Obat Resep Dokter
110 entri obat dengan dosis dewasa & anak, indikasi, efek samping, dan peringatan untuk ibu hamil. Disusun mengacu pada sumber resmi (BPOM, Kemenkes, WHO).
A(13)
Acetazolamide (Asetazolamid)
Obat Mata / GlaukomaDikenal juga: acetazolamide, asetazolamid
Obat **minum (tablet) golongan penghambat karbonik anhidrase** yang **menurunkan tekanan di dalam bola mata**. Andalan untuk **meredakan serangan glaukoma akut dengan cepat** — **bukan tetes mata, melainkan diminum**.
Acyclovir
AntivirusDikenal juga: asiklovir, aciclovir
Obat antivirus untuk infeksi virus herpes: cacar air, herpes zoster (cacar ular), dan herpes simpleks. Paling efektif bila dimulai sedini mungkin.
Allopurinol
Antigout / Asam UratDikenal juga: Zyloric, Puricemia
Penghambat xanthine oxidase — turunkan asam urat untuk cegah serangan gout berulang + batu ginjal asam urat. Bukan untuk serangan akut (justru bisa memperburuk).
Alprazolam
Ansiolitik / PenenangDikenal juga: alprazolam, Xanax
Obat golongan **benzodiazepin** yang menenangkan dengan cepat. Hanya untuk **jangka pendek** pada kecemasan berat atau serangan panik, karena **berisiko tinggi menimbulkan ketergantungan**. Selalu di bawah pengawasan ketat dokter.
Amiodarone
AntiaritmiaDikenal juga: amiodaron, Cordarone
Obat **antiaritmia kuat** untuk mengembalikan dan menjaga **irama jantung yang tidak teratur** (mis. fibrilasi atrium dan gangguan irama berbahaya). Sangat efektif, tetapi **punya banyak efek samping jangka panjang yang serius**, sehingga dipakai dengan **pemantauan rutin** dan resep dokter.
Amitriptyline
AntidepresanDikenal juga: amitriptilin, Trilin
Antidepresan golongan **trisiklik (TCA)** generasi lama. Selain depresi, **dosis rendah sering dipakai untuk nyeri saraf (neuropati), pencegahan migrain, dan membantu tidur**. Aman dipakai bila sesuai resep, tetapi **berbahaya bila overdosis** sehingga harus disimpan dengan benar.
Amlodipine
AntihipertensiDikenal juga: Norvask, Tensivask
Calcium channel blocker untuk hipertensi dan angina. Sekali sehari, efek panjang, salah satu antihipertensi paling banyak diresepkan.
Amoxicillin
AntibiotikDikenal juga: Amoxsan, Yusimox
Antibiotik golongan penicillin untuk infeksi bakteri saluran napas, telinga, kulit, dan saluran kemih.
Amoxicillin-Clavulanate (Co-Amoxiclav)
AntibiotikDikenal juga: co-amoxiclav, amoksiklav
Antibiotik **kombinasi amoksisilin + asam klavulanat**. Klavulanat **melindungi amoksisilin dari enzim bakteri (beta-laktamase)**, sehingga tetap ampuh untuk bakteri yang sudah **kebal terhadap amoksisilin biasa**.
Asam Traneksamat
Hemostatik / AntiperdarahanDikenal juga: traneksamat, tranexamic acid
Obat **antiperdarahan (hemostatik)** yang **memperlambat penghancuran bekuan darah**, sehingga membantu menghentikan atau mengurangi perdarahan. Sering dipakai untuk **haid yang sangat banyak (menoragia)** dan perdarahan lain atas indikasi dokter. **Bukan obat untuk semua nyeri haid.**
Asam Valproat (Valproate)
Antiepilepsi / AntikejangDikenal juga: valproat, natrium valproat
Obat **antiepilepsi (antikejang)** yang juga dipakai sebagai **penstabil mood pada gangguan bipolar** dan **pencegahan migrain**. **PERINGATAN UTAMA: sangat berbahaya bagi janin** sehingga tidak boleh dipakai perempuan hamil atau usia subur tanpa kontrasepsi efektif dan pertimbangan khusus dokter.
Atorvastatin
Statin (kolesterol)Dikenal juga: Lipitor, Avesco
Statin untuk menurunkan kolesterol LDL dan mencegah penyakit jantung. Standard care untuk pasien dengan risiko kardiovaskular tinggi.
Azithromycin
AntibiotikDikenal juga: azitromisin, azitromicin
Antibiotik golongan makrolida untuk infeksi saluran napas, kulit, dan beberapa infeksi menular seksual. Cukup diminum 3-5 hari karena bertahan lama di tubuh.
