Sangobion
Sangobion adalah **suplemen zat besi** yang mengandung **ferrous gluconate** bersama **vitamin C, asam folat, vitamin B12, vitamin B6, dan copper sulphate**. Suplemen ini dipakai untuk membantu **mencegah dan mengatasi anemia defisiensi besi** (kurang darah karena kekurangan zat besi), misalnya pada masa pertumbuhan, kehamilan dan menyusui, atau setelah kehilangan darah dan donor darah. Sangobion termasuk **hematinik atau suplemen kesehatan** yang dijual bebas, bukan obat keras.
- Nama generik
- Ferrous gluconate (zat besi) + Vitamin C + Asam folat + Vitamin B12 + Vitamin B6 + Copper sulphate
- Nama dagang
- Sangobion
Indikasi (Untuk apa)
- Membantu memenuhi kebutuhan zat besi pada anemia defisiensi besi (anemia karena kekurangan zat besi)
- Membantu mencegah kekurangan zat besi pada kondisi dengan kebutuhan meningkat, seperti masa pertumbuhan, kehamilan, dan menyusui
- Suplementasi zat besi, vitamin, dan mineral setelah kehilangan darah atau setelah donor darah
- Melengkapi asupan asam folat, vitamin B12, vitamin B6, vitamin C, dan tembaga yang berperan dalam pembentukan sel darah merah
- Membantu menjaga daya tahan dan stamina tubuh pada orang dengan asupan zat besi harian yang kurang
Dosis
Efek Samping
- Mual dan muntah, terutama bila diminum saat perut kosong
- Nyeri ulu hati atau rasa tidak nyaman di lambung
- Sembelit (konstipasi), kadang sebaliknya diare
- Tinja berwarna gelap atau hitam — ini reaksi normal dari zat besi dan bukan tanda perdarahan
- Kram perut atau perut terasa penuh
- Rasa logam di mulut
- Noda pada gigi bila memakai sediaan cair (drops/sirup) — bisa dikurangi dengan berkumur setelah minum
- Reaksi alergi seperti ruam, gatal, atau bengkak (jarang, hentikan pemakaian dan cari bantuan medis)
Kontraindikasi (Tidak boleh untuk)
- Riwayat hipersensitif atau alergi terhadap zat besi atau komponen lain dalam produk
- Kondisi kelebihan zat besi dalam tubuh, seperti hemokromatosis dan hemosiderosis
- Anemia yang bukan disebabkan kekurangan zat besi, misalnya talasemia atau anemia hemolitik, kecuali atas petunjuk dokter
- Pasien yang menjalani transfusi darah berulang tanpa pengawasan dokter
Interaksi dengan Obat Lain
- Antasida (obat maag berisi aluminium, magnesium, atau kalsium) menurunkan penyerapan zat besi — beri jarak minum beberapa jam
- Antibiotik golongan tetrasiklin (doksisiklin) dan kuinolon (siprofloksasin, levofloksasin) — penyerapan kedua obat saling terganggu, perlu jeda waktu
- Obat penekan asam lambung seperti PPI (omeprazol) dan H2 blocker dapat mengurangi penyerapan zat besi
- Levotiroksin (obat tiroid), levodopa, metildopa, dan penisilamin dapat berkurang efeknya bila diminum bersamaan
- Suplemen kalsium, seng (zinc), susu, teh, dan kopi menghambat penyerapan zat besi — jangan diminum bersamaan
- Vitamin C justru meningkatkan penyerapan zat besi, sehingga sudah disertakan dalam formulanya
- Suplemen zat besi lain atau multivitamin berisi besi — hindari dobel karena berisiko kelebihan zat besi
Peringatan Penting
- Anemia bukan diagnosis mandiri. Rasa lemas atau pucat bisa berasal dari banyak penyebab. Bila anemia belum jelas sebabnya, periksakan ke dokter (cek darah lengkap dan status besi), jangan hanya minum suplemen besi.
- Simpan jauh dari jangkauan anak. Keracunan zat besi akut pada anak bisa berakibat fatal. Bila anak tidak sengaja menelan banyak kapsul, segera cari pertolongan medis.
- Minum saat atau sesudah makan untuk mengurangi mual dan nyeri lambung.
