Lewati ke konten
Direktori Penyakit

Penyakit Kronis

66 entri penyakit dengan informasi gejala, penyebab, pengobatan, dan pencegahan. Setiap halaman disusun mengacu pada sumber medis resmi.

A(4)

B(1)

D(7)

Defisiensi G6PD

Kronis

Dikenal juga: defisiensi G6PD, kekurangan enzim G6PD

Kelainan **bawaan (genetik)** ketika tubuh **kekurangan enzim G6PD**, membuat **sel darah merah mudah pecah (hemolisis)** bila terpapar **pemicu tertentu**. Kunci hidup sehat: **kenali dan hindari pemicu**.

Degenerasi Makula (AMD)

Kronis

Dikenal juga: degenerasi makula, AMD

Kerusakan **makula** (pusat retina) yang mengaburkan **penglihatan sentral**, umumnya **terkait penuaan di atas usia 50-60 tahun**. Tidak menyebabkan **buta total** karena penglihatan tepi biasanya tetap baik.

Demensia & Penyakit Alzheimer

Kronis

Dikenal juga: demensia, alzheimer

Demensia adalah **penurunan daya ingat dan kemampuan berpikir** yang sampai mengganggu kehidupan sehari-hari, dan ini **bukan bagian normal dari penuaan**. **Alzheimer** adalah penyebab tersering. Belum ada obat yang menyembuhkan, tetapi gejala bisa diperlambat dan kualitas hidup bisa dijaga.

Depresi (Gangguan Depresi Mayor)

Kronis

Dikenal juga: depresi mayor, gangguan depresi

Gangguan suasana hati yang membuat sedih mendalam dan kehilangan minat secara terus-menerus, mengganggu fungsi sehari-hari. Bisa diobati dengan terapi dan/atau obat.

Diabetes Gestasional (Kencing Manis saat Hamil)

Kronis

Dikenal juga: diabetes gestasional, diabetes kehamilan

Kadar **gula darah tinggi yang pertama kali muncul saat hamil**. Sering **tanpa gejala**, ditemukan lewat skrining, dan umumnya bisa dikendalikan dengan pola makan, aktivitas, dan bila perlu **insulin**.

Diabetes Melitus

Kronis

Dikenal juga: kencing manis, penyakit gula

Penyakit metabolik kronis di mana tubuh tidak dapat memproduksi atau menggunakan insulin secara efektif.

Diabetes Melitus Tipe 2

Kronis

Dikenal juga: DMT2, T2DM

Bentuk diabetes paling umum (90–95% kasus) — resistensi insulin disertai disfungsi sel beta pankreas. Berbeda dari Tipe 1 (autoimun), DMT2 berkaitan erat dengan gaya hidup, obesitas, dan genetik. Dapat dikontrol bahkan masuk remisi dengan intervensi tepat.

E(3)

F(4)

G(5)

H(8)

Hemofilia

Kronis

Dikenal juga: hemofilia, haemophilia

Kelainan **keturunan** di mana darah **sulit membeku** karena tubuh **kekurangan faktor pembekuan**. Butuh perawatan seumur hidup dan hindari aspirin/NSAID.

Hepatitis B Kronik

Kronis

Dikenal juga: hbv, hepatitis B

Infeksi virus hepatitis B yang menetap >6 bulan. Bisa berkembang ke sirosis dan kanker hati.

Hepatitis C

Kronis

Dikenal juga: hepatitis c, hep c

Infeksi **virus hepatitis C (HCV)** yang menyerang hati dan menular lewat **darah** (bukan lewat kontak biasa seperti makan bersama). Sering tanpa gejala bertahun-tahun, tetapi **kini sebagian besar dapat disembuhkan**.

Herpes Genital (Herpes Kelamin)

Kronis

Dikenal juga: herpes genital, herpes kelamin

Infeksi menular seksual akibat **virus Herpes Simpleks (HSV)** yang menimbulkan **luka melepuh nyeri di area kelamin**. Belum ada obat penghilang virus, tetapi **bisa dikendalikan** dengan antivirus. Bukan aib dan sangat umum.

Hipertensi

Kronis

Dikenal juga: tekanan darah tinggi, darah tinggi

Tekanan darah persisten ≥140/90 mmHg yang meningkatkan risiko stroke, jantung koroner, dan gagal ginjal.

Hipertiroid (Hipertiroidisme)

Kronis

Dikenal juga: hyperthyroidism, tiroid hiperaktif

Kondisi kelenjar tiroid memproduksi hormon tiroid berlebih, mengakibatkan percepatan metabolisme tubuh. Penyebab utama adalah penyakit Graves (autoimun). Gejala khas: berat badan turun meski makan banyak, jantung berdebar, gemetar, dan intoleransi panas. Membutuhkan pengobatan agresif untuk cegah komplikasi jantung (atrial fibrilasi, gagal jantung), osteoporosis, dan thyroid storm.