B(3)
Benzatin Penisilin G
AntibiotikDikenal juga: benzatin benzilpenisilin, penicillin G benzathine
Benzatin penisilin adalah **penisilin kerja panjang (suntik)** yang menjadi **obat pilihan utama untuk sifilis (raja singa)**. Karena dilepaskan perlahan dari otot, cukup diberikan melalui **suntikan ke otot (intramuskular)**, dengan jumlah dosis yang **tergantung tahap sifilis**.
Betahistine
AntivertigoDikenal juga: betahistin, Mertigo
Obat untuk mengurangi **vertigo (pusing berputar)** dan **gangguan keseimbangan**, terutama yang berkaitan dengan **gangguan telinga dalam** seperti **penyakit Meniere**. **Bukan obat untuk semua jenis vertigo.**
Bisoprolol
AntihipertensiDikenal juga: Concor, Maintate
Beta-1 selective blocker — untuk hipertensi, gagal jantung kronis, angina, atrial fibrilasi. Lebih selektif daripada propranolol (lebih aman untuk asma). Sangat penting di gagal jantung HFrEF.
C(12)
Capecitabine
Antikanker / KemoterapiDikenal juga: kapesitabin, Xeloda
Obat **kemoterapi berbentuk tablet** untuk **kanker kolorektal, payudara, dan lambung**. Praktis diminum di rumah, tetapi tetap **di bawah pengawasan ketat tim onkologi**.
Captopril
AntihipertensiDikenal juga: captopril, capoten
ACE inhibitor (Angiotensin-Converting Enzyme inhibitor) lini pertama untuk hipertensi dan gagal jantung. Bekerja dengan menghambat konversi angiotensin I menjadi angiotensin II — vasodilatasi + kurangi retensi natrium. Onset cepat tapi durasi pendek (3x/hari). Murah, tersedia di puskesmas — obat antihipertensi paling sering diresepkan di Indonesia.
Cefadroxil
AntibiotikDikenal juga: Lostacef, Doxef
Cephalosporin generasi 1 - antibiotik untuk infeksi kulit, saluran napas, dan ISK.
Cefixime
AntibiotikDikenal juga: sefiksim, cefixim
Antibiotik sefalosporin oral generasi ketiga untuk infeksi saluran napas, telinga, dan saluran kemih. Harus dihabiskan sesuai resep.
Ceftriaxone
AntibiotikDikenal juga: seftriakson, Rocephin
Antibiotik **sefalosporin generasi ketiga (suntik)** yang kuat dan berspektrum luas. Dalam konteks infeksi menular seksual, ceftriaxone adalah **obat pilihan utama untuk gonore (kencing nanah)**, umumnya cukup **satu kali suntikan**.
Chloramphenicol
AntibiotikDikenal juga: kloramfenikol, Colme
Antibiotik **spektrum luas**. Paling sering dijumpai sebagai **tetes/salep mata dan telinga**; bentuk **kapsul** dipakai terbatas untuk infeksi serius seperti **demam tifoid** dengan pengawasan dokter.
Ciprofloxacin
AntibiotikDikenal juga: siprofloksasin, cipro
Antibiotik golongan fluorokuinolon berspektrum luas untuk infeksi saluran kemih, saluran cerna, dan infeksi serius lain. Hanya dengan resep dokter.
Clindamycin
AntibiotikDikenal juga: klindamisin, Dalacin
Antibiotik golongan **linkosamida** untuk **infeksi bakteri**. Tersedia sebagai sediaan **oral**, **oles (jerawat)**, dan **krim vagina (vaginosis bakterialis)**. **Waspadai diare berat** selama atau setelah terapi.
Clomifene (Clomiphene)
HormonalDikenal juga: clomiphene, klomifen
Obat minum **pemicu ovulasi** untuk membantu kesuburan pada wanita yang sulit atau tidak berovulasi, terutama pada **PCOS**. **Wajib dengan resep dan pengawasan dokter kandungan.**
Clopidogrel
Antiplatelet / Pengencer DarahDikenal juga: Plavix, Clopisera
Pengencer darah untuk cegah serangan jantung & stroke setelah ring/stent atau riwayat stroke.
Colchicine
Antigout / Asam UratDikenal juga: kolkisin, Recolfar
Obat khusus untuk **serangan asam urat (gout) akut** dan pencegahan serangan. Bekerja **meredakan peradangan akibat kristal asam urat**, namun **TIDAK menurunkan kadar asam urat** dalam darah (itu tugas allopurinol). Paling efektif bila diminum **sedini mungkin saat serangan mulai**.
Cotrimoxazole
AntibiotikDikenal juga: kotrimoksazol, sulfametoksazol trimetoprim
Antibiotik **kombinasi dua zat** (sulfametoksazol + trimetoprim) untuk infeksi saluran kemih dan beberapa infeksi lain. Harus sesuai resep dan **dihabiskan**.
