Lewati ke konten
Suplemen & VitaminResep dokter

KSR

**KSR** adalah **suplemen kalium** yang mengandung **kalium klorida (potassium chloride/KCl) 600 mg** dalam bentuk tablet lepas lambat, digunakan untuk mengatasi dan mencegah **hipokalemia** (kadar kalium darah rendah), misalnya akibat penggunaan diuretik, muntah, atau diare berkepanjangan. KSR termasuk **obat keras** yang memerlukan resep dokter.

Nama generik
Kalium klorida (Potassium chloride / KCl)
Nama dagang
KSR
Disusun Tim Redaksi SehatkuDiperbarui 4 Agustus 2026

Indikasi (Untuk apa)

  • Pengobatan hipokalemia (kadar kalium darah rendah)
  • Pencegahan hipokalemia pada pasien yang berisiko, misalnya pengguna diuretik (obat pelancar kencing) jangka panjang
  • Penggantian kalium yang hilang akibat muntah atau diare berkepanjangan
  • Pemenuhan kebutuhan kalium pada kondisi tertentu sesuai penilaian dokter

Dosis

Dewasa
Dosis ditentukan oleh dokter berdasarkan kadar kalium darah dan kondisi pasien. Ikuti aturan pakai pada kemasan atau resep dokter. Telan tablet utuh dengan segelas air, jangan dikunyah atau dihancurkan, dan sebaiknya diminum saat atau setelah makan.
Anak
Penggunaan pada anak harus atas pertimbangan dan pengawasan dokter; dosis disesuaikan secara individual.
Lansia
Lansia umumnya memerlukan pemantauan lebih ketat terhadap fungsi ginjal dan kadar kalium; gunakan sesuai anjuran dokter.

Efek Samping

  • Mual, muntah, atau rasa tidak nyaman pada perut
  • Nyeri ulu hati, kembung, atau diare
  • Iritasi saluran cerna hingga tukak atau perdarahan pada kasus yang jarang
  • Hiperkalemia (kadar kalium terlalu tinggi) yang dapat menimbulkan gangguan irama jantung bila dosis berlebihan
  • Reaksi alergi seperti ruam kulit (jarang)

Kontraindikasi (Tidak boleh untuk)

  • Hiperkalemia (kadar kalium darah tinggi)
  • Gagal ginjal berat atau gangguan fungsi ginjal lanjut
  • Penyakit Addison yang belum diobati
  • Dehidrasi akut
  • Kondisi yang memperlambat pengosongan atau menyebabkan penyempitan saluran cerna (risiko iritasi lokal dari tablet lepas lambat)
  • Hipersensitivitas terhadap kalium klorida

Interaksi dengan Obat Lain

  • Diuretik hemat kalium (mis. spironolakton, amilorida, triamteren) — meningkatkan risiko hiperkalemia
  • Obat penghambat ACE (mis. kaptopril, lisinopril) dan ARB — dapat meningkatkan kadar kalium darah
  • Suplemen kalium lain atau pengganti garam yang mengandung kalium
  • Obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS) dan siklosporin yang dapat memengaruhi kadar kalium
  • Obat antikolinergik yang memperlambat gerak saluran cerna dapat menambah iritasi lokal

Peringatan Penting

  • Termasuk Obat Keras — hanya boleh digunakan dengan resep dokter dan disertai pemantauan kadar kalium darah
  • Telan tablet utuh dengan segelas air; jangan dikunyah, dihisap, atau dihancurkan agar mekanisme lepas lambat tetap bekerja dan mengurangi iritasi lambung
  • Sebaiknya diminum saat atau setelah makan untuk mengurangi gangguan lambung
  • Perlu pemeriksaan berkala kadar kalium dan fungsi ginjal, terutama pada lansia dan pengguna obat jantung atau tekanan darah
  • Informasikan kepada dokter bila Anda memiliki riwayat alergi terhadap kalium klorida atau komponen obat ini
  • Segera hubungi dokter bila muncul lemas hebat, kesemutan, detak jantung tidak teratur, atau nyeri perut yang hebat
  • Wanita hamil atau menyusui sebaiknya berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan
  • Pastikan produk memiliki izin edar resmi BPOM; periksa nomor registrasinya di cekbpom.pom.go.id

Kategori Ibu Hamil (FDA)

Belum diklasifikasi

Pertanyaan Umum

KSR obat apa?

KSR adalah suplemen kalium berisi kalium klorida (potassium chloride/KCl) 600 mg dalam bentuk tablet lepas lambat. Obat ini digunakan untuk mengobati dan mencegah hipokalemia, yaitu kondisi kadar kalium dalam darah yang rendah, misalnya akibat penggunaan diuretik, muntah, atau diare berkepanjangan. KSR termasuk obat keras sehingga hanya boleh digunakan dengan resep dokter.

Apakah KSR bisa dibeli tanpa resep dokter?

Tidak. KSR tergolong Obat Keras dan hanya boleh diperoleh serta digunakan dengan resep dokter, karena dosis kalium yang tidak tepat berisiko menimbulkan hiperkalemia dan gangguan irama jantung. Pastikan juga izin edarnya terdaftar di BPOM melalui cekbpom.pom.go.id.

Bagaimana cara minum tablet KSR yang benar?

Telan tablet utuh dengan segelas air, sebaiknya saat atau setelah makan. Jangan dikunyah, dihisap, atau dihancurkan agar mekanisme lepas lambat tetap bekerja dan mengurangi iritasi lambung. Ikuti dosis dan aturan pakai sesuai resep dokter atau petunjuk pada kemasan.

Obat Terkait (Suplemen & Vitamin)

Lihat daftar lengkap di indeks obat.

Referensi Medis

  1. 1. KlikDokter - KSR 600
  2. 2. Cek BPOM - Verifikasi izin edar obat
  3. 3. PIONAS BPOM - Pusat Informasi Obat Nasional

Disclaimer medis: Informasi obat ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi dokter atau apoteker. Selalu baca aturan pakai di kemasan dan ikuti anjuran tenaga medis berlisensi. Jangan menghentikan obat resep tanpa konsultasi.