Lewati ke konten
AntibiotikResep dokter

Primavon

**Primavon** adalah **antibiotik** kombinasi (**kotrimoksazol**) yang berisi **Sulfametoksazol 400 mg** dan **Trimetoprim 80 mg** per kaplet, digunakan untuk mengobati berbagai **infeksi bakteri** seperti infeksi saluran kemih, saluran pernapasan, dan saluran cerna. Primavon termasuk **obat keras** yang hanya boleh digunakan dengan **resep dokter**.

Nama generik
Kotrimoksazol (Sulfametoksazol 400 mg + Trimetoprim 80 mg)
Nama dagang
Primavon
Disusun Tim Redaksi SehatkuDiperbarui 15 Juli 2026

Indikasi (Untuk apa)

  • Infeksi saluran kemih, seperti sistitis dan pielonefritis
  • Infeksi saluran pernapasan, seperti eksaserbasi akut bronkitis kronis dan pneumonia
  • Otitis media akut (infeksi telinga tengah)
  • Sinusitis akibat bakteri yang sensitif
  • Infeksi saluran cerna, seperti disentri basiler serta demam tifoid dan paratifoid
  • Infeksi bakteri lain yang peka terhadap kotrimoksazol sesuai penilaian dokter

Dosis

Dewasa
Dosis disesuaikan dengan jenis dan tingkat keparahan infeksi. Ikuti petunjuk pada kemasan atau resep dokter. Umumnya diminum sesudah makan dengan cukup air, dan habiskan seluruh rangkaian pengobatan meski gejala sudah membaik agar bakteri tidak menjadi resisten.
Anak
Untuk anak tersedia sediaan suspensi. Dosis dan cara pemberian harus ditentukan oleh dokter berdasarkan berat badan dan usia. Tidak dianjurkan untuk bayi di bawah 2 bulan.
Lansia
Pada lansia diperlukan kehati-hatian ekstra dan kadang penyesuaian dosis. Gunakan sesuai anjuran dokter karena risiko efek samping cenderung lebih tinggi.

Efek Samping

  • Mual, muntah, dan tidak nafsu makan
  • Diare atau nyeri perut
  • Ruam kulit dan gatal sebagai reaksi alergi
  • Sakit kepala
  • Reaksi kulit berat yang jarang, seperti sindrom Stevens-Johnson atau nekrolisis epidermal toksik
  • Gangguan darah seperti anemia, leukopenia, atau trombositopenia pada pemakaian jangka panjang
  • Peningkatan kadar kalium (hiperkalemia)

Kontraindikasi (Tidak boleh untuk)

  • Riwayat alergi terhadap sulfonamida (obat golongan sulfa), trimetoprim, atau kotrimoksazol
  • Gangguan fungsi hati atau ginjal yang berat
  • Kelainan darah berat dan defisiensi enzim G6PD (berisiko anemia hemolitik)
  • Bayi berusia di bawah 2 bulan
  • Wanita hamil (terutama trimester akhir) dan ibu menyusui, kecuali atas pertimbangan dokter

Interaksi dengan Obat Lain

  • Obat pengencer darah warfarin (dapat meningkatkan risiko perdarahan)
  • Obat diabetes golongan sulfonilurea (risiko gula darah turun berlebihan)
  • Metotreksat (dapat meningkatkan toksisitas)
  • Obat penghambat ACE, diuretik hemat kalium, atau spironolakton (risiko hiperkalemia)
  • Fenitoin dan digoksin (kadar dalam darah dapat meningkat)

Peringatan Penting

  • Primavon adalah obat keras yang hanya boleh digunakan dengan resep dokter.
  • Kotrimoksazol adalah antibiotik yang hanya efektif untuk infeksi bakteri dan tidak menyembuhkan infeksi virus seperti flu biasa.
  • Habiskan antibiotik sesuai anjuran meski sudah merasa sembuh untuk mencegah resistensi antibiotik.
  • Minum cukup air selama pengobatan untuk mengurangi risiko gangguan pada ginjal.
  • Segera hentikan penggunaan dan periksa ke dokter bila muncul ruam kulit, sariawan berat, memar atau perdarahan tidak biasa, atau kulit dan mata menguning.
  • Pastikan produk yang Anda beli terdaftar resmi dengan mengecek nomor izin edar (No. BPOM) di cekbpom.pom.go.id sebelum digunakan.

Kategori Ibu Hamil (FDA)

Kategori C - hati-hati

Pertanyaan Umum

Primavon obat apa?

Primavon adalah antibiotik kombinasi kotrimoksazol (Sulfametoksazol 400 mg + Trimetoprim 80 mg per kaplet) buatan Zenith Farma yang digunakan untuk mengobati berbagai infeksi bakteri, seperti infeksi saluran kemih, saluran pernapasan, telinga tengah, sinus, dan saluran cerna. Primavon termasuk obat keras sehingga membutuhkan resep dokter.

Apakah Primavon bisa dibeli tanpa resep dokter?

Tidak. Primavon adalah obat keras (ditandai lingkaran merah pada kemasan) sehingga hanya boleh dibeli dan digunakan dengan resep dokter. Penggunaan antibiotik tanpa pengawasan dapat memicu resistensi antibiotik dan efek samping yang berbahaya.

Apakah Primavon aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Sebaiknya dihindari, terutama pada trimester awal dan akhir kehamilan, karena kotrimoksazol dapat memengaruhi janin. Ibu hamil dan menyusui hanya boleh menggunakannya bila benar-benar dianjurkan oleh dokter. Selalu konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu sebelum memakai obat ini.

Tools kesehatan terkait

Coba kalkulator gratis yang relevan dengan topik ini.

Referensi Medis

  1. 1. KlikDokter - Primavon (komposisi SMZ 400 mg + TMP 80 mg, obat keras, Zenith Farma)
  2. 2. Cek BPOM - Verifikasi Nomor Izin Edar Obat
  3. 3. PIONAS BPOM - Kotrimoksazol

Disclaimer medis: Informasi obat ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi dokter atau apoteker. Selalu baca aturan pakai di kemasan dan ikuti anjuran tenaga medis berlisensi. Jangan menghentikan obat resep tanpa konsultasi.