D(7)
Dapoxetine
AntidepresanDikenal juga: dapoksetin, Priligy
Obat golongan **SSRI yang diminum sesuai kebutuhan (on-demand)** khusus untuk **ejakulasi dini**. Diminum **1-3 jam sebelum berhubungan, BUKAN setiap hari**, dan paling baik **dikombinasikan dengan teknik perilaku serta mengatasi kecemasan**. Harus dengan **resep dan penilaian dokter**.
Dexamethasone
Antiinflamasi (NSAID)Dikenal juga: deksametason, dexametason
Kortikosteroid kuat untuk menekan peradangan dan reaksi alergi/autoimun. Sangat efektif, tetapi berisiko bila dipakai sembarangan atau jangka panjang.
Diazepam
Ansiolitik / PenenangDikenal juga: valium, stesolid
Obat golongan **benzodiazepin** untuk **kecemasan berat jangka pendek, kejang**, dan **kaku/spasme otot**. **Berisiko menimbulkan ketergantungan**, jadi hanya untuk **pemakaian singkat** dan **harus dengan resep dokter**.
Digoxin
AntiaritmiaDikenal juga: digoksin, Fargoxin
Obat **golongan glikosida jantung** yang **memperlambat sekaligus memperkuat denyut jantung**. Memiliki **rentang aman yang sempit**, sehingga butuh pemantauan ketat dan resep dokter.
Domperidone
Antiemetik / Anti-mualDikenal juga: domperidon, Motilium
Obat **prokinetik dan anti-mual** yang mempercepat pengosongan lambung serta meredakan **mual, muntah, kembung, cepat kenyang, dan rasa begah** pada gangguan pencernaan (dispepsia). Diminum **sebelum makan**, dan karena dapat memengaruhi **irama jantung**, dipakai dengan **dosis terendah untuk jangka sependek mungkin**.
Donepezil
Antidemensia / AlzheimerDikenal juga: donepezil hidroklorida, Aricept
Obat golongan **penghambat kolinesterase** untuk **demensia Alzheimer (ringan hingga berat)**. Bekerja dengan **meningkatkan asetilkolin**, zat kimia otak yang berperan pada daya ingat dan kemampuan berpikir. **Penting: donepezil tidak menyembuhkan dan tidak menghentikan penyakit**, tetapi pada sebagian orang dapat memperlambat atau meringankan gejala untuk sementara.
Doxycycline
AntibiotikDikenal juga: doksisiklin, doxiciclin
Antibiotik golongan tetrasiklin untuk jerawat, infeksi saluran napas, infeksi menular seksual, leptospirosis, dan profilaksis malaria. Harus dihabiskan.
E(3)
Entecavir
AntivirusDikenal juga: entecavir, Baraclude
Antivirus untuk **hepatitis B kronis**. **Bukan menyembuhkan, melainkan menekan virus** agar hati tidak terus rusak, sehingga **mencegah perkembangan ke sirosis dan kanker hati**. **Jangan dihentikan sendiri.**
Erythromycin
AntibiotikDikenal juga: eritromisin, Erythrocin
Antibiotik golongan **makrolida** untuk infeksi saluran napas, kulit, dan **pertusis (batuk rejan)**. Sering dipilih sebagai **alternatif bagi yang alergi penisilin**.
Escitalopram
AntidepresanDikenal juga: escitalopram, Cipralex
Escitalopram adalah **antidepresan golongan SSRI** yang banyak digunakan untuk **gangguan kecemasan (GAD), depresi, gangguan panik, dan fobia sosial**. Obat ini bekerja dengan **meningkatkan serotonin** di otak. Seperti SSRI lain, **manfaat penuh baru terasa setelah beberapa minggu** dan obat sebaiknya **dihentikan secara bertahap**, tidak mendadak. Gangguan jiwa adalah kondisi medis yang nyata dan dapat diobati, bukan tanda kelemahan diri.
F(7)
Finasteride
HormonalDikenal juga: finasterid, Proscar
Obat **penghambat 5-alpha-reduktase** yang menurunkan hormon **DHT**. Dipakai untuk **pembesaran prostat jinak (BPH)** dan **kerontokan rambut pola pria**. Bekerja lambat dan **hanya dengan resep dokter**.
Fluconazole
AntifungalDikenal juga: Diflucan, Govazol
Antifungal sistemik untuk infeksi jamur (kandidiasis, tinea berat) - oral atau IV.
Fludrokortison
HormonalDikenal juga: fludrokortison asetat, fludrocortisone
Hormon **kortikosteroid dengan efek MINERALOKORTIKOID kuat** yang menahan **garam (natrium) dan air**. Kegunaan utamanya **mengganti hormon aldosteron** pada **insufisiensi adrenal (misalnya penyakit Addison)**, bukan untuk meredakan peradangan biasa.