- Tinja menjadi hitam adalah hal wajar selama minum zat besi. Namun bila disertai muntah darah, nyeri perut hebat, atau tinja hitam lengket berbau sangat busuk, segera periksa ke dokter karena bisa menandakan perdarahan saluran cerna.
- Beri tahu dokter atau apoteker bila Anda punya riwayat alergi terhadap zat besi atau komponen lain dalam produk. Hentikan pemakaian dan cari bantuan medis bila muncul ruam luas, bengkak pada wajah atau bibir, maupun sesak napas.
- Sangobion adalah payung merek dengan beberapa varian (Kapsul, Vita-Tonik, Baby, Kids) yang komposisinya berbeda. Baca label varian yang Anda beli, jangan menyamaratakan.
- Ibu hamil dan menyusui sebaiknya tetap berkonsultasi dengan dokter atau bidan untuk menentukan kebutuhan zat besi dan asam folat yang tepat.
- Penderita penyakit lambung, gangguan hati, gangguan ginjal, atau yang rutin minum obat lain sebaiknya konsultasi lebih dulu.
- Suplemen tidak menggantikan pola makan bergizi dan tidak menyembuhkan penyebab anemia.
- Selalu periksa nomor izin edar pada kemasan di cekbpom.pom.go.id untuk memastikan produk terdaftar dan bukan palsu. Sangobion adalah suplemen kesehatan yang dijual bebas, bukan obat keras; obat keras (berlogo lingkaran merah bertuliskan huruf K) tetap hanya boleh dibeli dengan resep dokter.
Kategori Ibu Hamil (FDA)
Pertanyaan Umum
Sangobion obat apa?
Sangobion adalah suplemen zat besi berisi ferrous gluconate yang dikombinasikan dengan vitamin C, asam folat, vitamin B12, vitamin B6, dan copper sulphate. Fungsinya membantu mencegah dan mengatasi anemia defisiensi besi atau kurang darah akibat kekurangan zat besi, misalnya pada masa pertumbuhan, kehamilan, menyusui, serta setelah kehilangan darah atau donor darah. Sangobion terdaftar sebagai suplemen kesehatan dan dijual bebas, jadi tidak memerlukan resep dokter. Pastikan nomor izin edar pada kemasan terdaftar dengan mengeceknya di cekbpom.pom.go.id.
Apakah tinja jadi hitam setelah minum Sangobion itu berbahaya?
Tidak. Tinja berwarna gelap atau hitam adalah efek yang wajar dari sisa zat besi yang tidak terserap usus, dan akan kembali normal setelah suplemen dihentikan. Yang perlu diwaspadai adalah bila tinja hitam disertai nyeri perut hebat, muntah darah, badan sangat lemas, atau tinja hitam lengket berbau sangat busuk — kondisi ini bisa menandakan perdarahan saluran cerna dan harus segera diperiksakan ke dokter. Efek samping lain yang umum adalah mual, nyeri ulu hati, dan sembelit; minum saat atau sesudah makan biasanya membantu.
Bolehkah Sangobion diminum bersama teh, kopi, susu, atau obat maag?
Sebaiknya tidak bersamaan. Teh, kopi, susu, suplemen kalsium, dan antasida (obat maag) menghambat penyerapan zat besi, sehingga manfaat suplemen berkurang. Beri jarak beberapa jam antara Sangobion dan minuman atau obat tersebut. Hal yang sama berlaku untuk antibiotik tetrasiklin dan kuinolon serta obat tiroid levotiroksin. Ikuti aturan pakai pada kemasan atau anjuran dokter, jangan menambah dosis sendiri, dan simpan jauh dari jangkauan anak karena kelebihan zat besi pada anak bisa berbahaya.
Obat Terkait (Suplemen & Vitamin)
Lihat daftar lengkap di indeks obat.
Kondisi yang Umumnya Ditangani
Daftar ini menunjukkan kondisi yang umumnya ditangani dengan obat golongan Suplemen & Vitamin — bukan anjuran pengobatan. Diagnosis dan pilihan obat harus ditentukan dokter.
Tools kesehatan terkait
Coba kalkulator gratis yang relevan dengan topik ini.
Referensi Medis
Disclaimer medis: Informasi obat ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi dokter atau apoteker. Selalu baca aturan pakai di kemasan dan ikuti anjuran tenaga medis berlisensi. Jangan menghentikan obat resep tanpa konsultasi.