Lewati ke konten
Antiinflamasi (NSAID)Bebas (tanpa resep)

Ambeven

Ambeven adalah **obat tradisional (jamu)** berbentuk kapsul berisi kombinasi tujuh ekstrak tanaman — terutama **daun ungu (Graptophyllum pictum)** dan **bunga Sophora japonica** — yang digunakan untuk membantu meredakan gejala **wasir (hemoroid/ambeien)**, baik interna maupun eksterna, seperti nyeri, bengkak, gatal di area dubur, serta perdarahan ringan. Ambeven diproduksi PT Medikon Prima Laboratories dan terdaftar di BPOM sebagai obat tradisional dengan nomor izin edar **TR082378191** (ditulis POM TR 082 378 191 pada kemasan), berlogo **JAMU**; nomor izin edar dapat berbeda antar ukuran atau varian kemasan, jadi cocokkan dengan nomor yang tertera pada kotak Anda. Karena berstatus jamu, khasiatnya bersandar pada **penggunaan tradisional/empiris**, bukan pada uji klinis penuh seperti fitofarmaka, sehingga Ambeven bersifat membantu meredakan gejala dan bukan pengganti pemeriksaan dokter.

Nama generik
Kombinasi ekstrak herbal: Graptophyllum pictum folium (daun ungu/wungu), Sophora japonica flos, Rubia cordifolia radix, Coleus atropurpureus folium (daun miana), Sanguisorba officinalis radix, Kaempferia angustifolia rhizoma (kunci pepet/temu rapet), Curcuma heyneana rhizoma (temu giring)
Nama dagang
Ambeven
Disusun Tim Redaksi SehatkuDiperbarui 9 Agustus 2026

Indikasi (Untuk apa)

  • Membantu meredakan gejala wasir (hemoroid/ambeien) interna maupun eksterna
  • Membantu mengurangi nyeri dan rasa tidak nyaman di area dubur akibat wasir
  • Membantu meredakan bengkak dan gatal pada benjolan wasir
  • Membantu mengurangi perdarahan ringan yang menyertai wasir
  • Digunakan sebagai terapi pendamping bersama perbaikan pola makan tinggi serat, kecukupan cairan, dan kebiasaan buang air besar yang sehat

Dosis

Dewasa
Dosis lazim yang tercantum pada kemasan dan sumber informasi produk: 2 kapsul, 3 kali sehari, diminum sesudah makan. Setelah gejala membaik, dosis pemeliharaan yang disebutkan adalah 1 kapsul, 3 kali sehari. Tetap ikuti petunjuk pada kemasan atau anjuran dokter/apoteker, karena aturan pakai dapat berbeda antar kemasan. Minum dengan air putih yang cukup dan jangan melebihi dosis yang dianjurkan.
Anak
Keamanan dan dosis Ambeven pada anak belum ditetapkan. Jangan memberikan Ambeven kepada anak tanpa konsultasi dokter terlebih dahulu.
Lansia
Tidak ada penyesuaian dosis khusus yang ditetapkan untuk lansia. Namun lansia sering memiliki penyakit penyerta dan mengonsumsi banyak obat lain, sehingga sebaiknya konsultasikan dulu ke dokter atau apoteker, terutama bila ada gangguan hati, ginjal, atau sedang memakai obat pengencer darah.

Efek Samping

  • Umumnya ditoleransi baik pada penggunaan sesuai aturan pakai; data efek samping terdokumentasi masih terbatas karena berstatus obat tradisional
  • Gangguan saluran cerna ringan seperti mual, kembung, atau rasa tidak nyaman di lambung, terutama bila diminum saat perut kosong
  • Perubahan pola buang air besar ringan, misalnya feses lebih lunak atau diare ringan
  • Pada sebagian orang dapat muncul perubahan warna feses atau urine yang dikaitkan dengan pigmen alami tanaman dalam kapsul; hal ini jarang dilaporkan dan umumnya tidak berbahaya, namun bila disertai nyeri, demam, atau perdarahan, periksakan ke dokter
  • Reaksi alergi seperti ruam, gatal, biduran, hingga jarang berupa bengkak pada wajah/bibir atau sesak napas — hentikan pemakaian dan segera cari pertolongan medis

Kontraindikasi (Tidak boleh untuk)