Flunarizine
AntimigrainDikenal juga: flunarizin, Sibelium
Obat **penghambat kanal kalsium** untuk **PENCEGAHAN migrain** — diminum **rutin setiap hari untuk mengurangi frekuensi serangan**, BUKAN untuk menghentikan serangan yang sedang berlangsung. Manfaatnya baru terasa setelah **beberapa minggu**.
Fluoxetine
AntidepresanDikenal juga: fluoksetin, Prozac
Fluoxetine adalah **antidepresan golongan SSRI** untuk **depresi, gangguan kecemasan, gangguan panik, OCD, dan bulimia**. Bekerja menyeimbangkan **serotonin** di otak; **manfaatnya baru terasa setelah 2-4 minggu** dan **jangan dihentikan mendadak**. Depresi adalah kondisi kesehatan yang nyata dan bisa diobati — mencari bantuan adalah langkah berani, bukan tanda lemah.
Fosfomycin
AntibiotikDikenal juga: fosfomisin, fosfomycin
Antibiotik untuk **infeksi saluran kemih (ISK) bagian bawah tanpa komplikasi (sistitis)**, terutama pada wanita. Dikenal praktis karena cukup **dosis tunggal sekali minum**.
Furosemide
AntihipertensiDikenal juga: frusemide, Lasix
Diuretik loop (paling kuat) — untuk edema akibat gagal jantung, gagal ginjal, sirosis hati, dan hipertensi resisten. Bukan untuk hipertensi ringan biasa.
G(4)
Gabapentin
Antiepilepsi / AntikejangDikenal juga: gabapentin, Neurontin
Awalnya **obat antikejang (antiepilepsi)**, kini banyak dipakai untuk **nyeri saraf (neuropatik)**. Bekerja **menenangkan sinyal saraf yang berlebihan**; dosis dinaikkan dan dihentikan **secara bertahap**.
Gentamicin
AntibiotikDikenal juga: gentamisin, Garamycin
Antibiotik golongan **aminoglikosida**. Tersedia sebagai **tetes/salep mata dan telinga**, **krim kulit**, serta **suntik/infus** untuk infeksi bakteri serius di rumah sakit. Bentuk luar relatif aman, tetapi pemakaian **sistemik (suntik/infus)** perlu pengawasan ketat karena bisa memengaruhi **ginjal** dan **pendengaran**.
Glibenclamide
AntidiabetesDikenal juga: gliburida, glibenklamid
Obat diabetes golongan **sulfonilurea** yang merangsang pankreas mengeluarkan lebih banyak insulin. Berbeda dari metformin, glibenclamide **dapat menyebabkan gula darah terlalu rendah (hipoglikemia)**, jadi waktu minum dan pola makan harus dijaga.
Glimepiride
AntidiabetesDikenal juga: glimepiridum, Amaryl
Sulfonilurea generasi ketiga sekali sehari untuk diabetes melitus tipe 2 — bekerja merangsang sekresi insulin dari sel beta pankreas. Lini kedua setelah metformin, terutama saat HbA1c masih tinggi. Risiko utama: hipoglikemia dan kenaikan berat badan.
H(2)
Hydrochlorothiazide (HCT)
AntihipertensiDikenal juga: hct, hidroklorotiazid
Hydrochlorothiazide (HCT) adalah **diuretik golongan tiazid** yang menurunkan tekanan darah dan membuang kelebihan cairan serta garam lewat urine. Sebaiknya **diminum pagi hari**.
Hydroxyurea (Hidroksiurea)
Antikanker / KemoterapiDikenal juga: hidroksiurea, hydroxycarbamide
Obat **kemoterapi oral** yang menurunkan produksi sel darah berlebih pada **leukemia mielositik kronik** serta beberapa kelainan sumsum tulang, dan membantu mengurangi krisis nyeri pada **penyakit sel sabit**. Harus dengan resep dan pengawasan dokter spesialis.
I(3)
Imatinib
Antikanker / KemoterapiDikenal juga: imatinib mesilat, Glivec
Obat **terapi target (penghambat tirosin kinase/TKI)** untuk **leukemia mielositik kronik (CML) Philadelphia positif** dan tumor stroma saluran cerna (GIST). Sebuah terobosan pengobatan kanker yang **diminum setiap hari**; kepatuhan sangat menentukan keberhasilan, dan pengobatan harus di bawah dokter spesialis hematologi-onkologi.
Insulin
AntidiabetesDikenal juga: suntik insulin, Novorapid
Hormon untuk turunkan gula darah. Wajib untuk DM Tipe 1, opsi untuk DM Tipe 2 lanjut.
