memicu pusing hingga pingsan
- Alkohol — memperberat efek vasodilatasi dan pusing; hindari selama pengobatan
- Obat lain untuk jantung dan pembuluh darah — beri tahu dokter atau apoteker semua obat, suplemen, dan jamu yang sedang Anda konsumsi
Peringatan Penting
- ISDN adalah obat keras (lingkaran merah huruf K) — wajib dengan resep dokter, tidak boleh dibeli atau dipakai atas inisiatif sendiri, dan tidak boleh dipakai bergantian dengan obat milik orang lain. Obat ini bukan narkotika maupun psikotropika.
- Beri tahu dokter atau apoteker bila Anda memiliki riwayat alergi obat, terutama terhadap isosorbid dinitrat atau obat golongan nitrat lain, sebelum memakai ISDN.
- Jangan menghentikan pengobatan secara mendadak tanpa sepengetahuan dokter, karena dapat memicu kembalinya serangan angina.
- Beri tahu dokter bila Anda baru saja mengalami serangan jantung, memiliki tekanan darah rendah, gangguan hati atau ginjal, atau masalah jantung lain sebelum memakai ISDN.
- Untuk serangan angina, tablet sublingual sebaiknya digunakan sambil duduk karena obat ini dapat menyebabkan pusing hingga pingsan.
- Jangan mengemudi atau mengoperasikan mesin bila Anda merasa pusing atau melayang setelah minum obat ini.
- Hindari alkohol selama pengobatan.
- Segera ke IGD bila muncul tanda bahaya: nyeri dada yang tidak mereda meskipun sudah memakai obat sesuai anjuran dokter, nyeri dada yang makin berat atau disertai keringat dingin, sesak napas, mual, atau nyeri menjalar ke lengan, leher, dan rahang, pingsan atau hampir pingsan, serta tanda alergi berat seperti bengkak pada wajah, bibir, atau lidah disertai sesak napas. Jangan menambah dosis sendiri.
- Keamanan pada ibu hamil dan menyusui harus dibicarakan dengan dokter terlebih dahulu; jangan memakai obat ini selama kehamilan tanpa persetujuan dokter.
- Di Indonesia isosorbid dinitrat beredar dengan berbagai nama dagang selain sebutan generik ISDN (antara lain Cedocard, Cedocard Retard, Farsorbid, dan Isorbid), dengan bentuk sediaan dan kekuatan yang tidak selalu sama — jangan menukar merek atau sediaan tanpa arahan dokter atau apoteker.
- Jangan tertukar dengan isosorbid mononitrat (ISMN), obat nitrat lain yang aturan pakai dan kekuatannya berbeda; pastikan nama zat aktif pada kemasan sesuai dengan resep dokter.
- Selalu pastikan produk memiliki nomor izin edar BPOM dengan mengeceknya di cekbpom.pom.go.id sebelum membeli, dan belilah hanya di apotek resmi.
- Jangan tertukar dengan istilah ISDN di bidang telekomunikasi (Integrated Services Digital Network) — yang dibahas di halaman ini adalah obat jantung.
Kategori Ibu Hamil (FDA)
Estimasi Harga
Sediaan generik isosorbid dinitrat 5 mg isi 10 tablet tercatat di kisaran sekitar Rp5.000 per strip di apotek daring resmi (pantauan 2026). Harga dapat berbeda antar apotek, kota, merek, dan bentuk sediaan.
Pertanyaan Umum
ISDN obat apa?
ISDN adalah singkatan resep untuk isosorbid dinitrat (isosorbide dinitrate), obat golongan nitrat yang berfungsi sebagai vasodilator (melebarkan pembuluh darah). ISDN dipakai untuk mencegah dan mengatasi angina pektoris atau nyeri dada pada penderita penyakit jantung koroner, serta digunakan pada pengobatan gagal jantung. Dengan melebarkan pembuluh darah, beban kerja jantung berkurang dan aliran darah ke otot jantung membaik. ISDN termasuk obat keras yang hanya boleh digunakan dengan resep dokter.
Apakah ISDN bisa dibeli bebas di apotek tanpa resep?
Tidak. ISDN berstatus obat keras dengan penandaan lingkaran merah bertuliskan huruf K, sehingga penyerahannya di apotek wajib dengan resep dokter. Obat ini bekerja langsung pada pembuluh darah dan dapat menurunkan tekanan darah, sehingga pemakaian tanpa pemeriksaan dokter berisiko. Pastikan pula produk yang Anda beli terdaftar resmi dengan mengecek nomor izin edarnya di cekbpom.pom.go.id, dan belilah hanya di apotek resmi.
Kenapa ISDN tidak boleh dipakai bersama obat kuat seperti sildenafil?
Karena keduanya sama-sama melebarkan pembuluh darah. Bila ISDN dikombinasikan dengan obat disfungsi ereksi seperti sildenafil atau tadalafil, tekanan darah dapat turun drastis hingga membahayakan nyawa. Ini adalah interaksi yang harus dihindari sepenuhnya, bukan sekadar dikurangi dosisnya. Selain itu, hindari alkohol selama pengobatan, beri tahu dokter bila Anda baru mengalami serangan jantung atau punya riwayat alergi obat, jangan menyetir bila merasa pusing, dan jangan menghentikan pengobatan secara mendadak tanpa arahan dokter.
Obat Terkait (Antihipertensi)
Lihat daftar lengkap di indeks obat.
Kondisi yang Umumnya Ditangani
Daftar ini menunjukkan kondisi yang umumnya ditangani dengan obat golongan Antihipertensi — bukan anjuran pengobatan. Diagnosis dan pilihan obat harus ditentukan dokter.
Tools kesehatan terkait
Coba kalkulator gratis yang relevan dengan topik ini.
Referensi Medis
Disclaimer medis: Informasi obat ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi dokter atau apoteker. Selalu baca aturan pakai di kemasan dan ikuti anjuran tenaga medis berlisensi. Jangan menghentikan obat resep tanpa konsultasi.