  • Riwayat hipersensitivitas atau alergi terhadap salah satu komponen herbal dalam Ambeven (daun ungu, Sophora japonica, Rubia cordifolia, daun miana, Sanguisorba officinalis, kunci pepet, atau temu giring)
  • Ibu hamil dan ibu menyusui — data keamanan kombinasi herbal ini pada kehamilan dan menyusui belum tersedia, sehingga tidak boleh digunakan tanpa persetujuan dokter
  • Tidak dianjurkan sebagai pengobatan tunggal pada perdarahan dubur yang deras, berulang, atau disertai penurunan berat badan, anemia, dan perubahan pola BAB — kondisi ini wajib diperiksa dokter lebih dulu

Interaksi dengan Obat Lain

  • Data interaksi obat untuk kombinasi herbal ini belum diteliti secara memadai; belum ada daftar interaksi resmi seperti pada obat kimia tunggal
  • Kandungan flavonoid (antara lain rutin dari Sophora japonica) secara teoretis dapat memengaruhi fungsi pembuluh darah dan pembekuan, sehingga perlu hati-hati bila digunakan bersama antikoagulan atau antiplatelet (misalnya warfarin, aspirin, klopidogrel) — konsultasikan ke dokter
  • Bila dikonsumsi bersama obat lain, beri jarak waktu minum dan beri tahu dokter/apoteker semua obat, jamu, dan suplemen yang sedang Anda pakai
  • Penggunaan bersama pencahar atau produk herbal lain untuk wasir dapat memperbesar risiko gangguan saluran cerna — hindari menumpuk beberapa produk sekaligus

Peringatan Penting

  • Ambeven adalah obat tradisional (jamu), bukan fitofarmaka: khasiatnya berbasis penggunaan tradisional/empiris dan belum melalui uji klinis penuh, sehingga tidak boleh diklaim sebagai obat yang terbukti secara klinis menyembuhkan wasir
  • Perdarahan dari dubur tidak selalu berasal dari wasir. Perdarahan dapat menjadi gejala kondisi serius, termasuk polip atau kanker kolorektal. Jika perdarahan berlanjut, bertambah banyak, atau disertai nyeri hebat, demam, benjolan yang tidak bisa masuk kembali, anemia, atau penurunan berat badan, segera periksakan diri ke dokter dan jangan hanya mengandalkan swamedikasi
  • Ambeven hanya membantu meredakan gejala. Wasir derajat lanjut, benjolan yang menonjol keluar dan tidak dapat dimasukkan kembali, atau wasir dengan bekuan darah (trombosis) memerlukan penanganan langsung oleh dokter, bukan sekadar obat minum
  • Hentikan pemakaian dan konsultasikan ke dokter bila gejala tidak membaik dalam beberapa hari penggunaan sesuai aturan pakai
  • Keamanan pada ibu hamil dan menyusui belum ditetapkan — jangan digunakan tanpa persetujuan dokter
  • Keamanan dan dosis pada anak belum ditetapkan; hindari pemberian pada anak tanpa arahan dokter
  • Penggunaan jangka panjang terus-menerus sebaiknya di bawah pengawasan tenaga kesehatan, karena data keamanan pemakaian lama untuk kombinasi herbal ini terbatas
  • Obat ini tidak menggantikan perbaikan gaya hidup: konsumsi serat, cukup minum air, hindari mengejan terlalu lama, dan jangan menahan buang air besar
  • Selalu cek keaslian dan status izin edar produk di cekbpom.pom.go.id menggunakan nomor izin edar yang tertera pada kemasan yang Anda beli (Ambeven terdaftar antara lain dengan NIE TR082378191; nomor dapat berbeda antar ukuran atau varian kemasan). Awalan TR menandakan obat tradisional produksi dalam negeri
  • Ambeven termasuk produk yang dapat dibeli tanpa resep dokter. Namun perlu diingat, obat berlogo obat keras (lingkaran merah dengan huruf K) hanya boleh dibeli dan digunakan dengan resep dokter — jangan menyamakan aturan pakai jamu dengan obat keras
  • Simpan pada suhu ruang, di tempat kering dan terlindung dari sinar matahari langsung, serta jauhkan dari jangkauan anak-anak

Kategori Ibu Hamil (FDA)

Belum diklasifikasi

Pertanyaan Umum

Ambeven obat apa?