Isoniazid (INH)
AntibiotikDikenal juga: inh, isoniazid
Salah satu **obat anti-tuberkulosis (OAT) utama**. Wajib diminum **teratur dan tuntas**, dan sering disertai **vitamin B6 (piridoksin)** untuk mencegah kesemutan.
K(3)
Kalium Diklofenak
Antiinflamasi (NSAID)Dikenal juga: diclofenac potassium, kalium diclofenac
Termasuk **OAINS (obat antiinflamasi nonsteroid)** yang **bekerja cepat** untuk meredakan **nyeri dan peradangan**. Bentuk **kalium** diserap lebih cepat, sehingga cocok untuk nyeri akut seperti **sakit gigi, nyeri haid, dan nyeri otot-sendi**.
Kalium Iodida (Larutan Lugol)
AntitiroidDikenal juga: lugol, potassium iodide
Larutan **iodium berkadar tinggi** yang dalam **jangka pendek justru menurunkan pelepasan hormon tiroid**. Hanya untuk indikasi medis khusus, **bukan suplemen iodium harian**.
Ketorolac
Antiinflamasi (NSAID)Dikenal juga: ketorolak, Toradol
Ketorolac adalah **NSAID kuat** untuk **nyeri sedang sampai berat jangka pendek**, misalnya **nyeri setelah operasi**. Pemakaian dibatasi **maksimal sekitar 5 hari** karena risiko efek sampingnya nyata.
L(7)
Lansoprazole
PPI / LambungDikenal juga: Prosogan, Lansoprazole
PPI alternatif omeprazole untuk asam lambung tinggi, GERD, dan tukak.
Latanoprost (Tetes Mata)
Obat Mata / GlaukomaDikenal juga: latanoprost, Xalatan
Tetes mata golongan **analog prostaglandin** untuk **glaukoma dan hipertensi okular**. Bekerja dengan **memperlancar pembuangan cairan dari mata** sehingga **tekanan bola mata turun**. Cukup diteteskan **1 kali sehari pada malam hari**.
Levodopa (Levodopa-Carbidopa)
AntiparkinsonDikenal juga: levodopa carbidopa, levodopa benserazide
Obat **utama dan paling efektif untuk penyakit Parkinson**. Bekerja dengan **menggantikan dopamin**, zat kimia otak yang berkurang pada Parkinson. **Mengendalikan gejala, bukan menyembuhkan penyakit.**
Levonorgestrel + Etinilestradiol (Pil KB Kombinasi)
KontrasepsiDikenal juga: pil KB kombinasi, COC
Pil kontrasepsi kombinasi estrogen + progestin - efektif 99% jika rutin diminum.
Levothyroxine
HormonalDikenal juga: levotiroksin, T4
Hormon tiroid sintetik untuk hipotiroid. Wajib seumur hidup, minum sebelum makan.
Lisinopril
AntihipertensiDikenal juga: lisinoprilum, Tensinop
ACE inhibitor sekali sehari untuk hipertensi, gagal jantung, dan proteksi ginjal pada diabetes. Onset 1 jam, durasi 24 jam — kepatuhan lebih baik dari captopril 3x/hari. Lini pertama hipertensi pada pasien dengan diabetes, proteinuria, atau pasca infark miokard.
Losartan
AntihipertensiDikenal juga: losartanum, losartan potassium
Angiotensin II Receptor Blocker (ARB) lini pertama untuk hipertensi, terutama saat ACE inhibitor menimbulkan batuk. Sekali sehari, durasi 24 jam. Manfaat tambahan: proteksi ginjal pada diabetes, kurangi asam urat, dan hipertrofi ventrikel kiri.
M(12)
Mebeverine
Antispasmodik / Antikejang OtotDikenal juga: mebeverin, Duspatalin
Obat **antispasmodik** yang bekerja **langsung melemaskan otot dinding usus** untuk meredakan **kram dan nyeri perut pada sindrom iritasi usus (IBS)**. Meredakan gejala, **bukan menyembuhkan**.
Meloxicam
Antiinflamasi (NSAID)Dikenal juga: meloksikam, Mobic
Termasuk **OAINS (obat antiinflamasi nonsteroid)** untuk meredakan **nyeri dan peradangan sendi**. Bersifat relatif lebih selektif (**COX-2**), tetapi risiko lambung dan jantung tetap perlu diwaspadai.
Memantine
Antidemensia / AlzheimerDikenal juga: memantin, Ebixa
Obat untuk **demensia Alzheimer derajat sedang hingga berat**. Bekerja dengan **mengatur glutamat** di otak. **Tidak menyembuhkan**, tetapi dapat membantu meringankan gejala.
Metformin
AntidiabetesDikenal juga: Glucophage, Glumin
Obat lini pertama untuk diabetes tipe 2. Menurunkan produksi gula di hati dan meningkatkan sensitivitas insulin.