Hipotiroid (termasuk Hashimoto)

Kronis

Dikenal juga: hipotiroidisme, tiroid lemah

Kelenjar tiroid kurang produksi hormon tiroid (T3, T4). Gejala mudah disepelekan (lelah, gemuk, sembelit). Penyebab #1: Hashimoto thyroiditis (autoimun). Treatment lifelong dengan levothyroxine.

HIV/AIDS

Kronis

Dikenal juga: HIV, AIDS

Infeksi virus HIV yang menyerang sistem imun. Dengan ARV modern, bisa hidup normal seumur hidup.

I(2)

K(3)

L(1)

M(2)

N(1)

O(4)

P(11)

PCOS (Sindrom Ovarium Polikistik)

Kronis

Dikenal juga: polycystic ovary syndrome, sindrom ovarium polikistik

Gangguan hormonal paling umum pada wanita usia reproduktif (6–12%). Kriteria Rotterdam 2003: anovulasi kronik, hiperandrogen, dan kista ovarium multipel. Berkaitan erat dengan resistensi insulin dan risiko diabetes Tipe 2.

Penyakit Arteri Perifer (PAD)

Kronis

Dikenal juga: PAD, penyakit arteri perifer

Penyempitan **arteri tungkai** akibat plak (aterosklerosis) yang membuat aliran darah ke kaki berkurang. Gejala khasnya **nyeri kaki saat berjalan (klaudikasio)** dan sering menjadi pertanda risiko **serangan jantung dan stroke**.

Penyakit Crohn

Kronis

Dikenal juga: penyakit crohn, crohn disease

Salah satu jenis **penyakit radang usus (IBD)**: peradangan kronis saluran cerna akibat sistem imun yang keliru. **Belum bisa disembuhkan tuntas, tetapi bisa dikendalikan** dengan baik.

Penyakit Ginjal Kronis (CKD)

Kronis

Dikenal juga: ckd, gagal ginjal kronis

Penurunan fungsi ginjal progresif >3 bulan. 5 stage berdasarkan eGFR. Stage 5 butuh dialisis.

Penyakit Graves (Hipertiroid Autoimun)

Kronis

Dikenal juga: penyakit graves, graves disease

Penyakit **autoimun** yang menjadi **penyebab tersering hipertiroidisme** — tiroid memproduksi hormon berlebihan. Bisa disertai **mata menonjol** dan **gondok**.

Penyakit Ménière

Kronis

Dikenal juga: penyakit meniere, meniere

Gangguan **telinga dalam** dengan **serangan vertigo berulang 20 menit hingga beberapa jam**, disertai **pendengaran naik-turun**, **telinga berdenging**, dan **rasa penuh di telinga**.

Penyakit Parkinson

Kronis

Dikenal juga: parkinson, penyakit parkinson

Penyakit saraf **menahun dan progresif** akibat **berkurangnya sel otak penghasil dopamin**. Belum bisa disembuhkan, tetapi gejalanya **dapat dikendalikan** sehingga kualitas hidup tetap terjaga.

Polip Hidung

Kronis

Dikenal juga: polip hidung, nasal polyps

**Benjolan lunak, licin, dan tidak nyeri** di rongga hidung akibat **peradangan kronis**. **Bukan kanker**, tetapi membuat hidung tersumbat menetap dan **penciuman berkurang/hilang**.

PPOK (Penyakit Paru Obstruktif Kronik)

Kronis

Dikenal juga: COPD, emfisema

Penyakit paru progresif dan tidak reversibel akibat kerusakan permanen dari merokok (90%). Obstruksi aliran udara permanen berdasarkan spirometri (FEV1/FVC <0,70). Manajemen bertujuan memperlambat progresi.

Psoriasis

Kronis

Dikenal juga: psoriasis vulgaris, penyakit autoimun kulit

Penyakit autoimun kronik yang menyebabkan sel kulit bereproduksi terlalu cepat, membentuk plak tebal kemerahan dengan sisik perak. Bukan penyakit menular; sering ditemukan di siku, lutut, kulit kepala, punggung bawah.

PTSD (Gangguan Stres Pasca-Trauma)

Kronis

Dikenal juga: PTSD, gangguan stres pasca trauma

Gangguan yang dapat muncul **setelah mengalami atau menyaksikan peristiwa sangat traumatis**. Ini **bukan tanda kelemahan** dan **bisa dipulihkan** dengan bantuan yang tepat.

R(3)

S(5)

T(1)

V(1)

Direktori Penyakit Indonesia