Ambeven adalah obat tradisional (jamu) berbentuk kapsul yang digunakan untuk membantu meredakan gejala wasir (hemoroid/ambeien), baik wasir dalam (interna) maupun luar (eksterna). Gejala yang dibantu meliputi nyeri, bengkak, gatal di area dubur, dan perdarahan ringan. Isinya bukan zat kimia tunggal, melainkan kombinasi tujuh bahan tanaman: daun ungu/wungu (Graptophyllum pictum), bunga Sophora japonica, akar Rubia cordifolia, daun miana (Coleus atropurpureus), akar Sanguisorba officinalis, kunci pepet atau temu rapet (Kaempferia angustifolia), dan temu giring (Curcuma heyneana). Ambeven diproduksi PT Medikon Prima Laboratories dan terdaftar di BPOM sebagai obat tradisional dengan nomor izin edar TR082378191. Anda dapat memverifikasi nomor pada kemasan Anda sendiri di cekbpom.pom.go.id.

Apakah Ambeven perlu resep dokter dan seberapa kuat bukti khasiatnya?

Ambeven tidak memerlukan resep dokter dan dapat dibeli bebas di apotek karena berstatus obat tradisional (jamu), bukan obat keras. Sebagai perbandingan, obat dengan logo lingkaran merah bertanda huruf K (obat keras) hanya boleh dibeli dan digunakan dengan resep dokter. Namun, status bebas resep bukan berarti bukti khasiatnya setara obat modern: Ambeven berlogo JAMU, artinya khasiatnya bersandar pada penggunaan tradisional/empiris turun-temurun dan belum berstatus fitofarmaka yang telah melewati uji klinis penuh menurut penggolongan BPOM. Karena itu Ambeven sebaiknya diposisikan sebagai pembantu meredakan gejala, bukan obat yang terbukti secara klinis menyembuhkan wasir. Kombinasi herbalnya diyakini bekerja lewat efek antiinflamasi dan efek venotonik dari flavonoid (antara lain rutin pada Sophora japonica) untuk membantu mengurangi bengkak dan perdarahan.

Kapan saya harus berhenti minum Ambeven dan periksa ke dokter?

Segera periksakan diri ke dokter bila perdarahan dari dubur berlanjut, bertambah banyak, atau berulang, karena perdarahan rektal tidak selalu berasal dari wasir dan dapat menjadi gejala kondisi serius seperti polip atau kanker kolorektal. Hentikan pemakaian dan cari bantuan medis jika muncul nyeri hebat, demam, benjolan dubur yang tidak dapat masuk kembali, pusing atau lemas karena kurang darah (anemia), penurunan berat badan tanpa sebab, atau perubahan pola buang air besar. Hentikan juga bila timbul reaksi alergi seperti ruam, gatal luas, bengkak pada wajah atau bibir, dan sesak napas. Jika gejala wasir tidak membaik dalam beberapa hari pemakaian sesuai aturan, jangan menambah dosis sendiri — konsultasikan ke dokter atau apoteker. Ibu hamil, ibu menyusui, dan anak-anak sebaiknya tidak menggunakan Ambeven tanpa arahan dokter karena keamanannya pada kelompok ini belum ditetapkan.

Obat Terkait (Antiinflamasi (NSAID))

Lihat daftar lengkap di indeks obat.

Kondisi yang Umumnya Ditangani

Daftar ini menunjukkan kondisi yang umumnya ditangani dengan obat golongan Antiinflamasi (NSAID) — bukan anjuran pengobatan. Diagnosis dan pilihan obat harus ditentukan dokter.

Referensi Medis

  1. 1. Cek BPOM — verifikasi nomor izin edar obat tradisional (awalan TR)
  2. 2. Halodoc — Ambeven Kapsul: komposisi, produsen, dan nomor izin edar BPOM TR082378191
  3. 3. BPOM e-Public Warning Obat Tradisional dan Suplemen Kesehatan

Disclaimer medis: Informasi obat ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi dokter atau apoteker. Selalu baca aturan pakai di kemasan dan ikuti anjuran tenaga medis berlisensi. Jangan menghentikan obat resep tanpa konsultasi.