Methotrexate
Imunosupresan / DMARDDikenal juga: metotreksat, MTX
Obat **DMARD/imunosupresan** andalan untuk **rheumatoid arthritis, psoriasis berat, dan penyakit autoimun** lain. Untuk rematik diminum **SEKALI SEMINGGU, BUKAN setiap hari**, dan **wajib disertai asam folat**.
Methyldopa (Metildopa)
AntihipertensiDikenal juga: metildopa, Dopamet
Obat **penurun tekanan darah** yang bekerja di pusat (otak) untuk melemaskan pembuluh darah. Paling dikenal sebagai pilihan yang **aman untuk tekanan darah tinggi pada kehamilan** karena keamanannya bagi janin telah lama terbukti.
Methylergometrine (Metilergometrin)
Hemostatik / AntiperdarahanDikenal juga: metilergometrin, methylergometrine
Obat golongan **uterotonika** yang membuat **rahim berkontraksi**, dipakai tenaga medis untuk **mencegah dan mengatasi perdarahan setelah melahirkan**. **Bukan obat bebas** dan **TIDAK boleh dipakai untuk mempercepat persalinan**.
Methylprednisolon
Antiinflamasi (NSAID)Dikenal juga: methylprednisolone, metilprednisolon
Kortikosteroid sintetis kuat untuk menekan inflamasi dan respons imun. Digunakan untuk kondisi autoimun, alergi berat, peradangan akut, dan banyak kondisi YMYL lainnya.
Metildopa
AntihipertensiDikenal juga: methyldopa, Dopamet
Obat penurun tekanan darah yang bekerja **di otak (sentral)**. Menjadi **salah satu pilihan utama untuk hipertensi pada kehamilan** karena keamanannya pada janin termasuk yang paling banyak dipelajari.
Metronidazol
AntibiotikDikenal juga: metronidazole, benzoil metronidazol
Antibiotik dan antiparasit yang efektif melawan bakteri anaerob dan protozoa. Lini pertama untuk infeksi Trichomonas, Giardia, amebiasis, dan infeksi anaerob (abses, BV).
Metronidazole
AntibiotikDikenal juga: metronidazol, Flagyl
Antibiotik untuk **infeksi bakteri anaerob dan beberapa parasit**. Di bidang gigi sering dipakai untuk **infeksi gusi berat dan abses**, biasanya bersama amoksisilin. **Hindari alkohol** selama dan beberapa hari setelah pemakaian.
Montelukast
AntileukotrienDikenal juga: montelukast natrium, Singulair
Obat golongan **antileukotrien** untuk **mengendalikan dan mencegah** gejala **asma** serta **rinitis alergi (alergi hidung)**. Diminum rutin, biasanya **sekali sehari pada malam hari** — **bukan** obat pelega untuk serangan asma mendadak.
N(3)
Natrium Diklofenak
Antiinflamasi (NSAID)Dikenal juga: diclofenac, diklofenak
Obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID) untuk meredakan nyeri dan radang sendi, otot, gigi, dan haid. Sebaiknya diminum sesudah makan.
Nifedipine
AntihipertensiDikenal juga: nifedipin, Adalat
Obat tekanan darah tinggi golongan calcium channel blocker (CCB). Melebarkan pembuluh darah. Juga dipakai untuk angina dan kondisi kehamilan tertentu.
Nitrofurantoin
AntibiotikDikenal juga: nitrofurantoin, Macrobid
Antibiotik khusus untuk **infeksi saluran kemih (ISK) bagian bawah** seperti **sistitis (infeksi kandung kemih)**. Obat ini terkonsentrasi di urin, sehingga efektif di kandung kemih, tetapi **bukan untuk infeksi ginjal**.
O(2)
Ondansetron
Antiinflamasi (NSAID)Dikenal juga: Zofran, Narfoz
5-HT3 antagonis — paling efektif untuk mual+muntah berat: kemoterapi, post-operasi, hyperemesis hamil (off-label), gastroenteritis berat anak. Tidak bikin ngantuk.
Oseltamivir
AntivirusDikenal juga: oseltamivir fosfat, Tamiflu
Obat antivirus khusus untuk **influenza (flu sungguhan)**. Paling efektif bila dimulai dalam **48 jam pertama** sejak gejala. Mengurangi durasi dan keparahan, **bukan menyembuhkan seketika** dan **bukan untuk batuk-pilek biasa**.
P(4)
Pankreatin (Enzim Pankreas)
Enzim PencernaanDikenal juga: enzim pankreas, pancrelipase
Sediaan **enzim pencernaan (lipase, amilase, protease)** yang **menggantikan enzim yang seharusnya diproduksi pankreas** pada kondisi **insufisiensi pankreas**. Bukan obat 'pelancar pencernaan' untuk orang sehat.
Pramipexole
AntiparkinsonDikenal juga: pramipeksol, Sifrol
Obat golongan **agonis dopamin** untuk **penyakit Parkinson** dan **sindrom kaki gelisah**. Bekerja dengan **meniru efek dopamin** di otak. Parkinson tidak bisa disembuhkan, tetapi gejalanya dapat dikendalikan agar kualitas hidup tetap baik.
Propranolol
AntihipertensiDikenal juga: propanolol, Propranolol generik
Obat golongan beta-blocker yang memperlambat denyut jantung. Dipakai untuk hipertensi, migrain, tremor, gejala hipertiroid, dan meredakan gejala fisik kecemasan.
Propylthiouracil (PTU)
AntitiroidDikenal juga: PTU, propiltiourasil
Obat **antitiroid golongan tionamida** untuk **hipertiroidisme**. Sering menjadi pilihan pada **trimester pertama kehamilan** dan **krisis tiroid**, tetapi punya **risiko gangguan hati** yang perlu dipantau ketat.
R(4)
Rifampicin (Rifampisin)
AntibiotikDikenal juga: rifampisin, Rimactane
Antibiotik utama untuk **tuberkulosis (TBC)** dan **kusta**, selalu dipakai dalam paduan kombinasi. Ciri khasnya: membuat **urine, air mata, dan keringat berwarna merah-oranye** — ini normal.
Rifaximin
AntibiotikDikenal juga: rifaximin, Xifaxan
Antibiotik unik yang **hampir tidak diserap usus** sehingga **bekerja terutama di dalam saluran cerna** dengan efek ke seluruh tubuh yang minimal. Kegunaan utamanya **mencegah ensefalopati hepatik** pada **sirosis hati**, sering **bersama laktulosa**.
Risperidone
AntipsikotikDikenal juga: risperidon, Risperdal
Obat **antipsikotik generasi kedua (atipikal)** untuk **skizofrenia** dan **gangguan bipolar fase mania**. Bekerja menyeimbangkan **dopamin dan serotonin** di otak untuk meredakan **halusinasi, waham, dan agitasi**. Ini pengobatan jangka panjang dengan kontrol dokter, **bukan obat penenang biasa** — dan perlu pemantauan rutin.
Rivaroxaban
Antikoagulan / Pengencer DarahDikenal juga: rivaroksaban, Xarelto
Rivaroxaban adalah **antikoagulan oral generasi baru (DOAC, penghambat faktor Xa)** untuk mencegah dan mengobati **gumpalan darah**. Umumnya **tidak perlu cek INR rutin**, tetapi **tetap berisiko perdarahan** dan **tidak boleh dihentikan mendadak** tanpa anjuran dokter.
S(10)
Salbutamol
BronkodilatorDikenal juga: albuterol, Ventolin
Bronkodilator short-acting untuk asma dan PPOK. Inhaler atau nebulizer, efek cepat dalam 5-15 menit.
Sertraline
AntidepresanDikenal juga: sertralin, Zoloft
Antidepresan golongan **SSRI** untuk **depresi, gangguan cemas, serangan panik, OCD, dan PTSD**. Bekerja **bertahap** — efek penuh baru terasa **2-4 minggu**, jadi jangan menyerah di awal dan **jangan berhenti sendiri**.
Sildenafil
Disfungsi EreksiDikenal juga: sildenafil sitrat, Viagra
Obat golongan **penghambat PDE5** untuk **disfungsi ereksi**. Membantu **melancarkan aliran darah ke penis** dan hanya bekerja **bila ada rangsangan seksual** — **bukan obat perangsang/aphrodisiac**. Harus dengan **resep dokter**.
Simvastatin
Statin (kolesterol)Dikenal juga: Zocor, Selvim
Statin untuk kolesterol tinggi - diminum malam hari, paling murah di Indonesia.
Sofosbuvir
AntivirusDikenal juga: sofosbuvir, Sovaldi
Obat **antivirus kerja langsung (DAA)** untuk **hepatitis C kronis** — terobosan yang membuat **hepatitis C kini sebagian besar dapat disembuhkan**. **Selalu dipakai dalam kombinasi** dengan DAA lain dan **harus dituntaskan** agar berhasil.
Solifenacin
Saluran Kemih / ProstatDikenal juga: solifenasin, Vesicare
Obat golongan **antikolinergik** untuk **kandung kemih overaktif (OAB)**. Meredakan keluhan **sering kencing, urgensi (dorongan kencing yang sulit ditahan), dan bocor karena urgensi** dengan menenangkan otot kandung kemih yang terlalu aktif.
Spektinomisin
AntibiotikDikenal juga: spectinomycin, Trobicin
Spektinomisin adalah **antibiotik suntik** yang dipakai sebagai **alternatif untuk mengobati gonore (kencing nanah)**, biasanya bila **ceftriaxone tidak dapat digunakan**. Diberikan **sekali suntikan ke otot (intramuskular)** dan **harus sesuai resep serta pemeriksaan dokter**. Gonore adalah infeksi bakteri yang **bisa disembuhkan** dengan antibiotik yang tepat.
Spironolactone
AntihipertensiDikenal juga: spironolakton, aldakton
Diuretik hemat kalium untuk gagal jantung, hipertensi, dan penumpukan cairan. Juga dipakai untuk jerawat hormonal pada wanita. Perlu pantau kadar kalium.
Sukralfat
PPI / LambungDikenal juga: sucralfate, Inpepsa
Obat lambung yang bekerja melapisi dan melindungi luka (tukak) di dinding lambung dan usus, membentuk lapisan pelindung agar bisa sembuh.
Sumatriptan
AntimigrainDikenal juga: sumatriptan, Imigran
Obat golongan **triptan** untuk **menghentikan serangan migrain yang sudah datang**. **Bukan obat pencegah harian** dan **bukan untuk sakit kepala biasa atau tegang**.
T(8)
Tadalafil
Disfungsi EreksiDikenal juga: tadalafil, Cialis
Obat **penghambat PDE5** untuk **disfungsi ereksi** dan **gejala pembesaran prostat jinak (BPH)**. Ciri khasnya **masa kerja panjang (hingga sekitar 36 jam)** sehingga waktunya lebih fleksibel, dengan opsi **dosis kecil setiap hari**. Sama seperti sildenafil, **hanya membantu ereksi bila ada rangsangan** — bukan perangsang. **Wajib resep dokter.**
Tamoxifen
Antikanker / KemoterapiDikenal juga: tamoksifen, Nolvadex
Obat **terapi hormonal (anti-estrogen golongan SERM)** untuk **kanker payudara dengan reseptor hormon positif (ER+)**. Diminum **rutin jangka panjang (umumnya 5-10 tahun)** untuk mengobati dan **menurunkan risiko kekambuhan** sesuai anjuran dokter spesialis.
Tamsulosin
Saluran Kemih / ProstatDikenal juga: tamsulosin, Harnal
Golongan **alpha-blocker (penghambat alfa)** yang **melemaskan otot di prostat dan leher kandung kemih** untuk **memperlancar aliran kencing pada pembesaran prostat jinak (BPH)**. Penting dipahami: tamsulosin **tidak mengecilkan prostat**, ia hanya meredakan gejala.
Terbinafine
AntifungalDikenal juga: terbinafin, Lamisil
Obat **antijamur kuat**, terutama ampuh melawan **dermatofita** (jamur penyebab kurap dan kutu air). Tersedia sebagai **krim** untuk infeksi kulit dan **tablet** untuk kasus yang lebih dalam seperti **jamur kuku**. Krim oles untuk kulit luar relatif aman, tetapi **tablet termasuk obat keras yang butuh resep dan pengawasan dokter**.
Thiamazole (Methimazole)
AntitiroidDikenal juga: methimazole, metimazol
Obat **antitiroid golongan tionamida** dan **pilihan utama untuk hipertiroidisme** (tiroid terlalu aktif, misalnya pada penyakit Graves). Bekerja **menghambat pembentukan hormon tiroid** sehingga kadarnya turun bertahap. **Efeknya tidak langsung** dan butuh kontrol dokter rutin.
Timolol (Tetes Mata)
Obat Mata / GlaukomaDikenal juga: timolol maleat, Timol
Tetes mata **penghambat beta (beta-blocker)** untuk menurunkan **tekanan di dalam bola mata** pada **glaukoma dan hipertensi okular**, dengan cara mengurangi produksi cairan mata. Perlu pemakaian **rutin jangka panjang** dan kontrol teratur.
Tobramycin (Tetes/Salep Mata)
AntibiotikDikenal juga: tobramisin, Tobrex
Antibiotik **golongan aminoglikosida** berupa **tetes atau salep mata** untuk **infeksi bakteri pada mata**. **Bukan untuk mata merah karena virus atau alergi.**
Tramadol
Analgesik / AntipiretikDikenal juga: tramadol hcl, tramadol hydrochloride
Analgesik opioid lemah-sedang untuk nyeri sedang-berat yang tidak respons paracetamol/NSAID. Bekerja ganda: agonis reseptor μ-opioid (lemah) + hambat reuptake serotonin & norepinefrin. Termasuk obat keras golongan G (psikotropik) di Indonesia — WAJIB resep dokter, risiko ketergantungan dan disalahgunakan.